Pengangguran Tidore Turun Bukan karena Pemda, Melainkan Efek Industri Nikel IWIP

- Penulis Berita

Sabtu, 13 Juni 2026 - 03:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Penghargaan diterima Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, pada acara Penganugerahan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026.

Foto: Penghargaan diterima Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, pada acara Penganugerahan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026.

TIDORE,Coretansatu.com — Pemerintah Kota Tidore Kepulauan sukses mengamankan alokasi Dana Insentif Fiskal sebesar Rp3 miliar dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk skala Regional Nusa Tenggara dan Maluku.

Penghargaan ini diraih atas keberhasilan Pemkot Tidore menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) hingga menyentuh angka 4,02 persen berdasarkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ).

Selain insentif fiskal, Kota Tidore juga berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk ke-12 kalinya secara beruntun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidore bahkan menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Maluku Utara yang melampaui target kepatuhan minimal nasional, dengan skor Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan BPK mencapai 77 persen. Dana segar tersebut rencananya akan langsung dialokasikan ke dalam APBD untuk memperkuat program penciptaan lapangan kerja baru dan pembangunan daerah.

Namun, pencapaian indikator makro ini menuai sorotan. Realitas di lapangan menunjukkan bahwa penurunan angka pengangguran di Tidore bukan dampak langsung dari efektivitas program ketenagakerjaan Pemda. Faktor utama penyerapan tenaga kerja secara masif justru dipicu oleh gelombang migrasi mandiri warga usia produktif Tidore yang bekerja di kawasan industri nikel raksasa, PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Halmahera Tengah.

Keterbatasan lapangan kerja domestik dan minimnya stimulus industri di dalam APBD Kota Tidore memaksa warga berpindah demi penghasilan stabil.

Di sisi lain, kebanggaan Pemkot Tidore sukses mengamankan alokasi Dana Insentif Fiskal sebesar Rp3 miliar dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk skala Regional Nusa Tenggara dan Maluku

diraih atas penekanan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) hingga menyentuh angka 4,02 persen dibayangi oleh kritik tajam dari Indonesia Corruption Watch (ICW) Merespons langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan suap audit di Pemkab Muara Enim Termasuk keterlibatan oknum BPK dan pihak swasta PT Millenium Solusi Abadi ICW menilai opini WTP kini telah bergeser menjadi komoditas dagang dan alat pencitraan politik.

ICW menegaskan bahwa status WTP tidak lagi mutlak mencerminkan pengelolaan keuangan yang bersih, melainkan target yang diburu kepala daerah semata-mata demi insentif fiskal dan citra politik.

“Opini audit BPK sudah menjadi komoditas dagang. Kasus korupsi yang melibatkan BPK terus berulang dengan modus serupa yaitu jual beli opini audit. Predikat WTP tidak lagi dimaknai sebagai hasil pengelolaan keuangan yang baik, tetapi diburu kepala daerah sebagai tiket mendapatkan insentif fiskal dan alat pencitraan politik,” kata Wana dalam keterangan tertulis, Jumat (12/6/2026).

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Sumber Berita : Amat

Berita Terkait

BPK Bongkar Potensi PAD Halmahera Tengah: Dari Reklame Liar Lelilef hingga Pajak Raksasa PLTU Kawasan Industri
Begal Hasil Tender Proyek MIN Halbar Rp3,6 M: Kakanwil dan Keponakannya Akal-Akali E-Katalog Demi Akomodir Kerabat
Pekerjaan Rumah Pemkab Halteng: Pengusaha THM Mengaku Buta Aturan
BARAH Puji Sinergi Polsek Mafa Amankan Barang Bukti Kayu
Imunitas yang Diamputasi: Menakar Batas Bicara Anggota Dewan
Sambut HUT ke-81 RI, PT IMM Salurkan Bantuan untuk Turnamen Pemdes Cup Perdana Di Desa Yaba
59 Napi Lapas Labuha Diusulkan Mendapatkan Remisi, Mayoritas Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak
Cegah Pesta Miras, Sat Samapta Polres Halsel Sasar Lokasi Rawan Kejahatan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:35

BPK Bongkar Potensi PAD Halmahera Tengah: Dari Reklame Liar Lelilef hingga Pajak Raksasa PLTU Kawasan Industri

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:53

Begal Hasil Tender Proyek MIN Halbar Rp3,6 M: Kakanwil dan Keponakannya Akal-Akali E-Katalog Demi Akomodir Kerabat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:28

Pekerjaan Rumah Pemkab Halteng: Pengusaha THM Mengaku Buta Aturan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:04

BARAH Puji Sinergi Polsek Mafa Amankan Barang Bukti Kayu

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:17

Sambut HUT ke-81 RI, PT IMM Salurkan Bantuan untuk Turnamen Pemdes Cup Perdana Di Desa Yaba

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:45

59 Napi Lapas Labuha Diusulkan Mendapatkan Remisi, Mayoritas Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:22

Cegah Pesta Miras, Sat Samapta Polres Halsel Sasar Lokasi Rawan Kejahatan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:26

PT JAS Diduga Cemari Sungai di Halmahera Timur, FORMAPAS MALUT Desak Kementerian ESDM dan Satgas PKH Bertindak

Berita Terbaru

Foto: Barang bukti sitaan Tim Penegakan Hukum (Gakkum) KPH.

Maluku Utara

BARAH Puji Sinergi Polsek Mafa Amankan Barang Bukti Kayu

Selasa, 11 Agu 2026 - 06:04