Krisis Air Bersih 15 Hari di Desa Laluin, Warga Terpaksa Nyebar Laut Demi Setetes Air

- Penulis Berita

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: warga Desa laluin gunakan perahu Untuk mengambil air di pulau sebelah

Foto: warga Desa laluin gunakan perahu Untuk mengambil air di pulau sebelah

HALSEL,CM — Warga Desa Laluin, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, mengeluhkan layanan air bersih yang tidak mengalir selama kurang lebih 15 hari.

Akibat terhentinya aliran PAM tersebut, masyarakat terpaksa kembali mengambil air dari sumber lama yang biasa digunakan sebelum jaringan PAM masuk ke desa mereka. Sumber air tersebut berada di sebuah pulau di sebelah utara Desa Laluin, sehingga warga harus menyeberang menggunakan perahu jenis Body.

Kondisi ini menyulitkan aktivitas harian masyarakat. Warga harus membawa jeriken dan berbagai wadah penampung menggunakan perahu demi memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang warga Desa Laluin, mengatakan bahwa warga terpaksa kembali menggunakan sumber air lama karena air PAM sudah sekitar dua minggu tidak mengalir.

“Sudah sekitar 15 hari air PAM tidak jalan. Jadi kami terpaksa kembali mengambil air di tempat yang dulu kami gunakan sebelum air PAM masuk ke desa. Kami harus menyeberang ke pulau sebelah untuk mengambil air,” ujar salah warga.

Hal senada disampaikan warga lainnya. Menurutnya, kondisi tersebut sangat menyulitkan karena warga harus menempuh perjalanan laut untuk mendapatkan air bersih.

“Kami berharap air PAM segera diperbaiki dan kembali mengalir seperti biasa. Karena kalau harus terus mengambil air di pulau sebelah, tentu sangat menyulitkan dan membutuhkan biaya yang lebih besar dibandingkan pembayaran bulanan PAM,” katanya kepada media MalutUpdate, Selasa (18/8/26).

Warga berharap pemerintah desa maupun pihak pengelola pelayanan air bersih dapat segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi persoalan ini.

Masyarakat sangat mendambakan distribusi air bersih dapat kembali normal, sehingga warga Desa Laluin tidak perlu lagi menyeberang ke pulau sebelah hanya untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Dugaan Rentenir Bunga 40 Persen di Halsel, IMM Desak Polda Malut Tetapkan Tersangka
Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif, Tim URC Polres Halmahera Tengah Intensifkan Patroli Malam 
Momentum HUT Ke-81 RI, Polda Malut Amankan 16 Senpi Ilegal dan 138 Amunisi
PT IMM Kembali Tunjukkan Kepedulian, Salurkan Santunan Duka kepada Warga Desa Yaba
Abaikan Hasil Pokja dan LPSE, Pekerjaan MIN 1 Halbar Dikeluhkan Tanpa Transparansi dan Papan Proyek
Hormati Jasa Mantan Bupati, Ruang Paripurna DPRD Halteng Diusulkan Berganti Nama
Muamil Desak Kepsek SDN 84 Dicopot: Jangan Ada Kekuasaan di Balik Jabatan!
Fasilitas Vital Pelabuhan Yaba Tak Terurus, Kinerja Kepala UPP Babang Jadi Sorotan

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 03:40

Dugaan Rentenir Bunga 40 Persen di Halsel, IMM Desak Polda Malut Tetapkan Tersangka

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:10

Krisis Air Bersih 15 Hari di Desa Laluin, Warga Terpaksa Nyebar Laut Demi Setetes Air

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:41

Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif, Tim URC Polres Halmahera Tengah Intensifkan Patroli Malam 

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:36

Momentum HUT Ke-81 RI, Polda Malut Amankan 16 Senpi Ilegal dan 138 Amunisi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:48

PT IMM Kembali Tunjukkan Kepedulian, Salurkan Santunan Duka kepada Warga Desa Yaba

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:56

Hormati Jasa Mantan Bupati, Ruang Paripurna DPRD Halteng Diusulkan Berganti Nama

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:33

Muamil Desak Kepsek SDN 84 Dicopot: Jangan Ada Kekuasaan di Balik Jabatan!

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:19

Fasilitas Vital Pelabuhan Yaba Tak Terurus, Kinerja Kepala UPP Babang Jadi Sorotan

Berita Terbaru