Oknum Pegawai Kecamatan Pulau Rao Diduga Jarang Masuk Kantor, Bupati Morotai Diminta Tindak Tegas

- Penulis Berita

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, oknum pegawai Kecamatan Pulau Rao berinisial Tofan S. Bomulo

Ilustrasi, oknum pegawai Kecamatan Pulau Rao berinisial Tofan S. Bomulo

Morotai,Coretansatu.com — Dugaan pelanggaran disiplin aparatur sipil negara (ASN) kembali mencuat di Kabupaten Pulau Morotai. Seorang oknum pegawai Kecamatan Pulau Rao berinisial Tofan S. Bomulo diduga jarang berkantor dan dinilai lebih mengutamakan kepentingan pribadi ketimbang menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat, Jumat/16/01/2026.

Informasi ini diungkapkan oleh sejumlah warga Pulau Rao yang meminta identitasnya dirahasiakan. Mereka menyebutkan bahwa ketidakhadiran oknum ASN tersebut bukan lagi hal baru, melainkan sudah berlangsung cukup lama dan menjadi pembicaraan di tengah masyarakat.

Menurut keterangan warga, Tofan S. Bomulo hampir tidak pernah terlihat menjalankan aktivitas rutin di kantor kecamatan sebagaimana ASN pada umumnya. “Kalau ada urusan di kantor, sering kali kami tidak menemukannya. Seolah-olah tidak punya tanggung jawab sebagai pegawai negara,” ungkap salah satu warga dengan nada kesal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini dinilai sangat mengganggu pelayanan publik di Kecamatan Pulau Rao. Warga mengaku kerap kesulitan mengurus administrasi karena minimnya kehadiran pegawai, sementara gaji ASN tetap dibayarkan dari uang negara yang bersumber dari pajak rakyat.

Warga menilai sikap tersebut mencederai etika dan sumpah ASN sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Jika benar dugaan ini, maka tindakan tersebut dianggap sebagai bentuk pembangkangan terhadap aturan disiplin pegawai yang telah diatur secara tegas oleh pemerintah.

Masyarakat pun mempertanyakan fungsi pengawasan internal di lingkup Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai. Mereka heran mengapa dugaan pelanggaran disiplin yang dilakukan secara terang-terangan ini seolah luput dari perhatian atasan langsung maupun inspektorat daerah.

“Kalau pegawai seperti ini dibiarkan, maka jangan salahkan masyarakat kalau kepercayaan terhadap pemerintah semakin menurun,” tegas warga lainnya. Mereka berharap tidak ada pembiaran terhadap ASN yang dinilai malas dan tidak bertanggung jawab.

Atas persoalan ini, masyarakat Pulau Rao secara terbuka meminta Bupati Pulau Morotai agar segera turun tangan melakukan evaluasi dan pemeriksaan terhadap oknum ASN yang bersangkutan, serta memberikan sanksi tegas jika terbukti melanggar aturan.

Warga menegaskan, penegakan disiplin ASN harus dilakukan tanpa pandang bulu demi menjaga marwah birokrasi dan memastikan pelayanan publik berjalan optimal. Hingga berita ini diturunkan, pihak Kecamatan Pulau Rao maupun Tofan S. Bomulo belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan tersebut.

Facebook Comments Box

Editor : Editor_Coretansatu

Sumber Berita : Taslim Barakati

Berita Terkait

CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!
Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang
Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite
Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi
Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA
Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar Terhambat, Kakanwil Kemenag Malut Diduga Intervensi Pemenang Tender
Kontraktor Minta Inspektorat Periksa Pokja III Malut
Kontroversi Kades Sawadai Halsel: Berulang Kali Terseret Kasus Moral, Mengaku Tak Takut Sanksi Bupati

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:50

CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:17

Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:21

Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite

Senin, 20 Juli 2026 - 16:18

Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi

Senin, 20 Juli 2026 - 15:23

Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA

Senin, 20 Juli 2026 - 10:13

Kontraktor Minta Inspektorat Periksa Pokja III Malut

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:45

Kontroversi Kades Sawadai Halsel: Berulang Kali Terseret Kasus Moral, Mengaku Tak Takut Sanksi Bupati

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:11

Gelar Penyuluhan di Desa Baru, Polsek Obi Ajak Pelajar SMPN 13 Halsel Perangi Judol dan Napza

Berita Terbaru

Foto: istimewa

Maluku Utara

Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite

Selasa, 21 Jul 2026 - 06:21