Haltim, Coretansatu.com — Ditengah tuntutan moral dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat, justru muncul dugaan serius yang menyeret salah satu anggota DPRD aktif Kabupaten Halmahera Timur (Haltim).
Oknum legislator dari Partai Hanura, berinisial AT atau akrab disapa Hadi, diduga mengendalikan aktivitas Galian C ilegal di kawasan Sungai Desa Tutuling Jaya, SP6 Blok A, Jalan Kuburan, kecamatan Wasilei Timur.
AT diketahui merupakan anggota DPRD dapil II Haltim. Berdasarkan hasil pantauan media di lapangan, aktivitas penggarukan material berupa pasir dan batu dilakukan menggunakan alat berat ekskavator yang diduga kuat milik pribadi oknum anggota DPRD tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya soal dugaan tambang ilegal, investigasi media ini juga menemukan indikasi praktik penyalahgunaan BBM subsidi jenis solar yang digunakan untuk operasional ekskavator dan dump truck di lokasi galian.
Sejumlah sopir dump truck dan operator ekskavator yang ditemui di lokasi mengakui bahwa alat berat tersebut memang milik oknum anggota DPRD Haltim.
“Kami hanya pekerja biasa. Alat berat ini milik Hadi. Material hasil penggarukan dibawa untuk proyek Poker pembangunan jalan miliknya sendiri,” Ungkap seorang operator ekskavator tak mau menyebut namanya.
Fakta mencengangkan lainnya diungkap oleh Fadli, salah satu sopir pengangkut BBM subsidi. Ia mengaku solar yang digunakan dibeli dari SPBU di wilayah SP2 dengan harga Rp14.000 per liter.
“BBM subsidi ini kami beli untuk kebutuhan ekskavator dan dump truck,” kata Fadli.
Padahal, sesuai ketentuan perundang-undangan, BBM bersubsidi hanya diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan sektor tertentu yang telah ditetapkan pemerintah.
Penggunaan BBM subsidi untuk alat berat seperti ekskavator merupakan pelanggaran hukum yang dapat dikenakan sanksi pidana maupun administratif.
Hingga berita ini diterbitkan, oknum anggota DPRD Haltim berinisial AT serta pihak SPBU terkait masih dalam upaya konfirmasi oleh wartawan.
Editor : Editor_Coretansatu
Sumber Berita : AB









