MITAN Subsidi di Gane Timur Halsel Jual Rp15 Ribu/Liter, Pengusaha Hi. Nazamudin Diduga Jadi Aktor 

- Penulis Berita

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pangakalan Minya Tanah di desa Bisui

Foto: Pangakalan Minya Tanah di desa Bisui

HALSEL,Coretansatu.com— Warga Kecamatan Gane Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, menjerit akibat melonjaknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis minyak tanah (MITAN).

Disejumlah desa, harga MITAN dilaporkan tembus hingga Rp15.000 per liter, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Kondisi ini memicu keresahan masyarakat. Pasalnya, minyak tanah masih menjadi kebutuhan utama rumah tangga, terutama bagi warga di wilayah pedesaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dibalik lonjakan harga BBM subsidi tersebut, mencuat nama Hi. Nazamudin, seorang pengusaha asal Desa Bisui, yang diduga kuat menjadi aktor di balik permainan harga MITAN di wilayah Gane Timur.

Hasil investigasi media ini mengungkapkan bahwa di Desa Tagia, minyak tanah subsidi dijual dengan harga mencapai Rp15.000 per liter. Warga mengaku terpaksa membeli meski sadar harga tersebut tidak wajar.

“Biasanya kami beli minyak tanah subsidi dengan harga Rp15 ribu per liter dari Aco. Tapi Aco juga membeli dari Hi. Nazamudin, warga Desa Bisui,” ungkap salah satu warga Desa Tagia yang enggan disebutkan namanya.

Aco, saat dikonfirmasi membenarkan harga jual tersebut. Ia mengaku menjual MITAN dengan harga fantastis karena harga beli dari pemasok sudah tinggi.

“Benar, saya jual Rp15 ribu per liter. Soalnya saya beli dari Hi. Nazamudin dengan harga Rp12.000 per liter,” bebernya.

Tak hanya itu, warga Desa Bisui sendiri juga mengeluhkan mahalnya harga minyak tanah di pangkalan milik Hi. Nazamudin. Mereka mengaku membeli MITAN dengan harga Rp8.000 per liter, tetap jauh di atas HET.

“Selama ini kami beli di pangkalan Hi. Nazamudin dengan harga Rp8 ribu per liter. Meski mahal, kami terpaksa beli karena ini kebutuhan sehari-hari,” keluh warga setempat.

Padahal, sesuai ketentuan, penjualan minyak tanah subsidi wajib mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan sebesar Rp6.200 per liter, sebagaimana tertuang dalam SK Bupati Halmahera Selatan Nomor 184 Tahun 2022. Namun, aturan tersebut terkesan diabaikan.

Sementara itu, Hi. Nazamudin saat ditemui media ini membenarkan bahwa dirinya menjual minyak tanah kepada Aco, namun membantah harga jual Rp12.000 per liter. Ia juga mengakui menjual MITAN kepada warga sekitar dengan harga Rp8.000 per liter.

“Benar saya jual ke Aco, tapi tidak dengan harga Rp12.000. Dan benar juga saya jual ke warga sekitar Rp8.000 per liter, karena ada ongkos dan biaya lain,” singkatnya.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel
Terima Hibah Rp4,8 Miliar saat Daerah Defisit, Kejari Tidore Dilaporkan ke Jamwas
Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar
IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara
Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal
Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 
Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo
Bongkar Praktik Mafia BBM di Halsel: Oknum SPBUN Sayoang Diduga Suplai Solar ke Kapal Tangker EVEREST XL

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:27

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Minggu, 28 Juni 2026 - 05:28

Terima Hibah Rp4,8 Miliar saat Daerah Defisit, Kejari Tidore Dilaporkan ke Jamwas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:37

Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:16

IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:03

Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02

Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:09

Bongkar Praktik Mafia BBM di Halsel: Oknum SPBUN Sayoang Diduga Suplai Solar ke Kapal Tangker EVEREST XL

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:59

Lompatan Kasus HIV/AIDS di Maluku Utara: Halmahera Utara dan Ternate Jadi Episentrum Tertinggi

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Maluku Utara

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Minggu, 28 Jun 2026 - 06:27