Morotai,Coretansatu.com – Proyek pembangunan Talut di Desa Sangowo, Kabupaten Pulau Morotai, kini berada di bawah sorotan tajam publik. Dugaan intervensi kekuasaan mencuat ke permukaan setelah seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) diduga ikut mengatur jalannya proyek dari balik meja kantor, memicu keresahan warga setempat.
Nama Tofan S. Bomulo disebut-sebut oleh warga sebagai figur yang kerap muncul dan diduga mengganggu jalannya proyek di Desa Sangowo. Kehadirannya di lokasi pekerjaan dinilai tidak lazim dan menimbulkan tanda tanya besar, mengingat statusnya sebagai pegawai negeri yang seharusnya menjaga netralitas dan profesionalisme.
Menurut keterangan sejumlah warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Tofan kerap membuat kegaduhan di area proyek. Warga menilai sikap tersebut berpotensi memengaruhi teknis pekerjaan serta menekan pihak-pihak tertentu yang terlibat langsung dalam proyek.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami khawatir, kalau ada pegawai negeri yang terlihat seperti bermain proyek, ini bisa berdampak buruk. Proyek bisa jadi sasaran sorotan, bahkan berujung masalah hukum,” ujar salah satu warga dengan nada cemas.
Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Dalam praktik pemerintahan, keterlibatan ASN dalam proyek fisik—terlebih jika di luar kewenangan—berpotensi melanggar aturan disiplin serta menimbulkan konflik kepentingan yang serius.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, Tofan sebelumnya merupakan pegawai di instansi Perindustrian dan Perdagangan (Perindagkop), sebelum dimutasi ke Kantor Kecamatan Pulau Rao. Mutasi tersebut justru semakin menguatkan sorotan publik terhadap sepak terjangnya di Desa Sangowo.
Warga Desa Sangowo menilai, kehadiran dan dugaan campur tangan oknum ASN tersebut mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan proyek pembangunan desa yang seharusnya berpihak pada kepentingan masyarakat.
Mereka mendesak agar pihak berwenang, baik pemerintah daerah maupun aparat pengawas internal, segera turun tangan untuk mengklarifikasi dugaan ini. Penelusuran menyeluruh dinilai penting guna memastikan proyek berjalan sesuai aturan tanpa bayang-bayang intervensi kekuasaan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Tofan S. Bomulo maupun instansi terkait. Coretansatu.com akan terus berupaya mengonfirmasi semua pihak demi menjaga prinsip keberimbangan dan memberikan informasi yang utuh kepada publik.
Editor : Editor_Coretansatu









