HALSEL, Coretansatu.Com – Honor pelatih bersama Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Repuplik Indonesia ke-80 pada 17Agustus 2025 Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara dilaporkan hingga saat ini belum selesai dibayarkan.
Berdasarkan informasi media ini bahwa jumlah pasukan Paskibraka sebanyak 13 orang serta satu orang pelatih yang telah melaksanakan tugas negara merasa kecewa lantaran hak mereka belum juga diselesaikan Panitia HUT 17 Agustus dari pemerintah Kecamatan Gane Barat.
Padahal, tradisi pembayaran honor biasanya dilakukan tak lama setelah upacara selesai langsung dilunasi, namun anehnya hingga September 2025 belum juga diselesaikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya mengungkapkan keterlambatan pembayaran ini menimbulkan pertanyaan besar terhadap kinerja Camat Kecamatan Gane Barat Ikram M. Djen.
“Anak-anak sudah berlatih berbulan-bulan demi suksesnya upacara. Sayangnya sampai sekarang hak mereka belum juga diselesaikan,” ujarnya kepada Klikfakta.id, pada Kamis 18 September 2025.
Menurutnya pasukan paskibraka itu sebanyak 13 orang, namun 3 orng purna, 10 oranya lagi baru mengikuti dengan honor bagi yang purna Rp.600.000 (Enam ratus ribu) dan 10 orang sebesar Rp. 500.000 (Lima ratus ribu).
“Semua honor pasukan Paskibraka baru dibayar setengah yakni Rp. 300 ribu pada 22 Agustus kemarin sisanya belum ada kejelasan yang pasti,” Ungkapnya.
Masyarakat berharap agar Camat segera memberikan kejelasan dan menyelesaikan kewajiban tersebut. Pasalnya, Paskibraka adalah simbol kebanggaan dan pengabdian generasi muda dalam perayaan kemerdekaan.
Keterlambatan ini juga memunculkan pertanyaan publik mengenai transparansi penggunaan anggaran kecamatan.
“Kami masyarakat mendesak Camat harus segera memberikan penjelasan sekaligus memastikan hak para Paskibraka disalurkan, bila perlu Bupati Segera ganti camat,” tegasnya.
Terpisah sejumlah panitia HUT 17 Agustus dari Kecamatan Gane Barat ketika dikonfirmasi membenarkan terkait dengan adanya keterlambatan pembayaran honor tersebut.
“Iya belum lunas, karena anggaran sudah habis, tapi mungkin Camat balik dari Ibu Kabupaten sudah diselesaikan,”pungkasnya.
Editor : Admin Coretansatu.com









