HIPMA-GALUT Nilai Pemprov Malut dan Pemda Halut Abai Terhadap Perkebunan Warga Pascabanjir Galela Utara

- Penulis Berita

Selasa, 20 Januari 2026 - 04:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa, Ketua Umum HIPMA-GALUT, Taslim Litimi

Foto Istimewa, Ketua Umum HIPMA-GALUT, Taslim Litimi

Halut,Coretansatu.com — Himpunan Pelajar Mahasiswa Galela Utara (HIPMA-GALUT) Provinsi Maluku Utara melontarkan kritik keras terhadap Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Daerah Halmahera Utara yang dinilai abai terhadap nasib perkebunan milik warga pascabanjir besar yang melanda Kecamatan Galela Utara, tepatnya di Kali Aru, Desa Bobisingo.

Banjir yang terjadi pada 7 dan 13 Januari 2026 tersebut bukan hanya merusak akses jalan dan jembatan hingga lumpuh total, tetapi juga menyeret ratusan bahkan ribuan tanaman perkebunan jangka panjang milik warga, seperti kelapa, pala, dan cokelat (kakao), yang menjadi sumber utama penghidupan masyarakat setempat.

Ketua Umum HIPMA-GALUT, Taslim Litimi, menyebut bencana banjir Kali Aru sebagai salah satu bencana terbesar yang pernah dialami masyarakat Galela Utara. Ia menegaskan bahwa kerugian terbesar bukan hanya pada infrastruktur, tetapi pada hilangnya harta dan sumber ekonomi warga petani yang lenyap terbawa derasnya arus banjir

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mencatat, ratusan hingga ribuan pohon perkebunan warga ikut hanyut. Ini bukan kerugian kecil, melainkan pukulan telak bagi keberlangsungan hidup petani Desa Bobisingo,” tegas Taslim.

Meski sempat ada kunjungan dari pejabat pemerintah, mulai dari Wakil Gubernur Maluku Utara, Sekda Provinsi, hingga Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Utara ke lokasi bencana, HIPMA-GALUT menilai kunjungan tersebut tidak memberikan solusi konkret bagi warga yang kehilangan lahan dan hasil perkebunan mereka.

“Dari pantauan kami, Pemprov Malut dan Pemda Halut hanya terfokus pada perbaikan jembatan dan jalan yang rusak, sementara kerusakan lahan serta perkebunan warga seolah diabaikan begitu saja,” ujar Taslim.

HIPMA-GALUT secara tegas mendesak pemerintah provinsi dan daerah agar tidak menutup mata terhadap penderitaan petani. Pemerintah diminta segera melakukan rehabilitasi lahan terdampak banjir, yakni upaya pemulihan kondisi lingkungan dan perkebunan agar dapat kembali dimanfaatkan secara produktif dan berkelanjutan oleh masyarakat.

“Kami mengapresiasi kehadiran pemerintah pascabanjir, namun apresiasi itu tidak cukup jika tidak diikuti langkah nyata. Pemerintah tidak boleh hanya sibuk mengurus infrastruktur, sementara rakyat kehilangan sumber hidupnya,” tegasnya.

HIPMA-GALUT memastikan akan terus mendorong dan menyuarakan tuntutan kepada Pemprov Malut dan Pemda Halut agar penanganan pascabanjir dilakukan secara menyeluruh, adil, dan berpihak pada rakyat, khususnya para petani yang hingga kini masih menanggung dampak paling parah dari bencana tersebut.

Facebook Comments Box

Editor : Editor_Coretansatu

Sumber Berita : Taslim Barakati

Berita Terkait

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel
Terima Hibah Rp4,8 Miliar saat Daerah Defisit, Kejari Tidore Dilaporkan ke Jamwas
Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar
IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara
Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal
Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 
Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo
Bongkar Praktik Mafia BBM di Halsel: Oknum SPBUN Sayoang Diduga Suplai Solar ke Kapal Tangker EVEREST XL

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:27

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Minggu, 28 Juni 2026 - 05:28

Terima Hibah Rp4,8 Miliar saat Daerah Defisit, Kejari Tidore Dilaporkan ke Jamwas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:37

Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:16

IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:03

Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02

Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:09

Bongkar Praktik Mafia BBM di Halsel: Oknum SPBUN Sayoang Diduga Suplai Solar ke Kapal Tangker EVEREST XL

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:59

Lompatan Kasus HIV/AIDS di Maluku Utara: Halmahera Utara dan Ternate Jadi Episentrum Tertinggi

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Maluku Utara

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Minggu, 28 Jun 2026 - 06:27