Bukan Sekadar Target, Natardi Bawa Kafilah Sungai Penuh Bersaing Di Papan Atas MTQH Jambi
JAMBI,Coretansatu.com – Kafilah Kota Sungai Penuh berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026. Di bawah kepemimpinan dan pembinaan Natardi, S.H.I., M.S.I., kafilah Kota Sungai Penuh sukses menempati peringkat keempat dengan raihan total 246 poin, Minggu/08/11/2026.
Capaian tersebut menjadi kejutan manis sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Kota Sungai Penuh. Keberhasilan menembus posisi empat besar dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Jambi menunjukkan bahwa kualitas pembinaan peserta MTQH di daerah tersebut mampu bersaing secara kompetitif di tingkat provinsi.
Prestasi ini tidak terlepas dari peran Natardi, pelatih asal Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh. Melalui pembinaan intensif bersama jajaran tim pelatih, para peserta terus ditempa, baik dari segi kemampuan teknis, penguasaan materi, kedisiplinan, maupun kesiapan mental menghadapi kompetisi.
Kepada awak media, Natardi menyampaikan bahwa pencapaian peringkat keempat tersebut merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, dan perjuangan seluruh elemen kafilah. Menurutnya, keberhasilan ini bukan hasil kerja satu atau dua orang, melainkan buah dari kekompakan seluruh peserta, pelatih, official, serta dukungan masyarakat Kota Sungai Penuh.
” Peringkat keempat ini adalah bukti nyata dari keringat, kedisiplinan, dan mental baja seluruh kafilah, official, serta doa masyarakat Sungai Penuh. Ikhtiar panjang dan gemblengan ketat yang kami lakukan terbayar tuntas dengan hasil yang membanggakan ini,” ungkap Natardi usai pengumuman hasil perlombaan.
Ia menegaskan, keberhasilan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk berpuas diri. Sebaliknya, capaian ini harus dijadikan motivasi dan momentum untuk memperkuat pembinaan keagamaan, sehingga pada pelaksanaan MTQH berikutnya Kota Sungai Penuh mampu meraih hasil yang lebih tinggi.
Natardi juga menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, para pelatih, serta seluruh pihak terkait. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi salah satu kunci utama dalam melahirkan generasi qari-qariah dan hafidz-hafidzah berkualitas yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional.
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Hakim yang ditandatangani Ketua Dewan Hakim, Prof. Dr. H. Hadri Hasan, M.A., bersama Sekretaris H. Zulkapi, S.Pd.I., pada Sabtu, 7 November 2026, berikut perolehan nilai akhir kabupaten/kota pada MTQH ke-55 Tingkat Provinsi Jambi:
1. Kota Jambi – 674 poin (Juara Umum).
2. Kabupaten Muaro Jambi – 415 poin.
3. Kabupaten Tanjung Jabung Barat – 402 poin.
4. Kota Sungai Penuh – 246 poin.
5. Kabupaten Tanjung Jabung Timur – 220 poin.
6. Kabupaten Batang Hari – 213 poin.
7. Kabupaten Merangin – 176 poin.
8. Kabupaten Sarolangun – 155 poin.
9. Kabupaten Bungo – 122 poin.
10. Kabupaten Tebo – 90 poin.
11. Kabupaten Kerinci – 71 poin.
Keberhasilan Kota Sungai Penuh menembus empat besar MTQH ke-55 menjadi bukti bahwa pembinaan keagamaan yang dilakukan secara serius dan berkelanjutan mampu menghasilkan prestasi membanggakan. Peran Natardi bersama jajaran pelatih, khususnya melalui pembinaan yang turut melibatkan KUA Tanah Kampung, menjadi bagian penting dari perjalanan keberhasilan tersebut.
Dengan capaian 246 poin ini, Kota Sungai Penuh tidak hanya membawa pulang prestasi, tetapi juga mempertegas komitmennya dalam melahirkan generasi Qurani yang berkualitas, berdaya saing, serta mampu mengharumkan nama daerah di masa mendatang.(Red.Yen)

Tinggalkan Balasan