Liputan Berujung Teror, Oknum Official dan Bos Malut United Diduga Intimidasi Wartawan

- Penulis Berita

Sabtu, 7 Maret 2026 - 17:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

TERNATE,Coretansatu.com– Sejumlah wartawan yang meliput pertandingan BRI Super League antara Malut United kontra PSM Makassar di Stadion Gelora Kie Raha Ternate mengalami perlakuan tidak wajar dari seorang pria yang diduga sebagai official tim tuan rumah.

Insiden ini terjadi setelah wartawan Radio Republik Indonesia (RRI) Ternate, Irwan Jailani, mendokumentasikan perjalanan perangkat pertandingan usai laga berakhir imbang.

Irwan langsung diintimidasi dan diminta untuk menghapus sejumlah rekaman video yang dibuatnya. Pria tersebut bahkan meneriakkan, “Kamu wartawan, kamu harus hapus video itu,” sambil memprovokasi sejumlah suporter yang ada di sekitar lokasi. Tak hanya itu, ia juga meminta stewart untuk mengusir sejumlah wartawan lainnya meskipun mereka telah membawa ID Card resmi dari BRI Super League.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemilik utama Malut United FC, David Glen Oei, yang menyaksikan kejadian tersebut juga ikut menyalahkan wartawan yang berada di lokasi. “Kamu dari mana? Kalau dari Ternate kenapa tidak mendukung kami,” tegas David kepada salah satu wartawan.

Firjal Usdek, pimpinan media Halmahera Post sekaligus Sekretaris Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Maluku Utara yang juga terkena dampak insiden ini, mengaku sangat kecewa. Menurutnya, keberadaan jurnalis di lokasi tribun sepenuhnya sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kami di tribun menggunakan ID Card yang lengkap, kami juga tidak keluar batas,” jelas Firjal. Ia menegaskan, tindakan intimidasi dan permintaan penghapusan rekaman video oleh pihak official Malut United bertentangan dengan ketentuan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

“Kami sangat kecewa atas tindakan yang kami terima malam hari ini,” ucap dengan tegas.

Pertandingan yang menghadirkan Malut United sebagai tuan rumah berakhir dengan skor imbang tanpa gol terhadap PSM Makassar.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Buntut Pembatalan Pemenang Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar, Dugaan Intervensi Kakanwil Kemenag Malut Jadi Sorotan
Polres Halsel Kantongi Hasil Visum Kasus Penganiayaan Guru PPPK, Tersangka Ditetapkan Pekan Depan
Puskesmas Yaba Dinilai Tak Lagi Memadai, Warga Harap Bupati Bassam Prioritaskan Pembangunan
CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!
Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang
Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite
Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi
Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:09

Buntut Pembatalan Pemenang Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar, Dugaan Intervensi Kakanwil Kemenag Malut Jadi Sorotan

Rabu, 22 Juli 2026 - 04:24

Polres Halsel Kantongi Hasil Visum Kasus Penganiayaan Guru PPPK, Tersangka Ditetapkan Pekan Depan

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:04

Puskesmas Yaba Dinilai Tak Lagi Memadai, Warga Harap Bupati Bassam Prioritaskan Pembangunan

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:50

CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:17

Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang

Senin, 20 Juli 2026 - 16:18

Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi

Senin, 20 Juli 2026 - 15:23

Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA

Senin, 20 Juli 2026 - 11:11

Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar Terhambat, Kakanwil Kemenag Malut Diduga Intervensi Pemenang Tender

Berita Terbaru