‎BMKG Maluku Utara Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem: Gelombang Tinggi Ancam Perjalanan Laut di 10 Kabupaten/Kota

- Penulis Berita

Selasa, 7 Oktober 2025 - 07:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎TERNATE, Coretansatu.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maluku Utara mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh masyarakat di 10 kabupaten/kota di wilayah Maluku Utara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

‎Melalui keterangan resmi yang diterima redaksi, BMKG menyebut potensi gelombang tinggi, angin kencang, serta hujan lebat disertai petir berpeluang terjadi di sejumlah wilayah perairan Maluku Utara, termasuk Laut Halmahera, perairan Morotai, Taliabu, hingga perairan sekitar Kepulauan Sula. Kondisi ini dipicu oleh tekanan udara rendah di sekitar perairan utara Maluku dan pergerakan angin timuran yang cukup kuat di wilayah timur Indonesia.

‎Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate, Dewi Makhrantika Mandiong, S.Tr, menegaskan agar masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, menunda sementara aktivitas pelayaran apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan.

‎“Kami mengimbau seluruh warga, terutama yang beraktivitas di laut, agar selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca dari BMKG. Kecepatan angin saat ini dapat mencapai lebih dari 25 knot, dan tinggi gelombang di beberapa perairan berpotensi mencapai 2,5 hingga 4 meter,” ujarnya.

‎Selain itu, BMKG juga meminta pemerintah daerah di setiap kabupaten/kota untuk menyebarluaskan peringatan dini ini kepada masyarakat pesisir dan nelayan tradisional. Pihaknya menegaskan pentingnya koordinasi lintas instansi dalam mengantisipasi potensi kecelakaan laut maupun kerusakan fasilitas pesisir akibat cuaca ekstrem.

‎Wilayah yang diminta untuk meningkatkan kewaspadaan meliputi Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Halmahera Selatan, Halmahera Utara, Kepulauan Sula, Pulau Morotai, dan Taliabu.

‎BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tidak hanya mewaspadai kondisi laut, tetapi juga potensi bencana hidrometeorologi di daratan seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang akibat hujan lebat dan angin kencang.

‎“Kami akan terus memperbarui informasi prakiraan cuaca harian dan peringatan dini. Masyarakat dapat memantau informasi resmi melalui kanal BMKG atau aplikasi Info BMKG,” tambahnya.

‎Dengan kondisi atmosfer yang dinamis dan tidak menentu, BMKG menekankan pentingnya langkah antisipatif demi keselamatan bersama, terutama bagi warga yang menggantungkan hidupnya di laut.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Sumber Berita : Wahyu

Berita Terkait

Sikap Cuek Kades Sawadai Soal Isu Nikah Siri Picu Kritik Pedas Praktisi Hukum
Konvoi Piala Dunia di Halsel Berjalan Aman dan Tertib Dibawah Pengawalan Satlantas
Sisa 140 Meter Tak Tuntas, APH Diminta Soroti Proyek BPBD Halsel
PWI Halsel Desak Danyonif 867 Proses Hukum Oknum TNI Diduga Tampar Wartawan saat Nonton Bola
Wartawan Dianiaya Oknum TNI, KNPI Halsel Minta Pelaku Diproses Hukum 1×24 Jam
Utang Rp1,3 Triliun Belum Lunas, Pemprov Malut Minta Persetujuan Pinjam Rp1 Triliun Lagi
Proyek Talud Pantai Darurat di Samat Terancam Mangkrak: Sisa 140 Meter Tak Tuntas
Penganiayaan Guru PPPK di Halsel: Terduga Pelaku Terancam Penjara Lebih dari 5 Tahun

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:19

Sikap Cuek Kades Sawadai Soal Isu Nikah Siri Picu Kritik Pedas Praktisi Hukum

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:01

Konvoi Piala Dunia di Halsel Berjalan Aman dan Tertib Dibawah Pengawalan Satlantas

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:34

Sisa 140 Meter Tak Tuntas, APH Diminta Soroti Proyek BPBD Halsel

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:02

PWI Halsel Desak Danyonif 867 Proses Hukum Oknum TNI Diduga Tampar Wartawan saat Nonton Bola

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:36

Wartawan Dianiaya Oknum TNI, KNPI Halsel Minta Pelaku Diproses Hukum 1×24 Jam

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:18

Proyek Talud Pantai Darurat di Samat Terancam Mangkrak: Sisa 140 Meter Tak Tuntas

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:53

Penganiayaan Guru PPPK di Halsel: Terduga Pelaku Terancam Penjara Lebih dari 5 Tahun

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:35

Bantah Tuduhan Penyelewengan, SPBUN Sayoang Tegaskan Penyaluran Solar Sesuai Aturan DKP

Berita Terbaru