Diduga Penyimpangan, Penyaluran BBM di SPBU Dolik Halmahera Selatan Disoroti

- Penulis Berita

Rabu, 8 Oktober 2025 - 00:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Halmahera Selatan, Coretansatu.com – Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Dolik, Kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, diduga kuat tidak berjalan sesuai ketentuan resmi. Sejumlah indikasi penyimpangan mengemuka, memunculkan sorotan publik terhadap transparansi dan pengawasan distribusi BBM bersubsidi di wilayah tersebut.

‎Pantauan lapangan menunjukkan antrean panjang kendaraan hampir setiap hari di sekitar area SPBU Dolik. Namun, antrean itu didominasi oleh kendaraan yang sama melakukan pengisian berulang kali. Warga bahkan mendapati kendaraan tangki modifikasi dan jerigen mencurigakan keluar masuk lokasi tanpa pengawasan ketat dari pengelola.

‎“Sudah sering terlihat mobil yang sama bolak-balik isi BBM. Sementara warga biasa sering tidak kebagian. Seolah ada permainan yang dibiarkan,” ujar salah satu warga Dolik yang enggan disebut namanya, Rabu (8/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kuat dugaan bahwa pasokan BBM bersubsidi dari SPBU Dolik disalurkan kepada pihak yang tidak berhak. Di sejumlah wilayah sekitar Bacan, para pedagang eceran justru memperoleh BBM dengan mudah, mempertegas kecurigaan adanya praktik penyelewengan distribusi yang berpotensi merugikan masyarakat kecil.

‎Padahal, sesuai Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 dan ketentuan Pertamina, penyaluran BBM bersubsidi wajib diberikan hanya kepada konsumen yang berhak dan dilarang untuk diperjualbelikan kembali. Jika terbukti melanggar, pengelola SPBU dapat dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana diubah melalui Undang-Undang Cipta Kerja, dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda hingga Rp60 miliar.

‎Fenomena ini menuntut perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera melakukan investigasi menyeluruh. Pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi harus diperketat agar tidak menjadi ruang gelap bagi praktik mafia energi yang merugikan publik.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola maupun Direktur SPBU Dolik belum memberikan tanggapan resmi atas dugaan penyimpangan tersebut, meski upaya konfirmasi telah dilakukan oleh wartawan

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Sumber Berita : Wahyu

Berita Terkait

Sikap Cuek Kades Sawadai Soal Isu Nikah Siri Picu Kritik Pedas Praktisi Hukum
Konvoi Piala Dunia di Halsel Berjalan Aman dan Tertib Dibawah Pengawalan Satlantas
Sisa 140 Meter Tak Tuntas, APH Diminta Soroti Proyek BPBD Halsel
PWI Halsel Desak Danyonif 867 Proses Hukum Oknum TNI Diduga Tampar Wartawan saat Nonton Bola
Wartawan Dianiaya Oknum TNI, KNPI Halsel Minta Pelaku Diproses Hukum 1×24 Jam
Utang Rp1,3 Triliun Belum Lunas, Pemprov Malut Minta Persetujuan Pinjam Rp1 Triliun Lagi
Proyek Talud Pantai Darurat di Samat Terancam Mangkrak: Sisa 140 Meter Tak Tuntas
Penganiayaan Guru PPPK di Halsel: Terduga Pelaku Terancam Penjara Lebih dari 5 Tahun

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:19

Sikap Cuek Kades Sawadai Soal Isu Nikah Siri Picu Kritik Pedas Praktisi Hukum

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:01

Konvoi Piala Dunia di Halsel Berjalan Aman dan Tertib Dibawah Pengawalan Satlantas

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:34

Sisa 140 Meter Tak Tuntas, APH Diminta Soroti Proyek BPBD Halsel

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:02

PWI Halsel Desak Danyonif 867 Proses Hukum Oknum TNI Diduga Tampar Wartawan saat Nonton Bola

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:36

Wartawan Dianiaya Oknum TNI, KNPI Halsel Minta Pelaku Diproses Hukum 1×24 Jam

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:18

Proyek Talud Pantai Darurat di Samat Terancam Mangkrak: Sisa 140 Meter Tak Tuntas

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:53

Penganiayaan Guru PPPK di Halsel: Terduga Pelaku Terancam Penjara Lebih dari 5 Tahun

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:35

Bantah Tuduhan Penyelewengan, SPBUN Sayoang Tegaskan Penyaluran Solar Sesuai Aturan DKP

Berita Terbaru