PT Feni Haltim Diduga Abaikan Standar Lingkungan dalam Proyek Industri Baterai di Halmahera Timur

- Penulis Berita

Selasa, 7 Oktober 2025 - 04:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALTIM, Coretansatu.com – Proyek pembangunan industri baterai milik PT Feni Haltim (FHT) di Halmahera Timur menuai kecaman luas setelah perusahaan tersebut diduga lalai memenuhi standar pengelolaan lingkungan yang menjadi kewajiban dalam kegiatan industri berisiko tinggi.
Sejumlah warga dan organisasi pemerhati lingkungan menilai aktivitas proyek PT FHT telah menimbulkan pencemaran udara dan gangguan ekosistem di sekitar lokasi.

Debu tebal dan kabut yang muncul setiap hari dilaporkan mengganggu aktivitas masyarakat, sementara alih fungsi lahan terjadi tanpa kajian ekologis yang memadai. Selain itu, terdapat indikasi pencemaran air tanah dan permukaan akibat proses pembangunan yang tidak terkendali.
“Seharusnya perusahaan sekelas PT FHT bersikap transparan dan bertanggung jawab dalam pengelolaan dampak lingkungan.

Hingga kini kami tidak pernah menerima penjelasan resmi terkait dokumen AMDAL maupun upaya mitigasi dampak yang dilakukan,” ujar Risman, salah satu warga yang terdampak.
Ketiadaan program pemulihan lingkungan serta minimnya keterlibatan masyarakat dalam proses konsultasi publik memperkuat dugaan bahwa PT FHT mengabaikan prinsip pembangunan berkelanjutan sebagaimana diatur dalam regulasi nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pakar lingkungan Daniel Murdiyarso menilai, kelalaian dalam manajemen lingkungan oleh perusahaan tambang dan industri berat dapat berimplikasi panjang terhadap ekosistem dan kesehatan masyarakat.
“Jika pengelolaan lingkungan diabaikan, maka dampaknya bukan hanya pada degradasi lahan dan pencemaran air, tetapi juga peningkatan emisi berbahaya yang membebani generasi mendatang,” tegas Daniel.
Hingga laporan ini diterbitkan, manajemen PT Feni Haltim belum memberikan keterangan resmi atas dugaan pelanggaran tersebut.
Sementara itu, pemerintah daerah dan instansi lingkungan hidup didesak segera turun tangan untuk melakukan audit menyeluruh terhadap kepatuhan perusahaan terhadap dokumen AMDAL dan peraturan lingkungan hidup yang berlaku.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Buntut Pembatalan Pemenang Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar, Dugaan Intervensi Kakanwil Kemenag Malut Jadi Sorotan
Polres Halsel Kantongi Hasil Visum Kasus Penganiayaan Guru PPPK, Tersangka Ditetapkan Pekan Depan
Puskesmas Yaba Dinilai Tak Lagi Memadai, Warga Harap Bupati Bassam Prioritaskan Pembangunan
CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!
Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang
Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite
Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi
Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:09

Buntut Pembatalan Pemenang Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar, Dugaan Intervensi Kakanwil Kemenag Malut Jadi Sorotan

Rabu, 22 Juli 2026 - 04:24

Polres Halsel Kantongi Hasil Visum Kasus Penganiayaan Guru PPPK, Tersangka Ditetapkan Pekan Depan

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:04

Puskesmas Yaba Dinilai Tak Lagi Memadai, Warga Harap Bupati Bassam Prioritaskan Pembangunan

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:50

CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:17

Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang

Senin, 20 Juli 2026 - 16:18

Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi

Senin, 20 Juli 2026 - 15:23

Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA

Senin, 20 Juli 2026 - 11:11

Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar Terhambat, Kakanwil Kemenag Malut Diduga Intervensi Pemenang Tender

Berita Terbaru