HALTIM,Coretansatu.com– Festival Koropon 2025 sukses digelar di Koropon, Desa Mabapura, sebagai bagian dari HUT Mabapura ke-54, dengan menghadirkan sebanyak 1.000 penari tarian Lala Tradisional dari tujuh kecamatan di Kabupaten Halmahera Timur. Kegiatan budaya ini melibatkan pelajar SMP, SMA, hingga mahasiswa, dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat luas Maluku Utara.
Mengusung tema “Mengembalikan Nafas Falgali”, festival ini menampilkan penari dari Kecamatan Kota Maba, Maba, Maba Selatan, Maba Tengah, Wasilei, Wasilei Tengah, dan Wasilei Timur yang tampil serentak. Tarian Lala yang dibawakan menjadi simbol persatuan, kekuatan, dan kekayaan budaya daerah.
Warga telah memadati lokasi sejak siang hari, memberikan apresiasi terhadap kerja panitia yang berhasil menyelenggarakan pertunjukan berskala besar. Ketua panitia Samsul Burhanudin menyampaikan bahwa pemecahan rekor MURI melalui 1.000 penari ini diharapkan menjadi momentum untuk mengembangkan kebudayaan lokal dan memotivasi generasi muda menjaganya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami berharap rekor MURI ini menjadi nilai otentik untuk pelestarian kebudayaan Halmahera Timur di masa depan,” ujarnya. Festival yang juga diharapkan menjadi agenda tahunan ini bertujuan memperkuat identitas budaya dan mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam melestarikan warisan leluhur.
Kegiatan ini dihadiri oleh pejabat penting, antara lain Bupati Haltim, Sekda Haltim, Ketua DPRD Haltim, serta perwakilan TNI-POLRI dan Kejari Haltim.
Editor : Admin Coretansatu.com
Sumber Berita : Arfandi Latif









