THR ASN-PPPK Ternate Molor: Walikota Janji Bayar Awal April, Evaluasi Total Dilakukan

- Penulis Berita

Senin, 30 Maret 2026 - 05:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi

Foto ilustrasi

TERNATE,Coretansatu.com – Polemik keterlambatan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kota Ternate akhirnya menemukan titik terang setelah Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka pada Senin (30/3/2026). Permintaan maaf tersebut disampaikan usai janji pembayaran sebelum Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah tak terealisasi.

Acara berlangsung saat apel perdana pasca-Lebaran yang dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal di halaman Kantor Wali Kota Ternate. Dalam sambutannya, Wali Kota mengakui adanya kelalaian yang menyebabkan keterlambatan hak yang seharusnya diterima oleh seluruh ASN dan PPPK penuh waktu di lingkungan Pemkot Ternate.

“Saya atas nama Pemerintah Kota Ternate menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh ASN dan PPPK atas keterlambatan pembayaran THR. Ini menjadi perhatian serius dan akan segera kami selesaikan,” tegas Tauhid di hadapan ribuan peserta apel.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga memastikan bahwa pembayaran THR akan dilakukan pada awal April 2026 mendatang, sekaligus berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Polemik ini mulai mencuat setelah Sekretaris Kota Ternate, Rizal Marsaoly, selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Ternate, beberapa kali menyampaikan janji bahwa THR akan dicairkan sebelum hari raya. Janji tersebut disampaikan dalam sejumlah kesempatan, antara lain saat kegiatan di Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ternate.

Namun hingga Hari Raya Idulfitri tiba, pembayaran tidak kunjung dilakukan, yang kemudian menimbulkan kekecewaan di kalangan aparatur. Kondisi ini semakin menjadi sorotan publik mengingat Rizal diketahui memiliki hubungan kekerabatan sebagai ipar dari Wali Kota Ternate.

Keterlambatan tersebut akhirnya mendorong Wali Kota untuk turun tangan langsung, menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf secara terbuka guna meredam ketegangan yang mulai berkembang di internal birokrasi Pemkot Ternate.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Gunakan Sertifikat Rumah Warga, Suratin Hukum Terancam Dipolisikan
Lobi Pusat Jadi Kunci, Nazla Tunjukkan Cara Bangun Daerah di Tengah Efisiensi Anggaran
BPK Bongkar Potensi PAD Halmahera Tengah: Dari Reklame Liar Lelilef hingga Pajak Raksasa PLTU Kawasan Industri
Begal Hasil Tender Proyek MIN Halbar Rp3,6 M: Kakanwil dan Keponakannya Akal-Akali E-Katalog Demi Akomodir Kerabat
Pekerjaan Rumah Pemkab Halteng: Pengusaha THM Mengaku Buta Aturan
BARAH Puji Sinergi Polsek Mafa Amankan Barang Bukti Kayu
Imunitas yang Diamputasi: Menakar Batas Bicara Anggota Dewan
Sambut HUT ke-81 RI, PT IMM Salurkan Bantuan untuk Turnamen Pemdes Cup Perdana Di Desa Yaba

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:32

Gunakan Sertifikat Rumah Warga, Suratin Hukum Terancam Dipolisikan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:28

Lobi Pusat Jadi Kunci, Nazla Tunjukkan Cara Bangun Daerah di Tengah Efisiensi Anggaran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:35

BPK Bongkar Potensi PAD Halmahera Tengah: Dari Reklame Liar Lelilef hingga Pajak Raksasa PLTU Kawasan Industri

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:53

Begal Hasil Tender Proyek MIN Halbar Rp3,6 M: Kakanwil dan Keponakannya Akal-Akali E-Katalog Demi Akomodir Kerabat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:28

Pekerjaan Rumah Pemkab Halteng: Pengusaha THM Mengaku Buta Aturan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:30

Imunitas yang Diamputasi: Menakar Batas Bicara Anggota Dewan

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:17

Sambut HUT ke-81 RI, PT IMM Salurkan Bantuan untuk Turnamen Pemdes Cup Perdana Di Desa Yaba

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:45

59 Napi Lapas Labuha Diusulkan Mendapatkan Remisi, Mayoritas Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru