Puluhan Ton BBM Diduga Diselundupkan Ke Halteng: Jalur Jailolo–Loloda–Sofifi Disorot, Polisi Diminta Bertindak!”

- Penulis Berita

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

HALTENG,Coretansatu.com – Dugaan praktik mafia bahan bakar minyak (BBM) kembali mencuat di Kabupaten Halmahera Tengah. Aparat kepolisian, khususnya Polres Halteng, didesak memperketat pengawasan terhadap masuknya puluhan ton BBM dari wilayah Jailolo, Loloda, hingga Sofifi yang diduga mengalir ke sejumlah desa di lingkar tambang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, distribusi BBM dalam jumlah besar itu diduga masuk melalui jalur darat, lalu disalurkan secara sistematis ke beberapa titik di Halmahera Tengah. Aktivitas tersebut disebut-sebut berlangsung hampir setiap hari tanpa pengawasan ketat dari aparat terkait.

Sejumlah warga menyoroti Desa Lokulamo, Lelilef, Sawai, hingga Sagea sebagai titik yang kerap menjadi lokasi penampungan maupun peredaran BBM tersebut. Di wilayah-wilayah ini, kendaraan pengangkut BBM dalam jumlah besar sering terlihat keluar masuk pada malam hari bahkan di siang hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat menduga BBM yang didatangkan dari luar wilayah itu tidak seluruhnya memiliki izin distribusi resmi. Bahkan, sebagian di antaranya diduga diperjualbelikan kembali dengan harga yang jauh lebih tinggi untuk memenuhi kebutuhan industri maupun aktivitas tertentu di kawasan lingkar tambang.

Kondisi ini memicu keresahan warga. Mereka menilai peredaran BBM dalam skala besar yang tidak diawasi secara ketat berpotensi merugikan negara sekaligus memperparah kelangkaan BBM bagi masyarakat umum.

Selain itu, keberadaan mafia BBM dinilai dapat menciptakan jaringan bisnis ilegal yang semakin kuat jika tidak segera ditindak. Warga khawatir praktik ini melibatkan aktor-aktor tertentu yang selama ini bermain di balik distribusi BBM di wilayah tersebut.

Karena itu, masyarakat mendesak Polres Halteng agar tidak tinggal diam dan segera melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap jalur distribusi BBM yang masuk dari Jailolo, Loloda, hingga Sofifi menuju Halmahera Tengah.

Pengetatan pengawasan di jalur Jalur utama dari sofifi, dan setiap mobil yang mencurigakan diminta agar di periksa  dikarenakan akses transportasi darat dinilai menjadi langkah penting untuk memutus rantai distribusi ilegal tersebut. Aparat juga diminta menindak tegas pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam praktik mafia BBM.

Jika dibiarkan berlarut-larut, warga khawatir praktik ini akan semakin merajalela dan menjadikan sejumlah desa di Halteng sebagai pusat peredaran BBM ilegal. Mereka berharap aparat penegak hukum segera turun tangan agar hukum benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu.

Facebook Comments Box

Editor : Editor_Coretansatu

Sumber Berita : Taslim Barakati

Berita Terkait

Gunakan Sertifikat Rumah Warga, Suratin Hukum Terancam Dipolisikan
Lobi Pusat Jadi Kunci, Nazla Tunjukkan Cara Bangun Daerah di Tengah Efisiensi Anggaran
BPK Bongkar Potensi PAD Halmahera Tengah: Dari Reklame Liar Lelilef hingga Pajak Raksasa PLTU Kawasan Industri
Begal Hasil Tender Proyek MIN Halbar Rp3,6 M: Kakanwil dan Keponakannya Akal-Akali E-Katalog Demi Akomodir Kerabat
Pekerjaan Rumah Pemkab Halteng: Pengusaha THM Mengaku Buta Aturan
BARAH Puji Sinergi Polsek Mafa Amankan Barang Bukti Kayu
Imunitas yang Diamputasi: Menakar Batas Bicara Anggota Dewan
Sambut HUT ke-81 RI, PT IMM Salurkan Bantuan untuk Turnamen Pemdes Cup Perdana Di Desa Yaba

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:32

Gunakan Sertifikat Rumah Warga, Suratin Hukum Terancam Dipolisikan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:28

Lobi Pusat Jadi Kunci, Nazla Tunjukkan Cara Bangun Daerah di Tengah Efisiensi Anggaran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:35

BPK Bongkar Potensi PAD Halmahera Tengah: Dari Reklame Liar Lelilef hingga Pajak Raksasa PLTU Kawasan Industri

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:53

Begal Hasil Tender Proyek MIN Halbar Rp3,6 M: Kakanwil dan Keponakannya Akal-Akali E-Katalog Demi Akomodir Kerabat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:28

Pekerjaan Rumah Pemkab Halteng: Pengusaha THM Mengaku Buta Aturan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:30

Imunitas yang Diamputasi: Menakar Batas Bicara Anggota Dewan

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:17

Sambut HUT ke-81 RI, PT IMM Salurkan Bantuan untuk Turnamen Pemdes Cup Perdana Di Desa Yaba

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:45

59 Napi Lapas Labuha Diusulkan Mendapatkan Remisi, Mayoritas Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru