Kepala BKD Halmahera Selatan Turut Mengamankan Peserta Lulus PPPK Gunakan SK Bodong 

- Penulis Berita

Selasa, 28 Oktober 2025 - 09:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala BKD Kabupaten Halmahera Selatan, Abdillah Kamarullah

Foto: Kepala BKD Kabupaten Halmahera Selatan, Abdillah Kamarullah

HALSEL,Coretansatu.com – Skandal dugaan pemalsuan Surat Keputusan (SK) yang melibatkan proses penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) telah mengguncang dunia pendidikan di Halmahera Selatan (Halsel). Kasus ini menyeret nama Kepala Sekolah SDN 246, Yakina Mustafa, dan memicu reaksi keras dari berbagai pihak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, SK honorer diduga kuat telah dimanipulasi untuk memenuhi persyaratan administrasi peserta seleksi PPPK tahap II tahun 2025. Kejanggalan utama terletak pada tanggal penerbitan SK yang jauh sebelum Yakina Mustafa menjabat sebagai Kepala Sekolah SDN 246.

“Kami memiliki bukti kuat yang menunjukkan adanya indikasi pemalsuan dokumen. SK tersebut diterbitkan jauh sebelum yang bersangkutan menduduki jabatan,” ungkap sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, fakta mencengangkan lainnya adalah bahwa honorer yang namanya tercantum dalam SK tersebut ternyata tidak pernah tercatat sebagai tenaga pengajar di SDN 246. “Yang bersangkutan diketahui bertugas di instansi lain, bukan di SDN 246,” lanjut sumber tersebut.

Tindakan pemalsuan ini dilakukan secara sistematis dengan tujuan meloloskan peserta titipan yang tidak memenuhi standar kualifikasi. Hal ini jelas merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan dalam rekrutmen pegawai negeri.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Halsel, Abdillah Kamarullah, kini berada dalam tekanan publik karena memilih untuk tidak memberikan komentar dan terkesan menutup mata terhadap skandal ini. Masyarakat menuntut adanya investigasi yang independen dan tindakan tegas dari pihak BKD.

Ketua Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI) Malut Sarjan Hi Rifai mengecam keras atas tindakan tersebut, ia mendesak BKD untuk segera melakukan investigasi mendalam terhadap kasus SK bodong ini. “Kami tidak akan mentolerir segala bentuk kecurangan dan praktik korupsi. Kasus ini harus diusut tuntas dan para pelaku harus dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas Sarjan.

Kata Sarjan kami menunggu langkah konkret dari BKD untuk membuktikan komitmen mereka dalam menegakkan kebenaran dan keadilan. Apakah skandal ini akan terungkap sepenuhnya, atau justru akan ditutupi demi melindungi pihak-pihak yang terlibat? Kita akan terus memantau perkembangan kasus ini.

Hingga berita ini dipublish Kepala BKD Kabupaten Halmahera Selatan belum Memberikan keterangan resmi.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!
Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang
Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite
Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi
Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA
Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar Terhambat, Kakanwil Kemenag Malut Diduga Intervensi Pemenang Tender
Kontraktor Minta Inspektorat Periksa Pokja III Malut
Kontroversi Kades Sawadai Halsel: Berulang Kali Terseret Kasus Moral, Mengaku Tak Takut Sanksi Bupati

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:50

CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:17

Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:21

Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite

Senin, 20 Juli 2026 - 16:18

Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi

Senin, 20 Juli 2026 - 15:23

Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA

Senin, 20 Juli 2026 - 10:13

Kontraktor Minta Inspektorat Periksa Pokja III Malut

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:45

Kontroversi Kades Sawadai Halsel: Berulang Kali Terseret Kasus Moral, Mengaku Tak Takut Sanksi Bupati

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:11

Gelar Penyuluhan di Desa Baru, Polsek Obi Ajak Pelajar SMPN 13 Halsel Perangi Judol dan Napza

Berita Terbaru

Foto: istimewa

Maluku Utara

Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite

Selasa, 21 Jul 2026 - 06:21