Chat WA Bocor, DPMD dan Apdesi Diduga Terlibat, Dana Desa Jadi Bancakan  

- Penulis Berita

Sabtu, 1 November 2025 - 10:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

TERNATE,Coretansatu.com – Dugaan penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran pengelolaan Dana Desa (DD) di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) mencuat ke permukaan setelah tangkapan layar percakapan WhatsApp yang beranggotakan para Kepala Desa (Kades) bocor ke publik.

Percakapan tersebut mengindikasikan adanya arahan agar Kades menyetorkan sebagian dana desa untuk membiayai kegiatan retret di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor.

Tangkapan layar yang beredar menunjukkan instruksi yang dinilai mendesak. Bahkan, pencairan gaji Kades periode September/Oktober 2025 dikaitkan dengan kewajiban untuk mengikuti dan menyetor biaya kegiatan “RETRET” tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Instruksi Setoran Langsung di Grup WhatsApp

Pesan kunci yang menjadi sorotan dikirimkan oleh akun bernama “Kades Matuting” pada malam hari, 19 September 2025, di grup WhatsApp “Solidaritas Kades”. Akun tersebut diketahui milik Kepala Desa Matuting, Abdul Azis Al Ammari.

“Ass..wr..wb dan selamat malam, hasil kordinasi dengan keuangan soal gaji September/Oktober maka di harapkan semua kades, senin sudah masukan permohonan dan langsung di proses rekom untuk segera di cairkan mengingat waktu kegiatan RETRET semakin dekat. Dan semua wajib ikut kegiatan RETRET pencairan lansung penyetoran di bank. wss dan selamat malam.”

Pernyataan “Pencairan Lansung Penyetoran Di Bank” secara gamblang mengaitkan proses pencairan dana dengan kewajiban setoran biaya retret.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Desak Copot Kades Maffa, Warga Segel Kantor Desa dan Hadang Kunker Bupati Bassam
DPD GPM Malut Desak KeJati Usut Dugaan Korupsi Normalisasi Kali di Kepulauan Sula
Buntut Dugaan Tambang Ilegal, Kades Kubung Halsel Disorot Soal Kepemilikan Tromol Emas
Proyek SPAM Rp8.8 Miliar di Halut Disorot: SEMMI Malut Minta Kepala BPBPK Dicopot 
BWS Malut Dinilai Tak Bertaring Evaluasi PPK, FORMAPAS Bakal Laporkan Proyek Rp. 42 Miliar ke KPK 
Formapas Malut Desak Satgas PKH Tindak Tegas Aktivitas Tambang Yang Melakukan Kerusakan Lingkungan di Pulau Taliabu.
Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi
Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:22

Desak Copot Kades Maffa, Warga Segel Kantor Desa dan Hadang Kunker Bupati Bassam

Rabu, 22 April 2026 - 11:56

DPD GPM Malut Desak KeJati Usut Dugaan Korupsi Normalisasi Kali di Kepulauan Sula

Rabu, 22 April 2026 - 05:24

Buntut Dugaan Tambang Ilegal, Kades Kubung Halsel Disorot Soal Kepemilikan Tromol Emas

Rabu, 22 April 2026 - 04:52

Proyek SPAM Rp8.8 Miliar di Halut Disorot: SEMMI Malut Minta Kepala BPBPK Dicopot 

Selasa, 21 April 2026 - 09:30

BWS Malut Dinilai Tak Bertaring Evaluasi PPK, FORMAPAS Bakal Laporkan Proyek Rp. 42 Miliar ke KPK 

Minggu, 19 April 2026 - 14:47

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi

Minggu, 19 April 2026 - 09:03

Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan

Minggu, 19 April 2026 - 08:15

Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang

Berita Terbaru