Dugaan Mafia Solar Subsidi di Bacan Timur, Libatkan Oknum Desa?

- Penulis Berita

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: pemuataan BBM bersubsidi milik Kepala Desa Sali

Foto: pemuataan BBM bersubsidi milik Kepala Desa Sali

HALSEL,Coretansatu.com – Dugaan penyelewengan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Kabupaten Halmahera Selatan memicu keresahan warga. Sekitar 2.000 liter solar subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kecil, diduga dialihkan secara ilegal ke kawasan Kusu Island Resort.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, ribuan liter solar tersebut diangkut dari salah satu pangkalan di Desa Babang, Kecamatan Bacan Timur. Aktivitas pengangkutan ini diduga melibatkan seorang oknum perangkat Desa Sali berinisial F. Meski demikian, tuduhan keterlibatan tersebut masih memerlukan verifikasi dan penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Modus operandi yang digunakan terindikasi memanfaatkan selisih harga pasar. Pelaku disinyalir membeli solar subsidi dari pangkalan resmi dengan harga Rp12.000 per liter, kemudian menjualnya kembali ke kawasan wisata Salibay dengan harga mencapai Rp18.000 per liter.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sekarang sangat sulit mendapatkan solar saat mau bekerja. Pasokan makin terbatas dalam beberapa waktu terakhir. Kami minta pemerintah dan polisi mengawasi ketat pangkalan agar tidak merugikan masyarakat,” ungkap salah seorang sopir truk di Bacan Timur yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Merespons keluhan tersebut, warga mendesak Pemerintah Daerah Halmahera Selatan dan aparat penegak hukum segera mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan ini.

Sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, tindakan menyalahgunakan pengangkutan dan niaga BBM bersubsidi merupakan tindak pidana. Pelaku dapat diancam hukuman penjara paling lama enam tahun dan denda maksimal Rp60 miliar.

Hingga berita ini dipublish, oknum F maupun pihak Pemerintah Desa Sali belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan keterlibatan mereka. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna mendapatkan klarifikasi lebih lanjut

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Mafia BBM di Halsel: Kades Sali dan Perangkat Desa Fahri, Diduga Sikat Solar Subsidi Demi Keuntungan Pribadi
Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Malah Kepergok di Jakarta
Aktivitas Tambang Emas Akejailolo Terus Beroperasi, Nama Ateng jadi Sorotan 
Sengketa Saham Berdarah: Dari Persekutuan, Berbalik Musuh, Hingga Kekuasaan yang Diduga Dikuasai Secara Paksa
Mangkir Lagi, Kasus Kepsek SDN 84 Halsel Segera Naik Penyidikan
Sikap Pasif Kepolisian Soal Tambang Emas di Kusubibi, Memicu Spekulasi Publik Adanya Setoran.
Pengusulan WPR Belum Membuahkan Hasil, Peradin Desak Kapolda Malut Objektif Dalam Penegakan Hukum
Agendakan Kunker ke Halsel, Pangdam XV/Pattimura Beri Arahan Tegas di Yonif TP

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:30

Mafia BBM di Halsel: Kades Sali dan Perangkat Desa Fahri, Diduga Sikat Solar Subsidi Demi Keuntungan Pribadi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:26

Dugaan Mafia Solar Subsidi di Bacan Timur, Libatkan Oknum Desa?

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:26

Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Malah Kepergok di Jakarta

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:43

Aktivitas Tambang Emas Akejailolo Terus Beroperasi, Nama Ateng jadi Sorotan 

Minggu, 2 Agustus 2026 - 03:51

Sengketa Saham Berdarah: Dari Persekutuan, Berbalik Musuh, Hingga Kekuasaan yang Diduga Dikuasai Secara Paksa

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:30

Sikap Pasif Kepolisian Soal Tambang Emas di Kusubibi, Memicu Spekulasi Publik Adanya Setoran.

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:42

Pengusulan WPR Belum Membuahkan Hasil, Peradin Desak Kapolda Malut Objektif Dalam Penegakan Hukum

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 05:26

Agendakan Kunker ke Halsel, Pangdam XV/Pattimura Beri Arahan Tegas di Yonif TP

Berita Terbaru