Aksi Jilid II Digelar Besok, Laporan Resmi Dilayangkan ke Kejati  

- Penulis Berita

Minggu, 2 November 2025 - 13:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

TERNATE,Coretansatu.com – Front Anti Korupsi Maluku Utara (FAK MU) semakin panas! Mereka siap menggelar aksi Jilid II pada Senin (3/11/2025) besok, dengan agenda utama melayangkan laporan resmi ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) terkait dugaan korupsi Dana Desa (DD) dan penyelewengan jabatan di lingkungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta Apdesi Halmahera Selatan (Halsel).

Koordinator Aksi, Wahyudi M. Jen, menegaskan bahwa aksi ini adalah tindak lanjut dari gerakan sebelumnya. Namun, kali ini mereka membawa amunisi baru berupa data-data yang siap diserahkan ke Kejati.

“Besok kita pastikan turun lapangan lagi, aksi Jilid II kami lakukan sekaligus dirangkaikan dengan pelaporan resmi ke Kejati,” kata Wahyudi dengan nada bersemangat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wahyudi menyoroti dugaan pemangkasan Dana Desa (DD) yang diperintahkan oleh Ketua Apdesi Halsel, Abdul Azis Al Ammari. Menurutnya, tindakan ini jelas melanggar Undang-Undang tentang Desa.

“Dalam UU tentang Desa tidak disebutkan bahwa Dana Desa (DD) diwajibkan untuk disetor dalam kegiatan seperti RETRET. Apalagi kegiatan tersebut tidak disepakati dalam Musdes. Ini adalah modus untuk menilep uang rakyat, maka Kejati harus segera memanggil dan memeriksa saudara Aziz selaku Ketua Apdesi Halsel,” tegasnya.

FAK MU juga mendesak Polda Maluku Utara dan BPK Perwakilan Maluku Utara untuk melakukan audit investigatif terhadap APBDES seluruh Kepala Desa di Halmahera Selatan.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Dinas Perkim dan Kejari Tidore Diduga Bersekongkol: Tega Kuras Anggaran Rakyat Rp4,8 M di Tengah Defisit
Diduga Kejar Untung, Direktur PT Cimendang Sakti Kontrakindo Tinggalkan Utang
Eks Anggota DPRD Halsel Diduga Jadi Mafia Minyak Tanah, Jual BBM Subsidi Rp10 Ribu Per Liter
Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel
Terima Hibah Rp4,8 Miliar saat Daerah Defisit, Kejari Tidore Dilaporkan ke Jamwas
Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar
IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara
Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:44

Dinas Perkim dan Kejari Tidore Diduga Bersekongkol: Tega Kuras Anggaran Rakyat Rp4,8 M di Tengah Defisit

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:19

Diduga Kejar Untung, Direktur PT Cimendang Sakti Kontrakindo Tinggalkan Utang

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:30

Eks Anggota DPRD Halsel Diduga Jadi Mafia Minyak Tanah, Jual BBM Subsidi Rp10 Ribu Per Liter

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:27

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:37

Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:16

IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:03

Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:16

Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Maluku Utara

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Minggu, 28 Jun 2026 - 06:27