Skandal Dana Desa Hager Mencuat: Aset Mewah Muncul Mendadak, Warga Desak Audit Total 

- Penulis Berita

Kamis, 16 April 2026 - 04:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kantor Desa Hager Kecamatan Oba Selatan, Kota Tidore Kepulauan

Foto: Kantor Desa Hager Kecamatan Oba Selatan, Kota Tidore Kepulauan

TIDORE,Coretansatu.com – Dugaan penyimpangan pengelolaan dana desa di Desa Hager, Kecamatan Oba Selatan, Kota Tidore Kepulauan, akhirnya mencuat ke ruang publik. Gelombang kecurigaan warga yang selama ini terpendam kini berubah menjadi tekanan terbuka, menyusul fakta soal lonjakan aset aparat desa yang dinilai sangat janggal dan tidak masuk akal.

Sorotan ini paling mengarah langsung kepada Bendahara Desa Hager, Sahbar. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat, ia diduga memiliki sejumlah aset mencolok dalam waktu yang relatif singkat. Mulai dari kendaraan pribadi, usaha layanan keuangan BRILink, hingga depot air minum isi ulang yang aktif beroperasi.

Tak kalah mencuri perhatian, Kepala Desa Hager, Munir Mahmud, juga ikut terseret dalam pusaran isu. Ia dikabarkan tengah membangun rumah baru dengan nilai yang diperkirakan tidak sedikit. Perubahan ekonomi yang terjadi secara drastis dan mendadak ini dinilai publik sebagai anomali besar yang wajib ditelusuri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini sudah tidak wajar. Lonjakannya terlalu cepat. Kalau memang bersih dan halal, kenapa tidak dibuka saja semua ke publik untuk membuktikannya?” ujar salah satu warga dengan nada tegas.

Pemicu utama kemarahan warga adalah minimnya keterbukaan informasi. Warga mengaku selama ini tidak pernah mendapatkan laporan rinci mengenai penggunaan anggaran dana desa, baik melalui forum musyawarah maupun papan pengumuman resmi.

Kondisi yang tertutup rapat ini memperkuat dugaan kuat adanya pengelolaan keuangan yang menyimpang dan berpotensi merugikan masyarakat. Situasi ini kini disebut warga sebagai “bom waktu” yang siap meledak lebih besar jika tidak segera ditangani secara profesional dan terbuka.

Tekanan publik kini mengerucut pada tuntutan keras agar Inspektorat Kota Tidore Kepulauan segera melakukan audit investigatif secara total dan tanpa kompromi. Tidak hanya itu, aparat penegak hukum juga didorong turun tangan mengusut indikasi tindak pidana korupsi yang terlihat sangat jelas.

“Jangan tunggu gaduh lebih besar. Audit sekarang, buka datanya ke publik, dan kalau terbukti ada pelanggaran, proses hukum sampai tuntas!” tegas warga.

Hingga berita ini dipublish, belum ada satu pun klarifikasi resmi atau pembelaan diri dari Pemerintah Desa Hager. Sikap diam yang ditunjukkan justru semakin memperkeruh suasana dan memicu spekulasi yang kian liar di tengah masyarakat.

Kasus ini kini menjadi ujian nyata bagi komitmen transparansi dan penegakan hukum di daerah. Publik kini menunggu dengan sabar: apakah dugaan busuk ini akan dibongkar habis, atau justru ditutup-tutupi dan hilang tanpa kejelasan.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Gunakan Sertifikat Rumah Warga, Suratin Hukum Terancam Dipolisikan
Lobi Pusat Jadi Kunci, Nazla Tunjukkan Cara Bangun Daerah di Tengah Efisiensi Anggaran
BPK Bongkar Potensi PAD Halmahera Tengah: Dari Reklame Liar Lelilef hingga Pajak Raksasa PLTU Kawasan Industri
Begal Hasil Tender Proyek MIN Halbar Rp3,6 M: Kakanwil dan Keponakannya Akal-Akali E-Katalog Demi Akomodir Kerabat
Pekerjaan Rumah Pemkab Halteng: Pengusaha THM Mengaku Buta Aturan
BARAH Puji Sinergi Polsek Mafa Amankan Barang Bukti Kayu
Imunitas yang Diamputasi: Menakar Batas Bicara Anggota Dewan
Sambut HUT ke-81 RI, PT IMM Salurkan Bantuan untuk Turnamen Pemdes Cup Perdana Di Desa Yaba

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:32

Gunakan Sertifikat Rumah Warga, Suratin Hukum Terancam Dipolisikan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:28

Lobi Pusat Jadi Kunci, Nazla Tunjukkan Cara Bangun Daerah di Tengah Efisiensi Anggaran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:35

BPK Bongkar Potensi PAD Halmahera Tengah: Dari Reklame Liar Lelilef hingga Pajak Raksasa PLTU Kawasan Industri

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:53

Begal Hasil Tender Proyek MIN Halbar Rp3,6 M: Kakanwil dan Keponakannya Akal-Akali E-Katalog Demi Akomodir Kerabat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:28

Pekerjaan Rumah Pemkab Halteng: Pengusaha THM Mengaku Buta Aturan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:30

Imunitas yang Diamputasi: Menakar Batas Bicara Anggota Dewan

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:17

Sambut HUT ke-81 RI, PT IMM Salurkan Bantuan untuk Turnamen Pemdes Cup Perdana Di Desa Yaba

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:45

59 Napi Lapas Labuha Diusulkan Mendapatkan Remisi, Mayoritas Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru