Proyek Panggung Kesenian Rp1,2 Miliar Mangkrak di Pulau Hiri! Praktisi Hukum Desak Kejari Ternate Buka Hasil Pemeriksaan!

- Penulis Berita

Senin, 19 Januari 2026 - 08:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kantor Kejaksaan negeri Kota Ternate

Foto: Kantor Kejaksaan negeri Kota Ternate

TERNATE,Coretansatu.com — Proyek pembangunan Panggung Kesenian Pulau Hiri yang menelan anggaran negara kurang lebih Rp1,2 miliar kini kian disorot publik. Proyek yang dianggarkan selama dua tahun, 2018–2019, itu hingga kini terbengkalai tanpa kejelasan kelanjutan, memunculkan dugaan kuat skandal perencanaan dan pengelolaan anggaran.

Praktisi Hukum Maluku Utara, Bahtiar Husni, secara tegas mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate untuk membuka secara transparan hasil pemeriksaan terhadap FB selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut. Ia menilai, pembiaran terhadap proyek mangkrak adalah bentuk kegagalan negara melindungi uang rakyat.

“Ini bukan proyek kecil. Anggarannya Rp1,2 miliar, tapi hasilnya nihil. Bangunan terbengkalai, tidak difungsikan, tidak ada kelanjutan. Ini sudah masuk kategori skandal yang harus dibuka ke publik,” tegas Bahtiar kepada media ini, Senin 19 Januari 2026

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahtiar menilai, mangkraknya proyek ini mencerminkan persoalan serius sejak tahap perencanaan. Ia mempertanyakan bagaimana sebuah proyek kebudayaan yang diklaim untuk kepentingan masyarakat Pulau Hiri bisa lolos penganggaran, namun berakhir tanpa manfaat.

“Perencanaannya di mana? Pengawasannya di mana? Jangan-jangan sejak awal proyek ini hanya sekadar menghabiskan anggaran, bukan untuk kepentingan rakyat,” ujarnya dengan nada keras.

Menurut Bahtiar, kondisi tersebut bukan hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga melukai rasa keadilan masyarakat Pulau Hiri yang seharusnya menikmati fasilitas kesenian sebagai ruang ekspresi budaya.

“Uang rakyat sudah habis, bangunan mangkrak, masyarakat tidak menikmati apa-apa. Ini kejahatan terhadap kepentingan publik jika dibiarkan tanpa kejelasan hukum,” katanya.

Ia menegaskan, Kejari Ternate tidak boleh menutup-nutupi hasil pemeriksaan PPK. Publik, kata dia, berhak mengetahui apakah ditemukan indikasi pelanggaran hukum, penyimpangan anggaran, atau potensi kerugian negara.

“Jika Kejari diam, maka kecurigaan publik akan semakin kuat bahwa ada pihak-pihak yang dilindungi. Penegakan hukum tidak boleh tumpul ke atas,” sindir Bahtiar.

Bahtiar pun memperingatkan, jika kasus proyek panggung kesenian Pulau Hiri ini tidak ditangani secara terbuka dan serius, maka akan menjadi preseden buruk bagi pengelolaan proyek pemerintah di Kota Ternate.

“Ini ujian integritas Kejari. Buka hasil pemeriksaan, ungkap siapa yang bertanggung jawab. Jangan biarkan skandal ini terkubur bersama bangunan yang mangkrak,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel
Terima Hibah Rp4,8 Miliar saat Daerah Defisit, Kejari Tidore Dilaporkan ke Jamwas
Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar
IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara
Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal
Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 
Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo
Bongkar Praktik Mafia BBM di Halsel: Oknum SPBUN Sayoang Diduga Suplai Solar ke Kapal Tangker EVEREST XL

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:27

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Minggu, 28 Juni 2026 - 05:28

Terima Hibah Rp4,8 Miliar saat Daerah Defisit, Kejari Tidore Dilaporkan ke Jamwas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:37

Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:16

IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:03

Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02

Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:09

Bongkar Praktik Mafia BBM di Halsel: Oknum SPBUN Sayoang Diduga Suplai Solar ke Kapal Tangker EVEREST XL

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:59

Lompatan Kasus HIV/AIDS di Maluku Utara: Halmahera Utara dan Ternate Jadi Episentrum Tertinggi

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Maluku Utara

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Minggu, 28 Jun 2026 - 06:27