Jadi Buah Bibir! Warung Ini Bikin Program Makan Gratis Khusus Perantau Aceh—Netizen: Respect!”

- Penulis Berita

Sabtu, 29 November 2025 - 17:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : warung Siti Hajnia

Foto : warung Siti Hajnia

MALANG,Coretansatu.com– Aksi solidaritas dari sebuah rumah makan di Malang, Jasa Ayah, mendadak viral di media sosial. Pemiliknya, Siti Hajnia, membuka program makan gratis untuk mahasiswa Aceh yang sedang kuliah atau merantau di Malang dan Yogyakarta. Program ini muncul setelah banjir besar di Aceh memutus jaringan, akses jalan, dan membuat banyak keluarga tak bisa mengirim uang kepada anak mereka di perantauan.

“Kalau keluarga di rumah sedang kesulitan kirim uang karena situasi belum membaik, jangan tahan lapar. Datang aja. Makan gratis!” kata Hajnia.

Postingan pengumuman itu langsung ramai dibagikan di Instagram dan TikTok. Banyak warganet memuji langkah Jasa Ayah yang dianggap bukan hanya mengenyangkan perut, tetapi juga menenangkan hati mahasiswa Aceh yang sedang dilanda cemas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Siti Hajnia, yang merupakan warga asli Bireuen, mengaku melakukan hal itu karena dirinya juga merasakan kecemasan yang sama. Selama beberapa hari terakhir, ia mengaku sulit berkomunikasi dengan keluarga di kampung.

“Akses terputus, susah kirim kabar. Mau bantu langsung juga bingung karena jalan banyak yang nggak bisa dilalui,” ujarnya.

Bagi Hajnia, langkah membuka makan gratis adalah cara paling realistis untuk membantu. Mahasiswa Aceh yang hilang kontak dengan keluarga cukup menunjukkan KTP Aceh, lalu bisa menikmati makanan rumahan khas Jasa Ayah yang selama ini jadi favorit anak rantau.

“Sedikit kepedulian dari kami, semoga bisa meringankan beban adik-adik di Malang dan Jogja,” katanya.

Di kolom komentar media sosial, dukungan terus mengalir. Banyak yang mengapresiasi tindakan Jasa Ayah dan berharap gerakan serupa muncul di kota lain tempat mahasiswa Aceh tinggal.

Hajnia berharap kondisi Aceh segera pulih dan mahasiswa di perantauan bisa kembali menerima kabar baik dari rumah. Ia juga mendorong pemerintah pusat untuk mempercepat pengiriman bantuan makanan, air, BBM, dan logistik lainnya ke wilayah yang paling parah terdampak.

“Semoga tidak ada banjir susulan,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Sumber Berita : M Nur

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:19

Sikap Cuek Kades Sawadai Soal Isu Nikah Siri Picu Kritik Pedas Praktisi Hukum

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:01

Konvoi Piala Dunia di Halsel Berjalan Aman dan Tertib Dibawah Pengawalan Satlantas

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:34

Sisa 140 Meter Tak Tuntas, APH Diminta Soroti Proyek BPBD Halsel

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:02

PWI Halsel Desak Danyonif 867 Proses Hukum Oknum TNI Diduga Tampar Wartawan saat Nonton Bola

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:36

Wartawan Dianiaya Oknum TNI, KNPI Halsel Minta Pelaku Diproses Hukum 1×24 Jam

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:18

Proyek Talud Pantai Darurat di Samat Terancam Mangkrak: Sisa 140 Meter Tak Tuntas

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:53

Penganiayaan Guru PPPK di Halsel: Terduga Pelaku Terancam Penjara Lebih dari 5 Tahun

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:35

Bantah Tuduhan Penyelewengan, SPBUN Sayoang Tegaskan Penyaluran Solar Sesuai Aturan DKP

Berita Terbaru