Pipa Air PDAM Pecah, Jalan Di Dehegila Menonjol Dan Ancam Keselamatan Pengendara

- Penulis Berita

Rabu, 31 Desember 2025 - 07:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto, Kondisi Jalan Akibat Pecahnya pipa Milik PDAM

Foto, Kondisi Jalan Akibat Pecahnya pipa Milik PDAM

Morotai,Coretansatu.com – Masyarakat Desa Dehegila, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, kini diliputi kecemasan akibat pecahnya pipa air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Pulau Morotai yang berdampak langsung pada kondisi badan jalan setempat, Rabu/31/12/2025.

Pecahnya pipa tersebut menyebabkan tekanan air dari bawah permukaan mendorong struktur jalan hingga menonjol ke atas. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas di jalur tersebut, baik pada siang maupun malam hari.

Sejumlah warga mengaku hampir mengalami kecelakaan akibat tidak menyadari adanya tonjolan jalan tersebut. Apalagi, lokasi kejadian berada di jalur yang cukup ramai dilalui masyarakat untuk aktivitas harian, termasuk anak sekolah dan pekerja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau malam hari sangat berbahaya karena tidak terlihat jelas. Sudah beberapa pengendara hampir jatuh,” ungkap Sahril warga Dehegila kepada wartawan, Rabu (31/12/2025).

Selain mengancam keselamatan pengguna jalan, kebocoran pipa air ini juga mengakibatkan aliran air bersih ke rumah-rumah warga menjadi terganggu. Sebagian warga mengeluhkan tekanan air yang menurun bahkan tidak mengalir sama sekali.

Warga menilai kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, mengingat dampaknya yang berlapis, mulai dari keselamatan lalu lintas hingga kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih.

Oleh karena itu, masyarakat mendesak PDAM Pulau Morotai untuk segera turun ke lapangan dan mengambil langkah cepat serta konkret guna memperbaiki pipa yang pecah dan memulihkan kondisi jalan.

Masyarakat juga berharap adanya koordinasi antara PDAM dan instansi terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum, agar perbaikan tidak bersifat sementara dan tidak kembali menimbulkan kerusakan di kemudian hari.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PDAM Pulau Morotai terkait penyebab pecahnya pipa maupun rencana penanganan yang akan dilakukan.

Warga Dehegila berharap pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap persoalan ini dan segera memastikan keselamatan masyarakat serta kelancaran distribusi air bersih di Desa Dehegila.

Facebook Comments Box

Editor : Editor_Coretansatu

Sumber Berita : Taslim Barakati

Berita Terkait

Sikap Cuek Kades Sawadai Soal Isu Nikah Siri Picu Kritik Pedas Praktisi Hukum
Konvoi Piala Dunia di Halsel Berjalan Aman dan Tertib Dibawah Pengawalan Satlantas
Sisa 140 Meter Tak Tuntas, APH Diminta Soroti Proyek BPBD Halsel
PWI Halsel Desak Danyonif 867 Proses Hukum Oknum TNI Diduga Tampar Wartawan saat Nonton Bola
Wartawan Dianiaya Oknum TNI, KNPI Halsel Minta Pelaku Diproses Hukum 1×24 Jam
Utang Rp1,3 Triliun Belum Lunas, Pemprov Malut Minta Persetujuan Pinjam Rp1 Triliun Lagi
Proyek Talud Pantai Darurat di Samat Terancam Mangkrak: Sisa 140 Meter Tak Tuntas
Penganiayaan Guru PPPK di Halsel: Terduga Pelaku Terancam Penjara Lebih dari 5 Tahun

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:19

Sikap Cuek Kades Sawadai Soal Isu Nikah Siri Picu Kritik Pedas Praktisi Hukum

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:01

Konvoi Piala Dunia di Halsel Berjalan Aman dan Tertib Dibawah Pengawalan Satlantas

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:34

Sisa 140 Meter Tak Tuntas, APH Diminta Soroti Proyek BPBD Halsel

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:02

PWI Halsel Desak Danyonif 867 Proses Hukum Oknum TNI Diduga Tampar Wartawan saat Nonton Bola

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:36

Wartawan Dianiaya Oknum TNI, KNPI Halsel Minta Pelaku Diproses Hukum 1×24 Jam

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:18

Proyek Talud Pantai Darurat di Samat Terancam Mangkrak: Sisa 140 Meter Tak Tuntas

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:53

Penganiayaan Guru PPPK di Halsel: Terduga Pelaku Terancam Penjara Lebih dari 5 Tahun

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:35

Bantah Tuduhan Penyelewengan, SPBUN Sayoang Tegaskan Penyaluran Solar Sesuai Aturan DKP

Berita Terbaru