Polemik Makan Bergizi Gratis di Kayoa Induk: Siswa Keluhkan Menu Tak Sesuai Standar Gizi

- Penulis Berita

Senin, 22 Juni 2026 - 09:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

HALSEL,Coretansatu.com — Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kayoa Induk, Kabupaten Halmahera Selatan, menuai sorotan setelah sejumlah siswa mengeluhkan kualitas makanan yang mereka terima dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Gurapin.

Keluhan tersebut muncul lantaran menu yang disajikan dinilai belum sepenuhnya memenuhi standar penyelenggaraan program MBG sebagaimana ketentuan pemerintah terkait pemenuhan gizi bagi peserta didik.

Berdasarkan penelusuran media ini, sejumlah siswa tingkat SD hingga SMP mengaku menerima menu makanan yang dianggap belum mencerminkan konsep “bergizi” dalam program nasional tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka menyebut menu yang diberikan lebih sering berupa nasi, lauk, dan sayuran tanpa tambahan pendukung gizi seperti susu atau komponen nutrisi lainnya yang diterima siswa di sejumlah daerah lain.

Salah seorang siswa SMP di Kecamatan Kayoa Induk mengungkapkan, menu MBG di sekolahnya selama ini belum banyak mengalami perubahan.

“Di sekolah kami biasanya hanya nasi, lauk, dan sayuran. Tidak ada tambahan seperti susu atau pendukung gizi lainnya seperti yang diterima sekolah lain,” ujarnya kepada wartawan, sembari meminta namanya tidak dipublikasikan.

Ia menilai, program yang bertujuan meningkatkan asupan gizi anak sekolah seharusnya tidak hanya berfokus pada pemberian makanan, tetapi juga memastikan kandungan nutrisi sesuai dengan tujuan utama MBG.

“Kalau namanya Makan Bergizi Gratis, tentu harus memenuhi unsur gizi dan nutrisi. Jangan sampai program ini hanya berjalan secara administrasi, tetapi kebutuhan siswa tidak terpenuhi,” tegasnya.

Keluhan tersebut disebut telah berlangsung cukup lama. Namun, hingga kini belum terlihat adanya evaluasi terbuka dari pihak pengelola terkait standar menu maupun kualitas pelayanan di dapur MBG tersebut.

Masyarakat berharap pihak terkait, termasuk pengelola SPPG dan instansi pengawas program MBG, segera melakukan evaluasi agar pelaksanaan program benar-benar memberikan manfaat sesuai tujuan pemerintah, yakni meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan peserta didik.

Sementara itu, pihak pengelola MBG Kecamatan Kayoa Induk masih dalam upaya konfirmasi wartawan terkait keluhan dan dugaan ketidaksesuaian standar tersebut.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Garis Polisi Cuma Pajangan? Tambang Emas Ilegal Kusubibi Tetap Bebas Beroperasi
PETI di Desa Kusubibi Halsel Kembali Beroperasi Meski Sering Ditertibkan, Bahan Kimia Berbahaya Juga Beredar Bebas
Tambang Emas Ilegal di Halmahera Selatan: Lolos dari Garis Polisi, Kubung dan Yaba Tetap Beroperasi
LKBHMI Cabang Ternate Datangi Penyidik Sat Reskrim Polres Ternate, Tindak Lanjut Dugaan Delik Pemalsuan Surat
Warga Desak Bupati Haltim Evaluasi Manajemen Puskesmas Dodaga Terkait Dugaan Monopoli dan Nepotisme
Warga Desa Yaba Gotong Royong Perbaiki Jalan dan Tiga Jembatan Rusak, Harapkan Perhatian Pemerintah
Oknum Polisi HalseL Akui Pukul Korban, Tawarkan Ganti Rugi Rp5 Juta dalam Mediasi!
Terbitkan Surat Efisiensi Tapi Beli Videotron Rp12,5 M, Ada Apa? 

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:04

Garis Polisi Cuma Pajangan? Tambang Emas Ilegal Kusubibi Tetap Bebas Beroperasi

Senin, 22 Juni 2026 - 16:42

PETI di Desa Kusubibi Halsel Kembali Beroperasi Meski Sering Ditertibkan, Bahan Kimia Berbahaya Juga Beredar Bebas

Senin, 22 Juni 2026 - 14:57

Tambang Emas Ilegal di Halmahera Selatan: Lolos dari Garis Polisi, Kubung dan Yaba Tetap Beroperasi

Senin, 22 Juni 2026 - 09:25

Polemik Makan Bergizi Gratis di Kayoa Induk: Siswa Keluhkan Menu Tak Sesuai Standar Gizi

Senin, 22 Juni 2026 - 05:54

LKBHMI Cabang Ternate Datangi Penyidik Sat Reskrim Polres Ternate, Tindak Lanjut Dugaan Delik Pemalsuan Surat

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:45

Warga Desa Yaba Gotong Royong Perbaiki Jalan dan Tiga Jembatan Rusak, Harapkan Perhatian Pemerintah

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:44

Oknum Polisi HalseL Akui Pukul Korban, Tawarkan Ganti Rugi Rp5 Juta dalam Mediasi!

Jumat, 19 Juni 2026 - 05:12

Terbitkan Surat Efisiensi Tapi Beli Videotron Rp12,5 M, Ada Apa? 

Berita Terbaru