Viral Video Asusila Diduga Libatkan Ibu Kos Di Weda Tengah, Publik Desak APH Usut Tuntas Kasus Dugaan Rudapaksa

- Penulis Berita

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto, tangkapan layar, dugaan video rudapaksa ibu kost terhadap anak kost

Foto, tangkapan layar, dugaan video rudapaksa ibu kost terhadap anak kost

HALTENG,Coretansatu.com – Jagat maya di Kabupaten Halmahera Tengah diguncang beredarnya sebuah video asusila yang diduga memperlihatkan tindakan rudapaksa yang dilakukan seorang ibu kos terhadap anak kosnya sendiri. Video tersebut viral di berbagai platform media sosial dan memicu kemarahan publik.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah grup Facebook dan WhatsApp menyebutkan peristiwa itu diduga terjadi di salah satu rumah kos di kawasan Waebulen, Kecamatan Weda Tengah. Dalam narasi yang beredar, ibu kos tersebut disebut memaksa seorang anak kos laki-laki untuk melakukan hubungan badan.

Hal ini memantik reaksi keras warganet. Banyak pihak mengecam dugaan tindakan tersebut dan meminta aparat penegak hukum segera turun tangan untuk mengusut kebenaran informasi yang telah terlanjur menyebar luas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah komentar di media sosial turut memperkeruh suasana dengan spekulasi yang belum terverifikasi. Namun hingga kini, belum ada kepastian resmi mengenai kronologi kejadian maupun identitas pihak-pihak yang diduga terlibat.

Publik pun mendesak Polsek Weda Tengah agar segera melakukan penyelidikan mendalam. Masyarakat berharap aparat bertindak cepat untuk memastikan fakta sebenarnya sekaligus mencegah penyebaran informasi yang dapat merugikan pihak tertentu.

Kasus dugaan kekerasan seksual, terlebih yang melibatkan relasi kuasa seperti pemilik kos dan penghuni, dinilai sebagai persoalan serius yang harus ditangani secara profesional dan berkeadilan. Jika benar terjadi, tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum dan norma yang tidak bisa ditoleransi.

Di sisi lain, sejumlah tokoh masyarakat mengingatkan agar masyarakat tidak serta-merta menghakimi sebelum ada hasil penyelidikan resmi. Penyebaran video asusila tanpa proses hukum juga berpotensi melanggar aturan perundang-undangan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kebenaran lokasi, identitas pelaku maupun korban, serta status hukum perkara tersebut. Aparat diharapkan segera memberikan klarifikasi untuk meredam spekulasi yang berkembang.

Masyarakat Weda Tengah kini menanti langkah tegas aparat penegak hukum. Kasus ini menjadi ujian bagi penegakan hukum di daerah, sekaligus pengingat bahwa setiap dugaan kekerasan seksual harus ditangani dengan serius, objektif, dan berpihak pada keadilan.

Facebook Comments Box

Editor : Editor_Coretansatu

Sumber Berita : Taslim Barakati

Berita Terkait

PLN UP3 Ternate Diminta Evaluasi Kepala PLN Bacan Usai Listrik Padam Berulang Di Kecamatan Bacan Barat Utara
Tuntut Transparansi Sungai Kobe, DPP IMM Desak Kementerian PU Evaluasi BWS Maluku Utara
Polsek Gane Timur Musnahkan 225 Liter Bahan Baku Saguer dan 25 Liter Cap Tikus Siap Edar
IMM Malut Desak Kapolres Halsel Tangkap Mafia 50 Ton Solar Subsidi di SPBUN Sayoang
Mengintip Proyek Studio Audio Rp8 Miliar dan Mess Adhyaksa Rp4,8 Miliar di Tengah Riuh Demonstrasi Pegawai Tidore
Ketua HMNI Halsel Diintimidasi Usai Bongkar Dugaan Solar Subsidi 50 Ton Tak Sampai ke Nelayan
HMNI Halsel Bongkar Dugaan Penyimpangan SPBUN Sayoang: Nelayan Dipaksa Berhenti Melaut
Soroti Penyelewengan Solar Subsidi, Formapas Malut Desak Polres Halsel Segera Periksa Pengelola SPBUN Sayoang

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:34

PLN UP3 Ternate Diminta Evaluasi Kepala PLN Bacan Usai Listrik Padam Berulang Di Kecamatan Bacan Barat Utara

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:30

Tuntut Transparansi Sungai Kobe, DPP IMM Desak Kementerian PU Evaluasi BWS Maluku Utara

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:32

Polsek Gane Timur Musnahkan 225 Liter Bahan Baku Saguer dan 25 Liter Cap Tikus Siap Edar

Jumat, 10 Juli 2026 - 04:58

IMM Malut Desak Kapolres Halsel Tangkap Mafia 50 Ton Solar Subsidi di SPBUN Sayoang

Jumat, 10 Juli 2026 - 02:32

Mengintip Proyek Studio Audio Rp8 Miliar dan Mess Adhyaksa Rp4,8 Miliar di Tengah Riuh Demonstrasi Pegawai Tidore

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:31

HMNI Halsel Bongkar Dugaan Penyimpangan SPBUN Sayoang: Nelayan Dipaksa Berhenti Melaut

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:35

Soroti Penyelewengan Solar Subsidi, Formapas Malut Desak Polres Halsel Segera Periksa Pengelola SPBUN Sayoang

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:57

Apresiasi Langkah Cepat Polres Halsel dalam Penanganan Dugaan Pencurian, KNPI Prihatin Terduga Pelaku Dibawah Umur

Berita Terbaru