Teror Bom Ikan Kembali Guncang Perairan Kayoa, Warga Desa Gunange Ngamuk dan Desak APH Segera Bertindak Tangkap Pelaku

- Penulis Berita

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak (bom ikan)

Foto: Praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak (bom ikan)

HALSEL,Coretansatu.com – Warga Desa Gunange, Kecamatan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, kembali mengeluhkan dugaan praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak (bom ikan) yang diduga terjadi di perairan belakang Pulau Gunange pada, Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 13.30 WIT.

Menurut keterangan salah seorang warga, Wando, suara ledakan terdengar dari arah belakang kampung atau belakang Pulau Gunange. Saat itu, sejumlah warga sedang berada di kebun yang lokasinya menghadap ke arah perairan tersebut.

“Sebelum terjadi ledakan, kami sempat melihat sebuah perahu yang mencurigakan. Kami bahkan sempat berteriak untuk mengusir mereka. Namun setelah kami pulang dari kebun, tidak lama kemudian terdengar suara ledakan dari arah laut,” ungkap Wando.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendengar suara ledakan tersebut, warga yang berada di kampung langsung berupaya mengejar perahu yang diduga digunakan pelaku. Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil karena perahu yang digunakan melaju dengan kecepatan tinggi.

“Warga langsung mengejar, tetapi perahu mereka sangat cepat sehingga tidak berhasil kami kejar,” katanya.

Wando menuturkan, dugaan praktik bom ikan bukan pertama kali terjadi di perairan Kecamatan Kayoa dan wilayah sekitarnya. Menurutnya, aktivitas tersebut sudah berulang kali terjadi dan semakin meresahkan masyarakat, khususnya para nelayan yang menggantungkan hidup dari hasil laut.

“Kejadian seperti ini sudah berulang kali terjadi di perairan Kayoa dan sekitarnya. Kami sudah muak karena sampai sekarang belum ada tindakan yang benar-benar memberikan efek jera kepada para pelaku,” ujarnya.

Ia mengaku masyarakat telah berkali-kali melaporkan dugaan praktik bom ikan kepada aparat penegak hukum (APH), bahkan melalui berbagai pemberitaan di media. Namun hingga kini, masyarakat menilai penanganannya belum maksimal.

“Kami berharap ada ketegasan dari aparat penegak hukum untuk memberikan efek jera kepada para pelaku,” pungkasnya.

Warga berharap aparat penegak hukum bersama instansi terkait segera meningkatkan patroli serta mengambil langkah tegas terhadap para pelaku.

Selain melanggar hukum, praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak juga berpotensi merusak terumbu karang, mengganggu ekosistem laut, dan mengancam keberlanjutan mata pencaharian masyarakat pesisir di Kecamatan Kayoa.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

NasDem Tegaskan Tunggakan Air Proyek PT Cimendang Sudah Lunas
Abai Fungsi Pengawasan, Karo BPBJ Malut Disinyalir Restui Pelanggaran Transparansi Pokja
Tab Evaluasi Mendadak Lenyap, BPJ Maluku Utara Diduga Main Mata dengan Kontraktor Titipan
Pemilik Paket Ganja Jakarta-Ternate Kabur, Dua Rekannya Dilepas
Sempat Disegel, Tambang PT IMM di Halsel Diam-Diam Beraktivitas Lagi Malam Hari
Kondisi Pelayanan Puskesmas Mafa Disorot, KNPI Halsel Desak Bupati Evaluasi Kapus
Gelar Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Polres Halsel Komitmen Hadir untuk Masyarakat 
Upaya Tumbuhkan Ekonomi Lokal, Harita Nickel Dorong Lahirnya Teknisi AC Residensial di Pulau Obi 

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:42

Teror Bom Ikan Kembali Guncang Perairan Kayoa, Warga Desa Gunange Ngamuk dan Desak APH Segera Bertindak Tangkap Pelaku

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:57

NasDem Tegaskan Tunggakan Air Proyek PT Cimendang Sudah Lunas

Sabtu, 4 Juli 2026 - 03:01

Abai Fungsi Pengawasan, Karo BPBJ Malut Disinyalir Restui Pelanggaran Transparansi Pokja

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:40

Tab Evaluasi Mendadak Lenyap, BPJ Maluku Utara Diduga Main Mata dengan Kontraktor Titipan

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:38

Pemilik Paket Ganja Jakarta-Ternate Kabur, Dua Rekannya Dilepas

Jumat, 3 Juli 2026 - 04:04

Kondisi Pelayanan Puskesmas Mafa Disorot, KNPI Halsel Desak Bupati Evaluasi Kapus

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:39

Gelar Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Polres Halsel Komitmen Hadir untuk Masyarakat 

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:24

Upaya Tumbuhkan Ekonomi Lokal, Harita Nickel Dorong Lahirnya Teknisi AC Residensial di Pulau Obi 

Berita Terbaru