Galian C Diduga Ilegal Menggila Di Kelurahan Guruapin Kota Sofifi, APH Diminta Tindak Tegas Oknum Yang Terlibat

- Penulis Berita

Kamis, 8 Januari 2026 - 04:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto, Galian C Diduga ilegal beroperasi di Kelurahan guruapin

Foto, Galian C Diduga ilegal beroperasi di Kelurahan guruapin

Sofifi,Coretansatu.com – Aktivitas galian C yang diduga ilegal kian menggila di Kelurahan Guruapin, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, tepatnya di jantung provinsi Maluku Utara (Sofifi). Ironisnya, praktik perusakan lingkungan tersebut berlangsung terang-terangan dan nyaris tanpa hambatan, meski lokasinya tidak jauh dari pusat pemerintahan Provinsi Maluku Utara, Kamis/08/01/2026.

Warga setempat menunjukkan, sebuah gunung di kawasan tersebut terus dikeruk menggunakan alat berat. Material tanah dan batu diangkut keluar lokasi setiap hari, meninggalkan tebing curam dan kondisi alam yang rusak parah, seolah hukum tak lagi memiliki daya di wilayah itu.

Yang lebih Mengejutkan lagi, aktivitas galian C ini berlangsung di jalur lama Kelurahan Guruapin, area yang dinilai rawan bencana. Warga mengaku resah karena struktur tanah yang terkoyak berpotensi besar memicu longsor besar-besaran jika hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau hujan sedikit saja sudah mengkhawatirkan, apalagi hujan deras berhari-hari. Kami takut tertimbun,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya. Kekhawatiran ini bukan tanpa alasan, mengingat kemiringan tebing yang semakin ekstrem akibat pengerukan brutal.

Hingga kini, pemilik atau penanggung jawab galian C tersebut belum diketahui secara pasti. Tidak ada papan proyek, izin usaha, maupun informasi resmi yang menjelaskan legalitas aktivitas tersebut, memperkuat dugaan bahwa operasi ini berjalan secara ilegal dan sembunyi-sembunyi.

Foto, kondisi tebing yang curam akibat aktivitas galian C

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius di tengah masyarakat, mengapa aparat penegak hukum terkesan tutup mata? Padahal, dampak lingkungan dan ancaman keselamatan warga sudah nyata di depan mata.

Warga menilai pembiaran ini berpotensi menjadi preseden buruk, seolah-olah pelaku perusakan lingkungan dapat beroperasi bebas selama memiliki “perlindungan tak kasat mata”. Ketiadaan tindakan tegas semakin menambah kecurigaan publik.

Masyarakat Kelurahan Guruapin pun mendesak kepolisian, pemerintah daerah, dan instansi terkait untuk segera turun langsung ke lokasi. Mereka meminta agar aktivitas galian C tersebut dihentikan sementara dan dilakukan penyelidikan menyeluruh terhadap pihak-pihak yang terlibat.

Jika dibiarkan berlarut-larut, warga khawatir kerusakan lingkungan ini akan berubah menjadi bencana kemanusiaan, dan saat itu terjadi, kealpaan aparat hari ini akan tercatat sebagai bagian dari tragedi yang seharusnya bisa dicegah.

Facebook Comments Box

Editor : Editor_Coretansatu

Sumber Berita : Taslim Barakati

Berita Terkait

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel
Terima Hibah Rp4,8 Miliar saat Daerah Defisit, Kejari Tidore Dilaporkan ke Jamwas
Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar
IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara
Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal
Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 
Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo
Bongkar Praktik Mafia BBM di Halsel: Oknum SPBUN Sayoang Diduga Suplai Solar ke Kapal Tangker EVEREST XL

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:27

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Minggu, 28 Juni 2026 - 05:28

Terima Hibah Rp4,8 Miliar saat Daerah Defisit, Kejari Tidore Dilaporkan ke Jamwas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:37

Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:16

IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:03

Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02

Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:09

Bongkar Praktik Mafia BBM di Halsel: Oknum SPBUN Sayoang Diduga Suplai Solar ke Kapal Tangker EVEREST XL

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:59

Lompatan Kasus HIV/AIDS di Maluku Utara: Halmahera Utara dan Ternate Jadi Episentrum Tertinggi

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Maluku Utara

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Minggu, 28 Jun 2026 - 06:27