Bayang-Bayang Kekuasaan di Balik Proyek Sangowo: Pegawai Negara Diduga Atur Proyek dari Balik Meja Kantor

- Penulis Berita

Minggu, 28 Desember 2025 - 14:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto, pembangunan Talut di Desa Sangowo

Foto, pembangunan Talut di Desa Sangowo

Morotai,Coretansatu.com – Proyek pembangunan Talut di Desa Sangowo, Kabupaten Pulau Morotai, kini berada di bawah sorotan tajam publik. Dugaan intervensi kekuasaan mencuat ke permukaan setelah seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) diduga ikut mengatur jalannya proyek dari balik meja kantor, memicu keresahan warga setempat.

Nama Tofan S. Bomulo disebut-sebut oleh warga sebagai figur yang kerap muncul dan diduga mengganggu jalannya proyek di Desa Sangowo. Kehadirannya di lokasi pekerjaan dinilai tidak lazim dan menimbulkan tanda tanya besar, mengingat statusnya sebagai pegawai negeri yang seharusnya menjaga netralitas dan profesionalisme.

Menurut keterangan sejumlah warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Tofan kerap membuat kegaduhan di area proyek. Warga menilai sikap tersebut berpotensi memengaruhi teknis pekerjaan serta menekan pihak-pihak tertentu yang terlibat langsung dalam proyek.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kami khawatir, kalau ada pegawai negeri yang terlihat seperti bermain proyek, ini bisa berdampak buruk. Proyek bisa jadi sasaran sorotan, bahkan berujung masalah hukum,” ujar salah satu warga dengan nada cemas.

Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Dalam praktik pemerintahan, keterlibatan ASN dalam proyek fisik—terlebih jika di luar kewenangan—berpotensi melanggar aturan disiplin serta menimbulkan konflik kepentingan yang serius.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Tofan sebelumnya merupakan pegawai di instansi Perindustrian dan Perdagangan (Perindagkop), sebelum dimutasi ke Kantor Kecamatan Pulau Rao. Mutasi tersebut justru semakin menguatkan sorotan publik terhadap sepak terjangnya di Desa Sangowo.

Warga Desa Sangowo menilai, kehadiran dan dugaan campur tangan oknum ASN tersebut mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan proyek pembangunan desa yang seharusnya berpihak pada kepentingan masyarakat.

Mereka mendesak agar pihak berwenang, baik pemerintah daerah maupun aparat pengawas internal, segera turun tangan untuk mengklarifikasi dugaan ini. Penelusuran menyeluruh dinilai penting guna memastikan proyek berjalan sesuai aturan tanpa bayang-bayang intervensi kekuasaan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Tofan S. Bomulo maupun instansi terkait. Coretansatu.com akan terus berupaya mengonfirmasi semua pihak demi menjaga prinsip keberimbangan dan memberikan informasi yang utuh kepada publik.

Facebook Comments Box

Editor : Editor_Coretansatu

Berita Terkait

Kasus Tambang Ilegal Obi Masuk Tahap II, Ratusan Karung Material Emas Diserahkan ke Jaksa
Perkuat Kamtibmas, Kapolda Malut Silaturahmi ke Sultan Tidore
Kapolresta Tidore Sebut Arahan Kapolda Malut Jadi Pedoman dan Motivasi Personel di Lapangan
Pilkada Halsel 2031: Menguji Identitas Politik Ananta Risky di Bawah Bayang-Bayang Nama Besar Usman Sidik
Lakukan Maladministrasi, GMNI Minta Bupati Halsel Copot Kades Kaputusan
Gunakan Sertifikat Rumah Warga, Suratin Hukum Terancam Dipolisikan
Lobi Pusat Jadi Kunci, Nazla Tunjukkan Cara Bangun Daerah di Tengah Efisiensi Anggaran
BPK Bongkar Potensi PAD Halmahera Tengah: Dari Reklame Liar Lelilef hingga Pajak Raksasa PLTU Kawasan Industri

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:31

Kasus Tambang Ilegal Obi Masuk Tahap II, Ratusan Karung Material Emas Diserahkan ke Jaksa

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:46

Perkuat Kamtibmas, Kapolda Malut Silaturahmi ke Sultan Tidore

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:18

Kapolresta Tidore Sebut Arahan Kapolda Malut Jadi Pedoman dan Motivasi Personel di Lapangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:35

Pilkada Halsel 2031: Menguji Identitas Politik Ananta Risky di Bawah Bayang-Bayang Nama Besar Usman Sidik

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:32

Gunakan Sertifikat Rumah Warga, Suratin Hukum Terancam Dipolisikan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:28

Lobi Pusat Jadi Kunci, Nazla Tunjukkan Cara Bangun Daerah di Tengah Efisiensi Anggaran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:35

BPK Bongkar Potensi PAD Halmahera Tengah: Dari Reklame Liar Lelilef hingga Pajak Raksasa PLTU Kawasan Industri

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:53

Begal Hasil Tender Proyek MIN Halbar Rp3,6 M: Kakanwil dan Keponakannya Akal-Akali E-Katalog Demi Akomodir Kerabat

Berita Terbaru

Maluku Utara

Perkuat Kamtibmas, Kapolda Malut Silaturahmi ke Sultan Tidore

Kamis, 13 Agu 2026 - 11:46