Gubernur Sherly dengan Sejuta Buzzer

- Penulis Berita

Rabu, 5 November 2025 - 06:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, Sumber Foto: Okutimurpos.com

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, Sumber Foto: Okutimurpos.com

TERNATE,Coretansatu.com — Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, kembali menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan bahwa aktivitas pemerintahannya kini dikelilingi oleh jaringan buzzer yang masif di media sosial.

Sejumlah pihak menilai, keberadaan para buzzer tersebut digunakan untuk membentuk citra positif sang gubernur sekaligus meredam kritik terhadap kebijakan pemerintah provinsi.

Fenomena ini ramai diperbincangkan di berbagai platform, terutama di Tiktok dan Facebook, di mana akun-akun anonim tampak aktif membela kebijakan Sherly dan menyerang pihak yang berseberangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap kali ada kritik, selalu muncul akun-akun yang menyerang balik dengan narasi yang seragam. Ini menunjukkan ada orkestrasi,” Ketua DPD PSMP Maluku Utara, Mudasir Ishak Ternate, Rabu (5/11/2025).

Mudasir menilai, penggunaan buzzer dalam ruang publik digital dapat berdampak negatif terhadap iklim demokrasi daerah.

Ia mengingatkan agar pemerintah daerah lebih fokus pada kinerja nyata ketimbang membangun opini melalui media sosial.

Di atas kertas tertulis ‘publikasi pembangunan daerah’, tapi dalam praktiknya sering berubah jadi kampanye citra pejabat. Di situlah buzzer digital berperan,” ujar Mudasir.

Fenomena buzzer politik dinilai mengancam ruang demokrasi digital di Maluku Utara. Alih-alih menjadi sarana dialog antara warga dan pemerintah, media sosial justru berubah menjadi arena propaganda dan pembentukan opini tunggal.

“Kritik publik kini sering dibalas dengan serangan personal, bukan klarifikasi kebijakan. Ini membuat warga takut bicara,” kata Mudasir.

Ia menegaskan, praktik buzzer politik bisa menjadi bentuk “pembajakan ruang publik”, karena menutupi fakta dengan banjir narasi positif yang tak selalu sejalan dengan kenyataan di lapangan.

Beberapa jurnalis lokal mengaku sering menjadi sasaran serangan daring setelah menerbitkan laporan kritis tentang kinerja pemerintah daerah.

Komentar bernada sarkastik, sindiran, hingga tudingan “anti pembangunan” sering muncul di kolom komentar berita.

“Kadang bukan pejabat yang marah, tapi buzzer-nya yang lebih galak,” ujar seorang redaktur media lokal di Ternate sambil tersenyum getir.

Di sisi lain, sebagian warga justru mulai membangun gerakan tandingan. Mereka membuat akun-akun edukatif untuk membahas literasi digital dan membedakan antara kritik kebijakan dan serangan pribadi.

Fenomena buzzer di Maluku Utara menunjukkan bahwa kekuasaan kini tak hanya dipertahankan melalui kebijakan dan jaringan politik, tapi juga lewat narasi digital yang dikendalikan dengan presisi.

Pertarungan citra ini membuat batas antara komunikasi pemerintah dan propaganda politik semakin kabur.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Sikap Cuek Kades Sawadai Soal Isu Nikah Siri Picu Kritik Pedas Praktisi Hukum
Konvoi Piala Dunia di Halsel Berjalan Aman dan Tertib Dibawah Pengawalan Satlantas
Sisa 140 Meter Tak Tuntas, APH Diminta Soroti Proyek BPBD Halsel
PWI Halsel Desak Danyonif 867 Proses Hukum Oknum TNI Diduga Tampar Wartawan saat Nonton Bola
Wartawan Dianiaya Oknum TNI, KNPI Halsel Minta Pelaku Diproses Hukum 1×24 Jam
Utang Rp1,3 Triliun Belum Lunas, Pemprov Malut Minta Persetujuan Pinjam Rp1 Triliun Lagi
Proyek Talud Pantai Darurat di Samat Terancam Mangkrak: Sisa 140 Meter Tak Tuntas
Penganiayaan Guru PPPK di Halsel: Terduga Pelaku Terancam Penjara Lebih dari 5 Tahun

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:19

Sikap Cuek Kades Sawadai Soal Isu Nikah Siri Picu Kritik Pedas Praktisi Hukum

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:01

Konvoi Piala Dunia di Halsel Berjalan Aman dan Tertib Dibawah Pengawalan Satlantas

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:34

Sisa 140 Meter Tak Tuntas, APH Diminta Soroti Proyek BPBD Halsel

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:02

PWI Halsel Desak Danyonif 867 Proses Hukum Oknum TNI Diduga Tampar Wartawan saat Nonton Bola

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:36

Wartawan Dianiaya Oknum TNI, KNPI Halsel Minta Pelaku Diproses Hukum 1×24 Jam

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:18

Proyek Talud Pantai Darurat di Samat Terancam Mangkrak: Sisa 140 Meter Tak Tuntas

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:53

Penganiayaan Guru PPPK di Halsel: Terduga Pelaku Terancam Penjara Lebih dari 5 Tahun

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:35

Bantah Tuduhan Penyelewengan, SPBUN Sayoang Tegaskan Penyaluran Solar Sesuai Aturan DKP

Berita Terbaru