Minim Transparansi! Pembahasan AMDAL PT NKA Dikecam Keras Pemuda Pancasila Haltim

- Penulis Berita

Selasa, 9 Desember 2025 - 09:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa, Ketua Pemuda Pancasila Desa Soasangaji, Arfandi Latif

Foto Istimewa, Ketua Pemuda Pancasila Desa Soasangaji, Arfandi Latif

HALTIM,Coretansatu.com — Rencana pembahasan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) oleh PT NKA yang dijadwalkan pada 10 Desember 2025 mendadak memicu gelombang protes keras. Pemuda Pancasila Halmahera Timur, melalui Ketua Pemuda Pancasila Desa Soasangaji, Arfandi Latif, mengecam tindakan perusahaan yang dinilai penuh kejanggalan dan minim keterbukaan.

Menurut Arfandi, pelaksanaan AMDAL yang seharusnya dilakukan secara transparan justru berlangsung tertutup. “Kami Pemuda Pancasila Haltim, khususnya yang tinggal di lingkar tambang, sama sekali tidak mendapat informasi yang jelas,” ujarnya lantang.

Ia menegaskan, bukan hanya organisasi yang dipimpinnya, tetapi berbagai elemen masyarakat lain yang selama ini bersentuhan langsung dengan aktivitas tambang juga tidak dilibatkan. “Setelah kami konfirmasi, masyarakat juga tidak tahu apa-apa. Ini jelas kejanggalan serius,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil penelusuran lapangan, Arfandi menyebut PT NKA diduga menyerahkan sepenuhnya agenda pembahasan AMDAL kepada Dinas Lingkungan Hidup Haltim tanpa memperhatikan prinsip partisipasi publik. “Seolah-olah masyarakat hanya dianggap pelengkap, padahal mereka yang akan merasakan dampaknya,” tegasnya.

Ia juga menyoroti bagaimana suara-suara kritis dari masyarakat selama ini kerap diabaikan. Kritik terhadap aktivitas pertambangan, menurutnya, justru tidak pernah dipertimbangkan dalam penyusunan dokumen AMDAL yang seharusnya menjadi landasan mitigasi dampak lingkungan.

“Jangan nanti ketika dampak lingkungan muncul, lalu masyarakat yang mengkritik dianggap remeh. Padahal akar masalahnya ada pada tidak adanya transparansi sejak awal,” kata Arfandi mengingatkan.

Ia mencontohkan, pembahasan AMDAL PT NKA sebelumnya juga selalu memicu kontroversi publik. Persoalan dampak lingkungan, tegas Arfandi, bukan sekadar formalitas atau urusan administrasi, apalagi hanya soal uang. “Ini menyangkut keselamatan lingkungan dan kehidupan masyarakat Haltim,” ujarnya.

Arfandi juga mengingatkan bahwa akses operasional PT NKA menggunakan jalur umum menuju ibu kota kabupaten sehingga dampaknya dipikul seluruh masyarakat, bukan hanya mereka yang tinggal dekat lokasi tambang. Karena itu, ia menilai keterlibatan publik bukan hanya penting, tetapi wajib.

“Dinas Lingkungan Hidup dan PT NKA harus sadar bahwa AMDAL bukan perkara seremonial. Ini proses yang menentukan masa depan Haltim. Libatkan masyarakat, terutama warga lingkar tambang,” tutup Arfandi Latif, Ketua Bidang Hukum dan Lingkungan Hidup MPC Pemuda Pancasila Haltim sekaligus Ketua Pemuda Pancasila Desa Soasangaji.

Facebook Comments Box

Editor : Editor_Coretansatu

Sumber Berita : TB

Berita Terkait

Diduga Kejar Untung, Direktur PT Cimendang Sakti Kontrakindo Tinggalkan Utang
Eks Anggota DPRD Halsel Diduga Jadi Mafia Minyak Tanah, Jual BBM Subsidi Rp10 Ribu Per Liter
Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel
Terima Hibah Rp4,8 Miliar saat Daerah Defisit, Kejari Tidore Dilaporkan ke Jamwas
Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar
IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara
Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal
Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:19

Diduga Kejar Untung, Direktur PT Cimendang Sakti Kontrakindo Tinggalkan Utang

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:30

Eks Anggota DPRD Halsel Diduga Jadi Mafia Minyak Tanah, Jual BBM Subsidi Rp10 Ribu Per Liter

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:27

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Minggu, 28 Juni 2026 - 05:28

Terima Hibah Rp4,8 Miliar saat Daerah Defisit, Kejari Tidore Dilaporkan ke Jamwas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:16

IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:03

Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:16

Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02

Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Maluku Utara

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Minggu, 28 Jun 2026 - 06:27