HALSEL,Coretansatu.Com – Pemerintah Desa Bobo, Kecamatan Mandioli Utara, resmi menyerahkan delapan unit bodi fiber kepada kelompok nelayan setempat. Bantuan ini menjadi bukti komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Penyerahan tersebut berlangsung di Desa Bobo dan dilakukan langsung oleh Kepala Desa, M. Tarsan Abdurahman. Bantuan diterima secara simbolis oleh Ketua Kelompok Nelayan, Senen Hamjah Gosora, disaksikan anggota kelompok dan masyarakat.
Program pengadaan bodi fiber ini bersumber dari Dana Desa tahun anggaran berjalan dengan nilai Rp128 juta. Seluruh dana dialokasikan melalui pos ketahanan pangan yang telah ditetapkan dalam APBDes pokok.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut pemerintah desa, pengadaan ini merupakan langkah nyata untuk mendukung produktivitas nelayan sekaligus menjawab kebutuhan sarana penangkapan ikan yang lebih layak dan efisien.
Warga penerima manfaat menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada Kepala Desa Bobo. Mereka menilai bantuan ini sangat tepat sasaran karena berdampak langsung pada mata pencaharian masyarakat pesisir.
Ketua Kelompok Nelayan, Senen Hamjah Gosora, menyebut keberadaan bodi fiber akan membantu meningkatkan hasil tangkapan sekaligus mengurangi biaya perawatan perahu kayu yang selama ini digunakan.
Sejumlah warga lainnya juga mengaku senang melihat adanya realisasi program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Mereka berharap program peningkatan sarana ekonomi produktif seperti ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.
Meski demikian, sebagian warga yang belum kebagian bantuan serupa berharap agar pemerintah desa kembali mengalokasikan anggaran untuk program yang sama. Pemerataan bantuan dinilai penting demi memperkuat rasa keadilan dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.
Dengan terealisasinya program ini, Desa Bobo dinilai telah menunjukkan langkah konkret dalam pemanfaatan Dana Desa secara tepat guna. Harapan pun muncul agar inovasi serupa dapat terus dikembangkan demi kesejahteraan bersama.
Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Bobo, M. Tarsan Abdurahman, menegaskan agar bantuan yang diberikan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga nelayan.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyalahgunakan fasilitas tersebut, khususnya untuk praktik terlarang seperti pengeboman ikan yang membahayakan ekosistem laut dan keselamatan warga. “Mari kita gunakan bantuan ini untuk kebaikan bersama, bukan untuk hal-hal yang merugikan,” pungkasnya.
Editor : Admin.Coretansatu
Sumber Berita : Taslim Barakati








