Gegara Gunakan KTP Ganda, Warga Minta Bupati Bassam Kasuba Batalkan PAW Desa Pasir Putih

- Penulis Berita

Senin, 22 Desember 2025 - 03:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL,Coretansatu.com — Polemik Pemilihan Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Pasir Putih, Kecamatan Kayoa Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, kian memanas dan berpotensi memicu konflik sosial.

Puluhan pendukung kandidat nomor urut dua, Ujud Hasim, mendatangi rumah Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pasir Putih pada Senin (22/12/2025).

Kedatangan massa tersebut sebagai bentuk protes keras atas hasil PAW yang dinilai cacat prosedur dan sarat dugaan kecurangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Isu utama yang dipersoalkan adalah dugaan keterlibatan pemilih dengan KTP ganda yang tetap diloloskan sebagai pemilih sah.

Dalam aksi tersebut, pendukung nomor urut dua secara tegas menolak hasil PAW yang memenangkan Julfadli Muhammad dengan selisih satu suara.

Menurut mereka, suara penentu kemenangan berasal dari pemilih yang tidak memenuhi syarat administrasi kependudukan, sehingga hasil pemilihan dinilai tidak sah secara hukum.

Koordinator aksi, Ikram Ramli, menegaskan bahwa BPD sebagai lembaga representasi masyarakat desa tidak boleh diam atas dugaan pelanggaran serius tersebut.

Ia mendesak Ketua BPD segera mengeluarkan rekomendasi dan mengusulkan pembatalan hasil PAW kepada pemerintah daerah serta instansi terkait.

“Ini bukan sekadar persoalan kalah atau menang, tetapi menyangkut keadilan dan penegakan hukum. Jika pemilih ber-KTP ganda tetap diloloskan, maka PAW ini jelas cacat dan harus dibatalkan,” tegas salah satu orator aksi.

Situasi semakin memanas ketika massa menyoroti pemilih atas nama Nurhuda Abdulhak, yang berdasarkan data kependudukan tercatat sebagai warga Desa Sagawele, namun tetap menggunakan hak pilihnya di Desa Pasir Putih sebagai unsur keterwakilan pendidikan.

Fakta tersebut dinilai melanggar ketentuan PAW yang mensyaratkan pemilih harus berdomisili dan terdaftar sah sebagai penduduk desa setempat.

Pendukung Ujud Hasim menegaskan, apabila BPD tidak segera mengambil langkah tegas dengan mengusulkan pembatalan PAW, mereka akan melanjutkan aksi protes secara besar-besaran hingga ke tingkat kecamatan dan Kabupaten Halmahera Selatan.

Tak hanya itu, massa juga mendesak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, untuk mengambil sikap tegas dengan membatalkan PAW yang dinilai cacat prosedur.

“Untuk mencegah konflik di tengah masyarakat desa, kami meminta DPMD dan Bupati turun tangan langsung dan mengambil langkah tegas dengan menggelar PAW ulang demi menjaga stabilitas dan ketertiban masyarakat,” pungkas Ikram.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Desak Copot Kades Maffa, Warga Segel Kantor Desa dan Hadang Kunker Bupati Bassam
DPD GPM Malut Desak KeJati Usut Dugaan Korupsi Normalisasi Kali di Kepulauan Sula
Buntut Dugaan Tambang Ilegal, Kades Kubung Halsel Disorot Soal Kepemilikan Tromol Emas
Proyek SPAM Rp8.8 Miliar di Halut Disorot: SEMMI Malut Minta Kepala BPBPK Dicopot 
BWS Malut Dinilai Tak Bertaring Evaluasi PPK, FORMAPAS Bakal Laporkan Proyek Rp. 42 Miliar ke KPK 
Formapas Malut Desak Satgas PKH Tindak Tegas Aktivitas Tambang Yang Melakukan Kerusakan Lingkungan di Pulau Taliabu.
Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi
Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:22

Desak Copot Kades Maffa, Warga Segel Kantor Desa dan Hadang Kunker Bupati Bassam

Rabu, 22 April 2026 - 11:56

DPD GPM Malut Desak KeJati Usut Dugaan Korupsi Normalisasi Kali di Kepulauan Sula

Rabu, 22 April 2026 - 05:24

Buntut Dugaan Tambang Ilegal, Kades Kubung Halsel Disorot Soal Kepemilikan Tromol Emas

Rabu, 22 April 2026 - 04:52

Proyek SPAM Rp8.8 Miliar di Halut Disorot: SEMMI Malut Minta Kepala BPBPK Dicopot 

Selasa, 21 April 2026 - 09:30

BWS Malut Dinilai Tak Bertaring Evaluasi PPK, FORMAPAS Bakal Laporkan Proyek Rp. 42 Miliar ke KPK 

Minggu, 19 April 2026 - 14:47

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi

Minggu, 19 April 2026 - 09:03

Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan

Minggu, 19 April 2026 - 08:15

Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang

Berita Terbaru