Rumpon Demplot Loleo Hasilkan 2,5 Ton Ikan, Dongkrak Pendapatan Nelayan Weda Selatan

- Penulis Berita

Sabtu, 11 April 2026 - 14:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Hasil dari Kelompok Nelayan

Foto: Hasil dari Kelompok Nelayan

HALTENG,Coretansatu.com – Aktivitas perikanan di Desa Loleo, Kecamatan Weda Selatan, menunjukkan tren positif yang menggembirakan. Melalui pemanfaatan sarana rompon dalam program demplot, kelompok nelayan setempat berhasil meningkatkan hasil tangkapan secara signifikan sejak awal tahun 2026.

Ketua Kelompok Demplot, Badrin Samin, mengungkapkan bahwa sejak Februari 2026 para nelayan mulai merasakan dampak nyata dari peningkatan hasil tangkapan. Dalam satu bulan, total tangkapan bisa mencapai sekitar 600 kilogram hanya dari empat kali melaut.

“Penangkapan ikan kami sesuaikan dengan kondisi cuaca di laut, tetapi sejak adanya rompon, hasil tangkapan menjadi lebih stabil dan meningkat,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama periode Februari hingga April 2026, total tangkapan ikan jenis madidihang dan cakalang mencapai 1.088 kilogram. Hasil tersebut diperoleh dari beberapa kali aktivitas melaut dengan variasi tangkapan yang cukup baik di setiap perjalanan.

Secara individu, kontribusi anggota kelompok juga cukup signifikan. Bendahara kelompok, Basir La Adi, mencatat hasil tangkapan 54 kilogram. Sementara La Ali mengumpulkan 222 kilogram, disusul La Meki 126 kilogram, Ismail 264 kilogram, dan Wardi 192 kilogram.

Jika diakumulasikan, total produksi ikan dari kelompok ini mencapai 2.546 kilogram atau sekitar 2,5 ton. Dengan harga jual rata-rata Rp25.000 per kilogram, nilai ekonomi yang dihasilkan mencapai Rp63.650.000.

Badrin menegaskan bahwa bantuan dua unit rumpon melalui Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) sangat membantu nelayan dalam meningkatkan produktivitas. Keberadaan rumpon memudahkan ikan berkumpul di satu titik sehingga proses penangkapan menjadi lebih efisien.

Di sisi lain, Koordinator Kabupaten Program TEKAD Halmahera Tengah, Ataki Ismail, menilai wilayah laut Halmahera Tengah memiliki potensi besar yang perlu dimanfaatkan secara optimal.

“Potensi perikanan di Halmahera Tengah sangat melimpah. Dengan adanya fasilitas seperti rompon, nelayan dapat lebih mudah menangkap ikan, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan,” jelasnya, Sabtu (11/04/2026).

Ia berharap keberhasilan kelompok nelayan di Desa Loleo dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat pesisir lainnya untuk mengembangkan sektor perikanan secara berkelanjutan.

Sebagai penutup, Ketua Kelompok Demplot menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, khususnya para fasilitator kecamatan dan kabupaten serta Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Halmahera Tengah yang aktif mendampingi kelompok.

Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat mampu mendorong peningkatan ekonomi lokal berbasis potensi sumber daya laut.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Sumber Berita : Delon

Berita Terkait

IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara
Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal
Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 
Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo
Bongkar Praktik Mafia BBM di Halsel: Oknum SPBUN Sayoang Diduga Suplai Solar ke Kapal Tangker EVEREST XL
Lompatan Kasus HIV/AIDS di Maluku Utara: Halmahera Utara dan Ternate Jadi Episentrum Tertinggi
IMM Malut Desak Kapolda Evaluasi Kapolres Halsel Terkait Maraknya Tambang Emas Ilegal
PETI di Halsel Menjamur, Komitmen Kapolres Hendra Gunawan Dipertanyakan

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:16

IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:03

Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:16

Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02

Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:09

Bongkar Praktik Mafia BBM di Halsel: Oknum SPBUN Sayoang Diduga Suplai Solar ke Kapal Tangker EVEREST XL

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:28

IMM Malut Desak Kapolda Evaluasi Kapolres Halsel Terkait Maraknya Tambang Emas Ilegal

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:48

PETI di Halsel Menjamur, Komitmen Kapolres Hendra Gunawan Dipertanyakan

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:48

LKBHMI Desak Propam Turun Tangan Dugaan Kekerasan Kabag Ops Polres Ternate Dalam Pengamanan Aksi HMI Cabang Ternate

Berita Terbaru