TERNATE, Coretansatu.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maluku Utara mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh masyarakat di 10 kabupaten/kota di wilayah Maluku Utara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Melalui keterangan resmi yang diterima redaksi, BMKG menyebut potensi gelombang tinggi, angin kencang, serta hujan lebat disertai petir berpeluang terjadi di sejumlah wilayah perairan Maluku Utara, termasuk Laut Halmahera, perairan Morotai, Taliabu, hingga perairan sekitar Kepulauan Sula. Kondisi ini dipicu oleh tekanan udara rendah di sekitar perairan utara Maluku dan pergerakan angin timuran yang cukup kuat di wilayah timur Indonesia.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate, Dewi Makhrantika Mandiong, S.Tr, menegaskan agar masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, menunda sementara aktivitas pelayaran apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan.
“Kami mengimbau seluruh warga, terutama yang beraktivitas di laut, agar selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca dari BMKG. Kecepatan angin saat ini dapat mencapai lebih dari 25 knot, dan tinggi gelombang di beberapa perairan berpotensi mencapai 2,5 hingga 4 meter,” ujarnya.
Selain itu, BMKG juga meminta pemerintah daerah di setiap kabupaten/kota untuk menyebarluaskan peringatan dini ini kepada masyarakat pesisir dan nelayan tradisional. Pihaknya menegaskan pentingnya koordinasi lintas instansi dalam mengantisipasi potensi kecelakaan laut maupun kerusakan fasilitas pesisir akibat cuaca ekstrem.
Wilayah yang diminta untuk meningkatkan kewaspadaan meliputi Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Halmahera Selatan, Halmahera Utara, Kepulauan Sula, Pulau Morotai, dan Taliabu.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tidak hanya mewaspadai kondisi laut, tetapi juga potensi bencana hidrometeorologi di daratan seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang akibat hujan lebat dan angin kencang.
“Kami akan terus memperbarui informasi prakiraan cuaca harian dan peringatan dini. Masyarakat dapat memantau informasi resmi melalui kanal BMKG atau aplikasi Info BMKG,” tambahnya.
Dengan kondisi atmosfer yang dinamis dan tidak menentu, BMKG menekankan pentingnya langkah antisipatif demi keselamatan bersama, terutama bagi warga yang menggantungkan hidupnya di laut.
Editor : Admin Coretansatu.com
Sumber Berita : Wahyu








