Pokja ULP Tidore Diwanti-wanti Jangan Ada Kontraktor Titipan

- Penulis Berita

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE,Coretansatu.com — Aliansi Pemantau Pengadaan Barang dan Jasa Publik Maluku Utara melayangkan peringatan keras kepada Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Tidore Kepulauan. Peringatan ini terkait proses lelang enam paket megaproyek infrastruktur senilai Rp15,09 miliar yang terdeteksi rawan manipulasi.

Ketua Aliansi, Zaini Dahlan Embo, menyatakan bahwa sistem elektronik dalam tahapan evaluasi saat ini berada dalam pengawasan penuh. Pihaknya mendesak Kelompok Kerja (Pokja) Pemilihan untuk bekerja profesional dan menghentikan potensi praktik “main mata” dengan rekanan tertentu.

“Kami mengingatkan ULP Tidore agar mengantisipasi modus ‘penyaringan subyektif’ oleh oknum Pokja,” tegas Zain dalam pernyataan resminya, Sabtu (8/8/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Zain modus yang diwaspadai adalah penjagalan penawar terendah yang sah secara hukum. Oknum Pokja diduga kerap menggunakan dalih kesalahan kecil atau non-substantif demi memuluskan kontraktor titipan.

Sorotan tajam Aliansi tertuju pada enam paket proyek strategis dengan total nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) mencapai Rp15.099.302.000,00. Beberapa proyek besar yang tercatat dalam rincian antara lain Pemeliharaan Berkala Jalan Kecamatan Tidore (Hotmix) senilai Rp4,69 miliar dan Rehabilitasi Berat Gedung Bangunan Kesehatan (PICU) sebesar Rp2,48 miliar.

Selain itu, lelang juga mencakup pembangunan Gedung Polresta Tidore senilai Rp2,34 miliar, Rekonstruksi Jalan Desa Oba Rp1,79 miliar, dan Rekonstruksi Jalan Lapen Kelurahan Tongowai Rp939 juta. Namun, berdasarkan dokumen rilis, baru lima dari enam paket proyek yang rincian anggarannya dipublikasikan ke media.

Guna membentengi proses pengadaan dari intervensi luar, Aliansi mendesak Kepala Bagian PBJ Setda Kota Tidore Kepulauan segera menerapkan pengawasan melekat (inherent oversight) kepada seluruh personel Pokja.

Aliansi memastikan tidak akan mengendurkan pengawasan publik. Mereka siap mengawal ketat tahapan selanjutnya, mulai dari pembuktian kualifikasi fisik, masa sanggah, hingga penandatanganan kontrak kerja demi mencegah kerugian negara.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Sumber Berita : Rahmat Wijaya

Berita Terkait

Peliputan Berujung Intimidasi: Wartawan Di Obi Diduga Dipaksa Hapus Data Dan Dihina Oknum Polisi Polda Malut
Jatah Minyak Tanah Warga Yaba Diduga Dijual Keluar, 2 Ton Menghilang dari Kuota 5 Ton: Polres Halsel Diminta Usut Iksan Barmawi
DPRD Halsel Siap Panggil Pengelola Kusu Island Resort Terkait Dugaan Bisnis Ilegal dan Perusakan Mangrove
Peradi Ternate Sesalkan Penahanan Dua Advokat Tersangka Pemalsuan Surat Kuasa
Warga Desa Yaba Resah, Kuota Minyak Tanah Subsidi Diduga Disunat dan Dijual di Atas HET
Muhammad Kasuba: Permukiman Baru Desa Kawasi Wujud Cita-Cita Awal Hilirisasi yang Berpihak pada Masyarakat 
Temuan BPK: PT JAS Diduga Menambang Tanpa Izin Limbah, PA GMNI Desak Satgas Bertindak
LIN Malut Laporkan Pengelola Kusu Island Resort ke Polda Terkait Dugaan Perusakan Lingkungan

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:52

Peliputan Berujung Intimidasi: Wartawan Di Obi Diduga Dipaksa Hapus Data Dan Dihina Oknum Polisi Polda Malut

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:03

Jatah Minyak Tanah Warga Yaba Diduga Dijual Keluar, 2 Ton Menghilang dari Kuota 5 Ton: Polres Halsel Diminta Usut Iksan Barmawi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:53

Pokja ULP Tidore Diwanti-wanti Jangan Ada Kontraktor Titipan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:00

DPRD Halsel Siap Panggil Pengelola Kusu Island Resort Terkait Dugaan Bisnis Ilegal dan Perusakan Mangrove

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 02:50

Peradi Ternate Sesalkan Penahanan Dua Advokat Tersangka Pemalsuan Surat Kuasa

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:58

Muhammad Kasuba: Permukiman Baru Desa Kawasi Wujud Cita-Cita Awal Hilirisasi yang Berpihak pada Masyarakat 

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:44

Temuan BPK: PT JAS Diduga Menambang Tanpa Izin Limbah, PA GMNI Desak Satgas Bertindak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:16

LIN Malut Laporkan Pengelola Kusu Island Resort ke Polda Terkait Dugaan Perusakan Lingkungan

Berita Terbaru

Maluku Utara

Pokja ULP Tidore Diwanti-wanti Jangan Ada Kontraktor Titipan

Sabtu, 8 Agu 2026 - 04:53