Dibalik Maraknya Galian C di Halteng, Nama Kades Wairoro Indah Ikut Terseret

- Penulis Berita

Jumat, 28 November 2025 - 09:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Galian C Ilegal Di Desa Wiroro

Foto : Galian C Ilegal Di Desa Wiroro

HALTENG,Coretansatu.com — Aktivitas galian C seharusnya hanya dapat dilakukan dengan izin resmi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Namun, realitas berbeda justru terlihat di Desa Wairoro Indah, Kecamatan Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng).

Didesa tersebut, kegiatan galian C diduga berlangsung masif tanpa pengawasan. Material berupa batuan dan tanah tampak berserakan di berbagai sudut jalan, sementara aparat di tingkat kecamatan maupun Polsek setempat terkesan bungkam.

Ironisnya, salah satu gunung kecil di desa itu nyaris rata dengan tanah akibat aktivitas galian yang dilakukan secara terus-menerus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi ini menimbulkan kecurigaan kuat adanya jaringan terstruktur yang membackup operasi galian C tersebut.

Dari penelusuran media, titik galian berada kurang lebih 500 meter dari permukiman warga, sementara material hasil kerukan disebut-sebut dipasok ke proyek desa hingga proyek daerah yang tengah berjalan.

Seorang warga yang ditemui media mengungkapkan bahwa material dari gunung tersebut diangkut menggunakan alat berat ekskavator, lalu diangkut ke sejumlah titik proyek desa.

“Setau saya, material itu ditimbun untuk jalan di Blok B dan area kantor desa. Mungkin juga dijual ke proyek lain yang butuh material,” ujar warga yang enggan namanya dipublikasikan.

Dugaan pun menguat bahwa Kepala Desa Wairoro Indah, Nurlela Jamali, turut terlibat dalam aktivitas galian C ilegal yang berjalan di wilayahnya. Karena, sebagian material disebut masuk langsung ke proyek desa yang berada di bawah kewenangannya.

Sementara itu, Kepala Desa Nurlela Jamali maupun pihak operator ekskavator masih dalam upaya konfirmasi oleh wartawan.

Facebook Comments Box

Editor : Editor_Coretansatu

Sumber Berita : Taslim Barakati

Berita Terkait

Desak Copot Kades Maffa, Warga Segel Kantor Desa dan Hadang Kunker Bupati Bassam
DPD GPM Malut Desak KeJati Usut Dugaan Korupsi Normalisasi Kali di Kepulauan Sula
Buntut Dugaan Tambang Ilegal, Kades Kubung Halsel Disorot Soal Kepemilikan Tromol Emas
Proyek SPAM Rp8.8 Miliar di Halut Disorot: SEMMI Malut Minta Kepala BPBPK Dicopot 
BWS Malut Dinilai Tak Bertaring Evaluasi PPK, FORMAPAS Bakal Laporkan Proyek Rp. 42 Miliar ke KPK 
Formapas Malut Desak Satgas PKH Tindak Tegas Aktivitas Tambang Yang Melakukan Kerusakan Lingkungan di Pulau Taliabu.
Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi
Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:22

Desak Copot Kades Maffa, Warga Segel Kantor Desa dan Hadang Kunker Bupati Bassam

Rabu, 22 April 2026 - 11:56

DPD GPM Malut Desak KeJati Usut Dugaan Korupsi Normalisasi Kali di Kepulauan Sula

Rabu, 22 April 2026 - 05:24

Buntut Dugaan Tambang Ilegal, Kades Kubung Halsel Disorot Soal Kepemilikan Tromol Emas

Rabu, 22 April 2026 - 04:52

Proyek SPAM Rp8.8 Miliar di Halut Disorot: SEMMI Malut Minta Kepala BPBPK Dicopot 

Selasa, 21 April 2026 - 09:30

BWS Malut Dinilai Tak Bertaring Evaluasi PPK, FORMAPAS Bakal Laporkan Proyek Rp. 42 Miliar ke KPK 

Minggu, 19 April 2026 - 14:47

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi

Minggu, 19 April 2026 - 09:03

Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan

Minggu, 19 April 2026 - 08:15

Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang

Berita Terbaru