APH Di Desak Ungkap Jaringan Pengedar Rokok Ilegal yang Kian Merajalela Di Daruba Morotai

- Penulis Berita

Senin, 1 Desember 2025 - 23:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Morotai,Coretansatu.com — Peredaran rokok ilegal di Kota Daruba, Kabupaten Pulau Morotai, semakin meresahkan masyarakat. Sejumlah warga Kota Daruba mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk turun tangan dan membongkar aktor utama yang diduga berada di balik jaringan peredaran produk tanpa cukai tersebut.

Rokok ilegal bermerek Omni, Martil, dan Klimax disebut-sebut sudah beredar bebas di sejumlah warung, kios, dan titik penjualan kecil di wilayah Daruba. Keberadaan produk tanpa pita cukai ini dinilai merugikan negara sekaligus membuka peluang maraknya praktik bisnis gelap di Morotai.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan bahwa distribusi rokok ilegal tersebut diduga bukan dilakukan oleh pedagang kecil semata. Masyarakat Daruba mencurigai adanya pemasok besar yang mengatur pergerakan barang mulai dari masuknya ke Morotai hingga ke pedagang di tingkat bawah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Desakan terhadap APH muncul karena praktik ilegal ini dianggap sudah berlangsung cukup lama tanpa penindakan tegas. Warga menilai jika dibiarkan, maka peredaran rokok ilegal akan semakin mengakar dan berpotensi menimbulkan kerugian yang lebih besar di kemudian hari.

Sejumlah warga Daruba di temui awak media, menyebut bahwa pola distribusi rokok ilegal tersebut berjalan secara rapi, terstruktur, dan berulang, sehingga kuat dugaan bahwa ada sosok yang mengendalikan perputaran barang tersebut. Namun, siapa dalang sebenarnya, hingga kini masih menjadi tanda tanya besar.

Masyarakat Daruba meminta APH, khususnya pihak kepolisian dan instansi terkait seperti Bea Cukai, segera melakukan investigasi mendalam untuk memastikan dari mana rokok-rokok itu masuk dan siapa yang menjadi penyalurnya. Transparansi dalam proses penegakan hukum juga dianggap penting agar publik mengetahui perkembangan penyelidikan.

Mirisnya lagi, selain merugikan negara karena hilangnya potensi pendapatan dari cukai, peredaran rokok ilegal juga dinilai membahayakan karena tidak melalui proses pengawasan kesehatan dan standar produksi yang semestinya. Hal ini menambah alasan masyarakat untuk menuntut penindakan cepat dan menyeluruh.

Para pedagang kecil yang ditemui mengaku rokok-rokok tersebut kerap ditawarkan dengan harga miring oleh pihak yang tidak diketahui identitasnya secara jelas. Kondisi ini makin memperkuat dugaan bahwa jaringan distribusi sengaja bergerak secara tersembunyi untuk menghindari pantauan aparat.

Hingga berita ini diturunkan, APH belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait langkah yang akan diambil. Warga Daruba berharap dalam waktu dekat aparat mampu mengungkap aktor utama di balik peredaran rokok ilegal tersebut, agar praktik serupa dapat diberantas sampai ke akarnya.

Facebook Comments Box

Editor : Editor_Coretansatu

Berita Terkait

Kasus Tambang Ilegal Obi Masuk Tahap II, Ratusan Karung Material Emas Diserahkan ke Jaksa
Perkuat Kamtibmas, Kapolda Malut Silaturahmi ke Sultan Tidore
Kapolresta Tidore Sebut Arahan Kapolda Malut Jadi Pedoman dan Motivasi Personel di Lapangan
Pilkada Halsel 2031: Menguji Identitas Politik Ananta Risky di Bawah Bayang-Bayang Nama Besar Usman Sidik
Lakukan Maladministrasi, GMNI Minta Bupati Halsel Copot Kades Kaputusan
Gunakan Sertifikat Rumah Warga, Suratin Hukum Terancam Dipolisikan
Lobi Pusat Jadi Kunci, Nazla Tunjukkan Cara Bangun Daerah di Tengah Efisiensi Anggaran
BPK Bongkar Potensi PAD Halmahera Tengah: Dari Reklame Liar Lelilef hingga Pajak Raksasa PLTU Kawasan Industri

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:31

Kasus Tambang Ilegal Obi Masuk Tahap II, Ratusan Karung Material Emas Diserahkan ke Jaksa

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:46

Perkuat Kamtibmas, Kapolda Malut Silaturahmi ke Sultan Tidore

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:18

Kapolresta Tidore Sebut Arahan Kapolda Malut Jadi Pedoman dan Motivasi Personel di Lapangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:35

Pilkada Halsel 2031: Menguji Identitas Politik Ananta Risky di Bawah Bayang-Bayang Nama Besar Usman Sidik

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:32

Gunakan Sertifikat Rumah Warga, Suratin Hukum Terancam Dipolisikan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:28

Lobi Pusat Jadi Kunci, Nazla Tunjukkan Cara Bangun Daerah di Tengah Efisiensi Anggaran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:35

BPK Bongkar Potensi PAD Halmahera Tengah: Dari Reklame Liar Lelilef hingga Pajak Raksasa PLTU Kawasan Industri

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:53

Begal Hasil Tender Proyek MIN Halbar Rp3,6 M: Kakanwil dan Keponakannya Akal-Akali E-Katalog Demi Akomodir Kerabat

Berita Terbaru

Maluku Utara

Perkuat Kamtibmas, Kapolda Malut Silaturahmi ke Sultan Tidore

Kamis, 13 Agu 2026 - 11:46