Pemkot Ternate Dapat Dua Pelabuhan dari Kementerian Perhubungan, Wawali Apresiasi Dukungan Gubernur Sherly

- Penulis Berita

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wakil Walikota Ternate, saat melakukan rapat dengan Kementrian Perhubungan RI pada 14 November 2025 lalu, membahas terkait dengan pelabuhan dufa-dufa dan Mayau Kecamatan Batang Dua serta pelabuhan lainya

Foto: Wakil Walikota Ternate, saat melakukan rapat dengan Kementrian Perhubungan RI pada 14 November 2025 lalu, membahas terkait dengan pelabuhan dufa-dufa dan Mayau Kecamatan Batang Dua serta pelabuhan lainya

TERNATE,Coretansatu.com — Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, menyambut baik perhatian Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, yang merespons persoalan pengembangan sektor kepelabuhanan di Kota Ternate. Rencana pembangunan sejumlah pelabuhan tersebut diharapkan dapat direalisasikan melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Nasri menjelaskan, upaya penguatan konektivitas laut di wilayah Maluku Utara sebenarnya telah dibahas sejak tahun lalu. Pada 14 November 2025, dirinya bersama sejumlah kepala daerah se-Provinsi Maluku Utara melakukan pertemuan dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia di Jakarta.

Pertemuan tersebut turut difasilitasi oleh Anggota DPD RI asal Maluku Utara, Graal Taliawo. Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Ternate menyampaikan berbagai kebutuhan penguatan konektivitas transportasi laut, termasuk rencana pembangunan dan perluasan pelabuhan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam pertemuan itu kami menyampaikan pentingnya penguatan konektivitas laut. Ada dua pelabuhan yang diusulkan untuk dibangun pada tahun 2026, yakni perluasan Pelabuhan Mudaffar Syah di Kelurahan Dufa-Dufa dan pembangunan Pelabuhan Mayau di Kecamatan Batang Dua,” ujar Nasri.

Ia mengatakan, usulan tersebut mendapat respons positif dari Kementerian Perhubungan dan bahkan telah diprioritaskan untuk masuk dalam rencana pembangunan tahun 2026.

“Alhamdulillah, Kementerian Perhubungan merespons dengan baik dan pembangunan kedua pelabuhan tersebut diprioritaskan pada tahun 2026,” katanya.

Nasri juga mengungkapkan, hasil pertemuan tersebut kembali disampaikan oleh Gubernur Maluku Utara saat acara open house Natal 2025 di Rumah Jabatan Gubernur di Sofifi. Dalam kesempatan itu, Gubernur meminta agar Pemerintah Kota Ternate segera menindaklanjuti proses hibah beberapa pelabuhan kepada Kementerian Perhubungan.

“Saat itu Gubernur Maluku Utara meminta saya untuk menyampaikan kepada Wali Kota Ternate agar beberapa pelabuhan yang bakal dibangun oleh Kementerian Perhubungan segera dihibahkan, sehingga proses pembangunan bisa segera dipercepat,” jelasnya.

Menurut Nasri, langkah koordinasi yang dilakukan Gubernur Sherly Tjoanda Laos patut diapresiasi karena menyangkut kepentingan besar masyarakat Ternate, khususnya dalam memperkuat akses transportasi laut antar-wilayah.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Ternate pada prinsipnya telah menyatakan kesiapan untuk menghibahkan sejumlah pelabuhan kepada pemerintah pusat agar pengelolaannya dapat dilakukan secara maksimal oleh Kementerian Perhubungan.

“Saya pikir, dengan menghibahkan pelabuhan ke Kementerian Perhubungan, maka pembiayaan operasionalnya akan dialokasikan melalui APBN. Ini tentu berdampak positif secara ekonomis bagi masyarakat Kota Ternate,” ujarnya.

Nasri berharap, pembangunan dan pengembangan pelabuhan di Ternate nantinya tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat konektivitas antarpulau, serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat pesisir dan pelaku ekonomi lokal.

“Harapan kami, dengan dukungan pemerintah pusat dan sinergi pemerintah provinsi serta kota, pembangunan pelabuhan ini dapat segera terealisasi sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi
Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan
Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang
Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup
Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi
Langkah Tegas Satgas PKH Dipertanyakan, Ada ‘Pengecualian’ untuk PT Smart Marsindo
Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa
Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:47

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi

Minggu, 19 April 2026 - 09:03

Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan

Minggu, 19 April 2026 - 08:15

Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang

Sabtu, 18 April 2026 - 14:59

Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup

Sabtu, 18 April 2026 - 03:14

Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi

Jumat, 17 April 2026 - 08:12

Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa

Jumat, 17 April 2026 - 07:40

Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Jumat, 17 April 2026 - 03:29

Pangkalan Amigo Diduga Jual Mitan di Atas HET, Warga Payahe Desak Disperindag Turun Tangan

Berita Terbaru