Material Ilegal Kembali Membayangi Proyek BPJN Maluku Utara, Pantai Wosi Jadi Sasaran

- Penulis Berita

Jumat, 13 Februari 2026 - 16:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto, aktivitas pengambilan matrial pasir di pantai vida

Foto, aktivitas pengambilan matrial pasir di pantai vida

Maluku Utara,Coretansatu.com – Proyek preservasi ruas jalan nasional Weda–Mafa–Matuting–Saketa yang dikelola Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Maluku Utara kembali menuai sorotan public.

Setelah sebelumnya terungkap penggunaan tanah uruk ilegal, kini proyek tersebut kembali diduga memanfaatkan pasir pantai ilegal sebagai material konstruksi.

Proyek jalan nasional ini dibiayai melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun Anggaran 2025–2026 dan dikerjakan oleh PT Buli Bangun, dengan direktur perusahaan bernama Reny Laos.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan Media ini,sejak 12 Januari hingga Jumat, 13 Februari 2026, menunjukkan adanya aktivitas penggarukan pasir secara rutin di wilayah Desa Wosi, Kecamatan Gane Timur, Kabupaten Halmahera Selatan.

Aktivitas tersebut menggunakan satu unit alat berat jenis ekskavator yang diketahui milik PT Buli Bangun. Material yang dikeruk berupa pasir bibir pantai, yang diduga kuat diangkut untuk memenuhi kebutuhan material proyek jalan nasional BPJN yang tengah dikerjakan perusahaan tersebut.

Dugaan ini diperkuat oleh pengakuan pemilik lahan tempat pengambilan pasir. Saat ditemui wartawan, pemilik lahan membenarkan bahwa pasir di bibir pantai tersebut diambil untuk kebutuhan proyek PT Buli Bangun.

“Lokasi itu milik saya. Memang pihak PT Buli sempat meminta izin pengambilan material, tapi saya hanya mengizinkan sesuai kebutuhan saja. Kurang lebih sekitar 30 dump truk yang diangkut. Saat ini saya sudah meminta aktivitas itu dihentikan,” ujar pemilik lahan yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Meski pemilik lahan mengaku telah menghentikan aktivitas tersebut, faktanya alat berat ekskavator milik PT Buli Bangun masih berada di lokasi galian pasir hingga berita ini diturunkan.

Sementara itu, pihak PT Buli Bangun masih dalam upaya konfirmasi wartawan terkait dugaan penggunaan material pasir pantai ilegal dalam proyek jalan nasional tersebut.

Facebook Comments Box

Editor : Editor_Coretansatu

Sumber Berita : Taslim Barakati

Berita Terkait

Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal
Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 
Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo
Bongkar Praktik Mafia BBM di Halsel: Oknum SPBUN Sayoang Diduga Suplai Solar ke Kapal Tangker EVEREST XL
Lompatan Kasus HIV/AIDS di Maluku Utara: Halmahera Utara dan Ternate Jadi Episentrum Tertinggi
IMM Malut Desak Kapolda Evaluasi Kapolres Halsel Terkait Maraknya Tambang Emas Ilegal
PETI di Halsel Menjamur, Komitmen Kapolres Hendra Gunawan Dipertanyakan
LKBHMI Desak Propam Turun Tangan Dugaan Kekerasan Kabag Ops Polres Ternate Dalam Pengamanan Aksi HMI Cabang Ternate

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:03

Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:16

Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02

Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:09

Bongkar Praktik Mafia BBM di Halsel: Oknum SPBUN Sayoang Diduga Suplai Solar ke Kapal Tangker EVEREST XL

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:59

Lompatan Kasus HIV/AIDS di Maluku Utara: Halmahera Utara dan Ternate Jadi Episentrum Tertinggi

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:48

PETI di Halsel Menjamur, Komitmen Kapolres Hendra Gunawan Dipertanyakan

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:48

LKBHMI Desak Propam Turun Tangan Dugaan Kekerasan Kabag Ops Polres Ternate Dalam Pengamanan Aksi HMI Cabang Ternate

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:43

Dinilai Mandul, GMNI Desak Kapolda Malut Turun Tangan Segel PETI di Halmahera Selatan

Berita Terbaru