Mutasi Kasi Pidsus Kejari Sungai Penuh Terjawab, Publik Soroti Penanganan Kasus Korupsi

- Penulis Berita

Selasa, 27 Januari 2026 - 03:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa, Yogi Purnomo

Foto Istimewa, Yogi Purnomo

SUNGAI PENUH,Coretansatu.com — Teka-teki terkait kepindahan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Yogi Purnomo, akhirnya terjawab. Setelah sebelumnya hanya berkembang sebagai rumor di tengah masyarakat, mutasi tersebut kini dipastikan kebenarannya,Selasa/27/01/2026.

Mutasi Yogi Purnomo terjadi di saat yang bersangkutan tengah intens menangani perkara dugaan korupsi pekerjaan Penunjukan Langsung (PL) pembangunan Kantor Camat Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci. Kondisi ini pun memicu beragam spekulasi dan perhatian publik.

Sebagaimana dilansir media online Coretansatu.com, Yogi Purnomo membenarkan bahwa dirinya resmi dimutasi ke Kejaksaan Negeri Majalengka, Jawa Barat. Mutasi tersebut merupakan bagian dari kebijakan penyegaran organisasi di lingkungan Kejaksaan dan dijadwalkan efektif mulai 29 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama menjabat sebagai Kasi Pidsus Kejari Sungai Penuh, Yogi Purnomo dikenal aktif menangani sejumlah perkara dugaan tindak pidana korupsi. Namun, di tengah kiprahnya tersebut, muncul pula sorotan publik terkait beberapa penanganan perkara yang dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Salah satu kasus yang menjadi perhatian masyarakat adalah proyek pembangunan tembok penahan Kantor Camat Tanah Cogok (Tanco) dengan nilai anggaran di bawah Rp400 juta yang dilaksanakan melalui mekanisme penunjukan langsung. Kasus ini diketahui mendapat penanganan intensif sejak awal dan menjadi sorotan luas.

Di sisi lain, laporan gabungan wartawan dan LSM terkait dugaan korupsi Dana Desa Pelayang Raya yang telah lama disampaikan ke aparat penegak hukum hingga kini belum menunjukkan kejelasan perkembangan. Kondisi serupa juga terjadi pada laporan LSM Geransi terkait dugaan penyimpangan proyek Bandara Depati Parbo Tahun Anggaran 2024 dengan nilai anggaran sekitar Rp24 miliar, yang hingga kini belum ada informasi resmi mengenai tindak lanjut penanganannya.

Situasi tersebut memunculkan persepsi di tengah masyarakat bahwa penanganan perkara dugaan korupsi di wilayah Sungai Penuh dan Kerinci terkesan dilakukan secara tebang pilih.

Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Kejaksaan Negeri Sungai Penuh yang menjelaskan secara rinci progres masing-masing laporan tersebut.
Seorang warga Sungai Penuh yang enggan disebutkan namanya berharap, mutasi Yogi Purnomo dapat menjadi momentum evaluasi menyeluruh dalam penegakan hukum, khususnya pada penanganan perkara tindak pidana korupsi.

“Kami berharap ke depan tidak ada lagi penanganan kasus yang terkesan tebang pilih. Semua laporan harus diproses secara adil dan transparan,” ujarnya.
Mutasi ini pun menjadi harapan baru bagi publik agar penegakan hukum di wilayah Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci ke depan dapat berjalan lebih profesional, transparan, serta bebas dari persepsi ketidakadilan.

Facebook Comments Box

Editor : Editor_Coretansatu

Sumber Berita : Zakaria

Berita Terkait

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel
Terima Hibah Rp4,8 Miliar saat Daerah Defisit, Kejari Tidore Dilaporkan ke Jamwas
Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar
IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara
Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal
Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 
Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo
Bongkar Praktik Mafia BBM di Halsel: Oknum SPBUN Sayoang Diduga Suplai Solar ke Kapal Tangker EVEREST XL

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:27

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Minggu, 28 Juni 2026 - 05:28

Terima Hibah Rp4,8 Miliar saat Daerah Defisit, Kejari Tidore Dilaporkan ke Jamwas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:37

Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:16

IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:03

Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02

Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:09

Bongkar Praktik Mafia BBM di Halsel: Oknum SPBUN Sayoang Diduga Suplai Solar ke Kapal Tangker EVEREST XL

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:59

Lompatan Kasus HIV/AIDS di Maluku Utara: Halmahera Utara dan Ternate Jadi Episentrum Tertinggi

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Maluku Utara

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Minggu, 28 Jun 2026 - 06:27