Nama Lausu Pemilik KT Lalubi Ikut Terseret  Ilegal Logging di Gane Timur 

- Penulis Berita

Sabtu, 22 November 2025 - 00:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Somel Milik Lausu Desa lalubi

Foto: Somel Milik Lausu Desa lalubi

HALSEL,Coretansatu.com — Dugaan praktik ilegal logging di Kecamatan Gane Timur, Halmahera Selatan, kembali menyeruak dan kian memantik kemarahan publik.

Sorotan kini tertuju pada Usaha Somel KT Lalubi Cemerlang, sebuah tempat penggergajian kayu di Desa Lalubi yang dikelola warga setempat bernama Lausu. Somel ini diduga kuat menjadi simpul penting dalam jaringan aliran kayu ilegal dari kawasan hutan Gane Timur.

Warga mengungkap, somel tersebut hampir setiap hari menerima pasokan kayu balok dari kawasan hutan yang jelas tidak memiliki izin resmi. Kayu-kayu itu ditebang di hutan sekitar wilayah transmigrasi Lalubi hingga Sumber Makmur, lalu diangkut menggunakan oto dam dan mobil L300 menuju lokasi penggergajian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jenis kayu yang diolah pun bukan sembarangan, seperti meranti dan rimba campuran, kayu kelas dua yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Lebih mengejutkan, izin Hutan Hak KT Lalubi Cemerlang disebut telah kedaluwarsa sejak lama, tetapi aktivitas penebangan, pengangkutan, hingga penggergajian tetap berjalan tanpa tersentuh penegakan hukum.

Dilokasi somel, ditemukan tumpukan kayu kelas dua berbagai jenis, bahkan sekitar 10 kobit kayu telah di angkut menggunakan mobil ekspedisi siap dikirim ke Ternate. Kegiatan ini berlangsung terang-terangan, seolah kebal dari hukum.

Warga setempat pun angkat suara. Mereka menyebut, bukan hanya Polsek dan Polres Halsel, bahkan Polda Malut sekalipun tampak tidak berkutik menghentikan kegiatan tersebut.

“Kegiatan itu pasti ada bekingan aparat. Meski izinnya diduga sudah kadaluarsa dan jelas-jelas melanggar aturan, tapi tetap saja dibiarkan beraktivitas,” ungkap seorang warga setempat tak mau namanya digubris.

Konsekuensi dari pembiaran ini sangat serius. Ilegal logging yang terus berlangsung bukan hanya mempercepat kerusakan hutan Gane Timur, tetapi juga menghilangkan potensi ekonomi daerah serta membuka ruang bagi praktik rente dan mafia kayu.

Ironisnya, saat tim Coretansatu.com mencoba mengonfirmasi pemilik KT Lalubi Cemerlang di lokasi somel, yang bersangkutan hanya tidur mules dan tidak merespons, meski para pekerja telah berulang kali memanggil.

Sikap bungkam ini justru semakin memperkuat dugaan adanya kejanggalan dalam aktivitas usaha tersebut. Sementara itu, Polsek setempat masi dalam upaya konfirmasi.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Dinas Perkim dan Kejari Tidore Diduga Bersekongkol: Tega Kuras Anggaran Rakyat Rp4,8 M di Tengah Defisit
Diduga Kejar Untung, Direktur PT Cimendang Sakti Kontrakindo Tinggalkan Utang
Eks Anggota DPRD Halsel Diduga Jadi Mafia Minyak Tanah, Jual BBM Subsidi Rp10 Ribu Per Liter
Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel
Terima Hibah Rp4,8 Miliar saat Daerah Defisit, Kejari Tidore Dilaporkan ke Jamwas
Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar
IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara
Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:44

Dinas Perkim dan Kejari Tidore Diduga Bersekongkol: Tega Kuras Anggaran Rakyat Rp4,8 M di Tengah Defisit

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:19

Diduga Kejar Untung, Direktur PT Cimendang Sakti Kontrakindo Tinggalkan Utang

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:30

Eks Anggota DPRD Halsel Diduga Jadi Mafia Minyak Tanah, Jual BBM Subsidi Rp10 Ribu Per Liter

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:27

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:37

Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:16

IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:03

Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:16

Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Maluku Utara

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Minggu, 28 Jun 2026 - 06:27