Dugaan Brutalitas Oknum Polisi, Remaja Di Pulau Gebe Serahkan Diri Ke Polsek, Pulang Patah Tiga Tulang Rusuk

- Penulis Berita

Sabtu, 14 Februari 2026 - 22:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

HALTENG,Coretansatu.com – Marwah institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali tercoreng akibat dugaan kekerasan brutal yang dilakukan oleh oknum polisi di Polsek Pulau Gebe, Kabupaten Halmahera Tengah. Korban yang menjadi sasaran adalah seorang remaja di bawah umur berinisial FDL (17) yang mengalami patah tulang rusuk dan luka memar hampir di seluruh tubuh setelah datang secara sukarela untuk menyerahkan diri.

Peristiwa bermula dari perkelahian di Pasar Somel, Pulau Gebe, pada hari Kamis (1/2/2026) sekitar pukul 06.18 WIT. Saat itu, FDL dan rekannya terlibat saling ejek yang diduga dipicu oleh konsumsi minuman keras. Situasi menjadi semakin memanas ketika rekannya menyerang FDL menggunakan kunci motor, menyebabkan luka di kepala korban. Dalam kondisi terdesak, FDL membalas serangan dengan menggunakan alat makan berupa sendok dan garpu yang mengenai dada lawannya serta menimbulkan luka.

Merasa bersalah dan ingin bertanggung jawab atas peristiwa tersebut, FDL kemudian memutuskan untuk mendatangi kantor polisi setempat. Namun, niat baik tersebut justru berujung pada kejadian yang tidak diinginkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya datang untuk menyerahkan diri, tapi malah dipukul dan diinterogasi secara kasar oleh beberapa oknum polisi,” ucap FDL yang kini masih menjalani perawatan.

Kondisi kesehatan FDL terus memburuk hingga pada hari Senin (6/2/2026) ia harus dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Sorong untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Hasil pemeriksaan rontgen dan visum menunjukkan korban mengalami patah tiga tulang rusuk kiri, disertai luka memar di wajah dan hampir seluruh tubuh dengan indikasi kuat dugaan penganiayaan berat. Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di wilayah Kabupaten Raja Ampat.

Kahar, kakak kandung korban, mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh oknum polisi tersebut dan meminta pihak Propam Polda Maluku Utara segera turun tangan dalam menangani kasus ini.

“Adik saya sudah menyerahkan diri. Seharusnya dilindungi dan diproses sesuai hukum, bukan dipukul sampai tiga tulang rusuknya patah. Ini bukan efek jera, ini kekerasan brutal,” tegas Kahar dengan nada menuntut.

Keluarga korban juga menginginkan pihak Polres Halmahera Tengah dan Polda Maluku Utara untuk menindak tegas para oknum yang terlibat. “Adik saya masih di bawah umur. Jika tidak ada respons dari Propam Polda Malut, kami akan membawa kasus ini ke Mabes Polri,” tambahnya.

Keluarga berharap pihak berwenang dapat menindaklanjuti peristiwa ini secara profesional dan transparan, demi menjaga marwah serta citra Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Pulau Gebe maupun Polres Halmahera Tengah belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penganiayaan tersebut dan masih dalam tahap konfirmasi dengan wartawan.

Facebook Comments Box

Editor : Editor_Coretansatu

Sumber Berita : Taslim Barakati

Berita Terkait

Perkuat Kamtibmas, Kapolda Malut Silaturahmi ke Sultan Tidore
Kapolresta Tidore Sebut Arahan Kapolda Malut Jadi Pedoman dan Motivasi Personel di Lapangan
Pilkada Halsel 2031: Menguji Identitas Politik Ananta Risky di Bawah Bayang-Bayang Nama Besar Usman Sidik
Lakukan Maladministrasi, GMNI Minta Bupati Halsel Copot Kades Kaputusan
Gunakan Sertifikat Rumah Warga, Suratin Hukum Terancam Dipolisikan
Lobi Pusat Jadi Kunci, Nazla Tunjukkan Cara Bangun Daerah di Tengah Efisiensi Anggaran
BPK Bongkar Potensi PAD Halmahera Tengah: Dari Reklame Liar Lelilef hingga Pajak Raksasa PLTU Kawasan Industri
Begal Hasil Tender Proyek MIN Halbar Rp3,6 M: Kakanwil dan Keponakannya Akal-Akali E-Katalog Demi Akomodir Kerabat

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:46

Perkuat Kamtibmas, Kapolda Malut Silaturahmi ke Sultan Tidore

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:18

Kapolresta Tidore Sebut Arahan Kapolda Malut Jadi Pedoman dan Motivasi Personel di Lapangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:35

Pilkada Halsel 2031: Menguji Identitas Politik Ananta Risky di Bawah Bayang-Bayang Nama Besar Usman Sidik

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:01

Lakukan Maladministrasi, GMNI Minta Bupati Halsel Copot Kades Kaputusan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:32

Gunakan Sertifikat Rumah Warga, Suratin Hukum Terancam Dipolisikan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:35

BPK Bongkar Potensi PAD Halmahera Tengah: Dari Reklame Liar Lelilef hingga Pajak Raksasa PLTU Kawasan Industri

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:53

Begal Hasil Tender Proyek MIN Halbar Rp3,6 M: Kakanwil dan Keponakannya Akal-Akali E-Katalog Demi Akomodir Kerabat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:28

Pekerjaan Rumah Pemkab Halteng: Pengusaha THM Mengaku Buta Aturan

Berita Terbaru

Maluku Utara

Perkuat Kamtibmas, Kapolda Malut Silaturahmi ke Sultan Tidore

Kamis, 13 Agu 2026 - 11:46