Praktisi Hukum Soroti Kepala BKD Halsel dalam Skandal SK Bodong PPPK

- Penulis Berita

Kamis, 30 Oktober 2025 - 04:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Praktis Hukum Bambang joisangadji

Foto: Praktis Hukum Bambang joisangadji

HALSEL, Coretansatu.com– Skandal SK bodong Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Halmahera Selatan (Halsel) terus memanas. Praktisi Hukum Babang Joisangadji S.H., turut angkat bicara, menyoroti lemahnya pengawasan dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Halsel, Abdillah Kamarullah.

Menurut Babang Joisangadji, sikap “lepas tangan” Abdillah Kamarullah dalam kasus ini mengindikasikan adanya pembiaran terhadap praktik kotor di lingkungan BKD. “Seharusnya BKD itu benteng terakhir dalam menjaga integritas proses rekrutmen. Jika Kepala BKD saja terkesan tidak peduli, bagaimana nasib para pencari kerja yang jujur?” ujarnya dengan nada prihatin.

Sebelumnya, dugaan pemalsuan SK PPPK ini menyeret nama Kepala Sekolah SDN 246, Yakina Mustafa, sebagai terduga dalang. Yakina diduga memanipulasi data dan memanfaatkan jabatannya untuk meloloskan sejumlah nama titipan dalam seleksi PPPK.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jika terbukti ada praktik jual beli jabatan, ini adalah kejahatan luar biasa yang harus ditindak tegas. Jangan sampai hukum tumpul ke atas, tajam ke bawah,” tegas Babang Joisangadji.

Masyarakat Halsel pun semakin geram dengan lambannya penanganan kasus ini. Mereka menuntut aparat penegak hukum segera bertindak cepat, mengusut tuntas kasus ini, dan menyeret semua pihak yang terlibat.

Kasus ini menjadi ujian berat bagi integritas Pemkab Halsel dan aparat penegak hukum. Akankah keadilan ditegakkan? Atau skandal ini akan menguap begitu saja, meninggalkan luka mendalam bagi dunia pendidikan dan masyarakat Halmahera Selatan.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar
IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara
Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal
Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 
Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo
Bongkar Praktik Mafia BBM di Halsel: Oknum SPBUN Sayoang Diduga Suplai Solar ke Kapal Tangker EVEREST XL
Lompatan Kasus HIV/AIDS di Maluku Utara: Halmahera Utara dan Ternate Jadi Episentrum Tertinggi
IMM Malut Desak Kapolda Evaluasi Kapolres Halsel Terkait Maraknya Tambang Emas Ilegal

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:37

Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:16

IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:03

Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:16

Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02

Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:59

Lompatan Kasus HIV/AIDS di Maluku Utara: Halmahera Utara dan Ternate Jadi Episentrum Tertinggi

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:28

IMM Malut Desak Kapolda Evaluasi Kapolres Halsel Terkait Maraknya Tambang Emas Ilegal

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:48

PETI di Halsel Menjamur, Komitmen Kapolres Hendra Gunawan Dipertanyakan

Berita Terbaru