TERNATE,Coretansatu.com– Momentum bulan suci Ramadhan diisi dengan tindakan kepedulian oleh Yayasan Nasri Abubakar (Nasab). Pada Minggu (8 Maret 2026), lembaga yang dipimpin oleh Direktur Wahyu Firmansyah akan menyalurkan 1.000 paket Ramadhan berupa kebutuhan pokok kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan, antara lain janda, lansia, dan warga kurang mampu di Kota Ternate.
Kegiatan sosial yang dipusatkan di Sekretariat Yayasan Nasab, Kelurahan Tanah Tinggi, merupakan bagian dari komitmen yang terus dijaga oleh pendirinya, Nasri Abubakar, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Ternate. Bantuan ini dibiayai dari anggaran pribadi dan dirancang untuk meringankan beban ekonomi masyarakat yang hidup dalam keterbatasan.
Untuk memastikan penyaluran tepat sasaran, panitia telah sebelumnya mendistribusikan kupon pengambilan paket kepada penerima manfaat di sejumlah kelurahan di Kota Ternate. Tak hanya itu, pihaknya juga menyiapkan uang pengganti transportasi bagi warga yang datang mengambil paket di lokasi pembagian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Wahyu Firmansyah, kegiatan berbagi ini bukan hal baru bagi Nasri Abubakar. Bahkan pada tahun 2025 lalu, melalui Yayasan Nasab, ia juga telah menyalurkan jumlah paket yang sama beserta sedekah kepada masyarakat. “Kegiatan ini bukan sekadar seremonial Ramadhan, melainkan bagian dari komitmen dan tanggung jawab moral kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelas Wahyu.
Sebagai Bendahara DPD Partai Demokrat Provinsi Maluku Utara, tradisi berbagi Nasri Abubakar sudah dilakukan jauh sebelum menjabat sebagai Wakil Wali Kota. Bahkan sewaktu masa kampanye Pilkada 2024 lalu, ketika mendampingi Dr. Tauhid Soleman sebagai calon Wali Kota, ia pernah menyampaikan janji untuk mengembalikan seluruh pendapatan dari jabatan Wakil Wali Kota kepada masyarakat yang membutuhkan.
Janji tersebut kini mulai diwujudkan melalui berbagai program sosial, antara lain pembangunan rumah layak huni, beasiswa pendidikan, santunan duka, kegiatan keagamaan, serta pembagian paket Ramadhan yang menjadi tradisi tahunan. “Bagi penerima manfaat, bantuan ini bukan sekadar paket sembako, melainkan simbol kepedulian dan harapan di tengah kehidupan yang tidak selalu mudah,” ucap Wahyu.
Kegiatan berbagi yang dilakukan Yayasan Nasab menjadi bukti bahwa kepedulian sosial masih tumbuh di tengah masyarakat, dan jabatan publik dapat menjadi sarana untuk memberikan manfaat bagi banyak orang. Di bulan yang penuh berkah ini, Ramadhan menghadirkan kisah tentang tangan yang memberi dan harapan yang terus hidup di hati mereka yang menerima.
Editor : Admin Coretansatu.com








