Reses di Desa Yaba, Hi Sagaf Sentil Camat Mangkir dan Desak Gubernur Perbaiki Jalan “Emergensi!

- Penulis Berita

Selasa, 28 Oktober 2025 - 08:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Halmahera Selatan, Hi Sagaf Hi Taha, memanfaatkan reses di Desa Yaba untuk menyerap aspirasi warga, meninjau fasilitas umum, hingga memberikan teguran keras kepada Camat Bacan Barat Utara yang dinilai kurang disiplin.

Anggota DPRD Halmahera Selatan, Hi Sagaf Hi Taha, memanfaatkan reses di Desa Yaba untuk menyerap aspirasi warga, meninjau fasilitas umum, hingga memberikan teguran keras kepada Camat Bacan Barat Utara yang dinilai kurang disiplin.

HALSEL,Coretansatu.com — Hi Sagaf Hi Taha, anggota DPRD Halmahera Selatan dari Fraksi Golkar, tak hanya menyerap aspirasi saat reses di Desa Yaba, Kecamatan Bacan Barat Utara. Ia juga tak segan memberikan teguran keras kepada Camat Bacan Barat Utara, Saiful Hasan, karena dinilai kurang disiplin dalam menjalankan tugas.

“Camat jangan sering-sering tidak ada di kantor! Masyarakat butuh pemimpin yang hadir dan responsif terhadap masalah mereka,” tegas Hi Sagaf saat berdialog dengan warga dan perangkat desa, Selasa (28/10/2025).

Selain menyentil soal kedisiplinan camat, Hi Sagaf juga menyoroti kondisi infrastruktur dan pelayanan publik di Desa Yaba. Ia meninjau jembatan penghubung desa yang menjadi akses utama warga, serta Puskesmas Yaba yang membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jembatan ini vital bagi mobilitas warga. Puskesmas juga harus dilengkapi fasilitasnya, termasuk ambulans yang sudah lama rusak. Jangan sampai warga kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan karena masalah seperti ini,” ujarnya.

Dalam kunjungannya ke Puskesmas Yaba, Hi Sagaf menerima usulan dari KTU Puskesmas terkait pembangunan rumah dinas di lokasi Geti Lama dan perbaikan ambulans yang rusak. Ia berjanji akan menyampaikan aspirasi ini kepada pihak eksekutif agar segera ditindaklanjuti.

Hi Sagaf juga memastikan program penanganan stunting di Desa Yaba berjalan dengan baik. Ia mengapresiasi upaya tenaga kesehatan dalam menekan angka stunting, namun mengingatkan agar pendataan dan penanganan anak stunting dilakukan secara berkelanjutan.

Tak hanya fokus pada masalah internal desa, Hi Sagaf juga menyoroti kondisi jalan Yaba-Sayoang yang semakin memprihatinkan. Ia mendesak Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, untuk menjadikan perbaikan jalan ini sebagai prioritas pembangunan tahun anggaran 2026.

“Jalan Yaba-Sayoang ini sudah masuk kategori emergensi! Ini jalur vital bagi aktivitas masyarakat dua desa. Kalau tidak segera diperbaiki, dampaknya akan semakin buruk,” tegasnya.

Melalui kegiatan reses ini, Hi Sagaf berharap seluruh aspirasi masyarakat Desa Yaba dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan daerah ke depan. Ia menekankan bahwa kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat adalah bentuk tanggung jawab moral untuk memastikan pembangunan berjalan merata di seluruh pelosok Halmahera Selatan.

Reses Hi Sagaf di Desa Yaba bukan sekadar seremonial. Ia membuktikan diri sebagai wakil rakyat yang berani “pasang badan” untuk membela kepentingan masyarakat. Kini, bola ada di tangan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan. Akankah mereka menjawab tantangan Hi Sagaf dan mewujudkan harapan warga Desa Yaba? Waktu yang akan menjawab.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Praktisi Hukum Ingatkan Pemkot Tidore: Hibah Rp4,8 Miliar ke Kejari Bisa Jadi Temuan BPK
KONI Maluku Utara Bantah Dugaan Mark-Up Anggaran Porprov V, Sebut Tudingan GIPERS Tidak Berdasar
Dinas Perkim dan Kejari Tidore Diduga Bersekongkol: Tega Kuras Anggaran Rakyat Rp4,8 M di Tengah Defisit
Diduga Kejar Untung, Direktur PT Cimendang Sakti Kontrakindo Tinggalkan Utang
Eks Anggota DPRD Halsel Diduga Jadi Mafia Minyak Tanah, Jual BBM Subsidi Rp10 Ribu Per Liter
Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel
Terima Hibah Rp4,8 Miliar saat Daerah Defisit, Kejari Tidore Dilaporkan ke Jamwas
Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 11:06

Praktisi Hukum Ingatkan Pemkot Tidore: Hibah Rp4,8 Miliar ke Kejari Bisa Jadi Temuan BPK

Senin, 29 Juni 2026 - 09:36

KONI Maluku Utara Bantah Dugaan Mark-Up Anggaran Porprov V, Sebut Tudingan GIPERS Tidak Berdasar

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:44

Dinas Perkim dan Kejari Tidore Diduga Bersekongkol: Tega Kuras Anggaran Rakyat Rp4,8 M di Tengah Defisit

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:19

Diduga Kejar Untung, Direktur PT Cimendang Sakti Kontrakindo Tinggalkan Utang

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:27

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Minggu, 28 Juni 2026 - 05:28

Terima Hibah Rp4,8 Miliar saat Daerah Defisit, Kejari Tidore Dilaporkan ke Jamwas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:37

Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:16

IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara

Berita Terbaru