Rumdis Wawali Terbengkalai. Realisasi Anggaran Ratusan Juta di Pertanyakan

- Penulis Berita

Selasa, 30 Desember 2025 - 05:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Rumah Dinas Wakil Wali Kota Ternate

Foto: Rumah Dinas Wakil Wali Kota Ternate

TERNATE,Coretansatu.com — Di tengah sorotan publik terhadap transparansi pengelolaan keuangan daerah, mencuat dugaan serius terkait penggunaan anggaran penyediaan kebutuhan rumah tangga Wakil Kepala Daerah (WKD) Kota Ternate. Anggaran yang nyaris menyentuh angka satu miliar rupiah itu kini dipertanyakan, seiring temuan fakta lapangan yang dinilai tidak sejalan dengan besaran dana yang telah dialokasikan.

Berdasarkan dokumen yang diperoleh Media ini anggaran kebutuhan rumah tangga Wakil Wali Kota Ternate yang melekat pada Sekretariat Daerah (Setda) Kota Ternate tercatat sebesar Rp 991.728.869,00. Namun, hasil penelusuran di lapangan justru memperlihatkan kondisi yang memantik tanda tanya besar.

Rumah dinas Wakil Wali Kota yang berlokasi di Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Ternate Selatan, diketahui hingga kini tidak ditempati dan terkesan dibiarkan terbengkalai. Halaman rumah dipenuhi rumput liar, bangunan tampak tidak terawat, bahkan informasi yang dihimpun menyebutkan aliran listrik sempat disegel akibat keterlambatan pembayaran. Ironisnya, sejak rumah tersebut dikontrak untuk dijadikan rumah dinas, tidak ditemukan adanya pengadaan perabotan maupun fasilitas rumah tangga sebagaimana mestinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi tersebut dinilai kontras dengan besarnya anggaran yang digelontorkan. Data APBD Induk Tahun Anggaran 2025 menunjukkan alokasi awal kebutuhan rumah tangga Wakil Wali Kota Ternate sebesar Rp 900.000.000,00. Angka ini kemudian bertambah dalam APBD Perubahan sebesar Rp 91.728.869,00, sehingga total keseluruhan mencapai Rp 991.728.869,00.

Anggaran tersebut merupakan bagian dari pos belanja pada Setda Kota Ternate dengan nomenklatur fasilitasi kerumahtanggaan sekretariat daerah sebesar Rp 2.366.844.667,00. Anggaran itu dibagi untuk dua pimpinan daerah, yakni penyediaan kebutuhan rumah tangga Wali Kota Ternate sebesar Rp 1.375.115.798,00, dan Wakil Wali Kota Ternate sebesar Rp 991.728.869,00.

Minimnya pemanfaatan rumah dinas, ditambah tidak terlihatnya fasilitas rumah tangga sebagaimana yang dianggarkan, memunculkan dugaan adanya ketidakwajaran dalam pengelolaan anggaran tersebut. Sejumlah pihak menilai, kondisi ini perlu mendapat perhatian serius aparat pengawas dan penegak hukum agar pengelolaan keuangan daerah berjalan transparan dan akuntabel.

Upaya konfirmasi terkait realisasi dan peruntukan anggaran hampir satu miliar rupiah itu telah dilakukan oleh media kepada Kepala Bagian Keuangan Setda Kota Ternate, Faizal Badaruddin. Namun hingga berita ini dipublikasikan, tidak ada satu pun klarifikasi yang diberikan. Sikap bungkam tersebut justru memperbesar tanda tanya publik atas penggunaan anggaran fasilitas rumah tangga Wakil Kepala Daerah yang faktanya tidak terlihat di lapangan.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Buntut Dugaan Tambang Ilegal, Kades Kubung Halsel Disorot Soal Kepemilikan Tromol Emas
Proyek SPAM Rp8.8 Miliar di Halut Disorot: SEMMI Malut Minta Kepala BPBPK Dicopot 
BWS Malut Dinilai Tak Bertaring Evaluasi PPK, FORMAPAS Bakal Laporkan Proyek Rp. 42 Miliar ke KPK 
Formapas Malut Desak Satgas PKH Tindak Tegas Aktivitas Tambang Yang Melakukan Kerusakan Lingkungan di Pulau Taliabu.
Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi
Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan
Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang
Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 05:24

Buntut Dugaan Tambang Ilegal, Kades Kubung Halsel Disorot Soal Kepemilikan Tromol Emas

Rabu, 22 April 2026 - 04:52

Proyek SPAM Rp8.8 Miliar di Halut Disorot: SEMMI Malut Minta Kepala BPBPK Dicopot 

Selasa, 21 April 2026 - 09:30

BWS Malut Dinilai Tak Bertaring Evaluasi PPK, FORMAPAS Bakal Laporkan Proyek Rp. 42 Miliar ke KPK 

Selasa, 21 April 2026 - 05:49

Formapas Malut Desak Satgas PKH Tindak Tegas Aktivitas Tambang Yang Melakukan Kerusakan Lingkungan di Pulau Taliabu.

Minggu, 19 April 2026 - 14:47

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi

Minggu, 19 April 2026 - 08:15

Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang

Sabtu, 18 April 2026 - 14:59

Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup

Sabtu, 18 April 2026 - 03:14

Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi

Berita Terbaru