Muhammad Abusama Tunjukkan Pramuka Sejati di Tengah Perjalanan

- Penulis Berita

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Muhammad Abusama

Foto: Muhammad Abusama

SOFIFI,CM — Kepemimpinan tidak selalu ditunjukkan dari atas podium. Terkadang, kepemimpinan justru terlihat ketika seorang pemimpin memilih berada di tengah-tengah anggotanya, merasakan perjalanan yang sama, dan memastikan mereka pulang dalam keadaan selamat.

Hal itulah yang ditunjukkan Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Malut, Dr. Muhammad Abusama, MM. Di tengah kesibukannya sebagai anggota DPRD Maluku Utara dan padatnya agenda nasional di Makassar, Abusama memilih bergabung bersama 413 anggota Kontingen Jambore Nasional (Jamnas) XII Maluku Utara dalam perjalanan pulang menuju Ternate menggunakan kapal Pelni KM Nggapulu.

Abusama bergabung dengan rombongan ketika KM Nggapulu melakukan transit di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (29/8/2026). Dari Makassar, ia melanjutkan perjalanan bersama kontingen hingga Ternate.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pilihan tersebut bukan sekadar persoalan moda transportasi. Di balik keputusan itu terdapat pesan kepemimpinan yang kuat: seorang Ketua Kwarda harus hadir bersama anggotanya, terutama ketika mereka sedang menjalani perjalanan panjang setelah menyelesaikan seluruh rangkaian Jamnas XII.

Bukan Sekadar Ketua, tetapi Hadir sebagai Kakak

Usai mengikuti Jamnas XII di Buperta Cibubur pada 14–21 Agustus 2026, kontingen Maluku Utara mulai bergerak kembali ke daerah.

Rombongan bertolak dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada Rabu (26/8/2026) menggunakan KM Nggapulu. Perjalanan laut tersebut membawa peserta dari sejumlah Kwartir Cabang Maluku Utara menuju Ternate.

Di tengah perjalanan, kehadiran Muhammad Abusama menjadi perhatian tersendiri. Bersama unsur pimpinan Kwarda, ia tidak hanya bergabung secara simbolis, tetapi ikut memantau kondisi peserta di berbagai dek kapal.

Kondisi kesehatan peserta menjadi perhatian utama. Satu per satu peserta dipantau untuk memastikan mereka tetap dalam keadaan baik selama perjalanan. Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa tanggung jawab seorang pemimpin tidak berhenti ketika kegiatan resmi selesai.

Justru setelah kegiatan berakhir, perhatian terhadap peserta harus tetap berjalan sampai mereka benar-benar kembali ke rumah masing-masing.

Tinggalkan Kesibukan, Pilih Pulang Bersama Kontingen

Keputusan Abusama semakin memiliki nilai ketika melihat agenda yang sedang dijalaninya.

Sebagai anggota DPRD Maluku Utara, ia memiliki sejumlah tanggung jawab kedinasan. Bahkan sebelumnya, Abusama menghadiri MTQ Korpri Tingkat Nasional VIII di Makassar, Sulawesi Selatan, yang berlangsung pada 24–30 Agustus 2026.

Namun, di tengah kesibukan tersebut, Abusama memilih bergabung dengan kontingen.

Ia tidak memilih perjalanan yang lebih cepat dan nyaman. Sebaliknya, ia menaiki KM Nggapulu dan menempuh perjalanan laut bersama para peserta Jamnas.

Sikap itu memperlihatkan bahwa kepemimpinan dalam Gerakan Pramuka bukan hanya tentang memberikan instruksi, tetapi juga tentang keteladanan, kepedulian dan keberanian untuk hadir langsung bersama anggota.

Ketua Rombongan Jamnas XII Kontingen Maluku Utara, Drs. Djafar Umar, MM., menyampaikan bahwa Ketua Kwarda Maluku Utara memang memilih pulang bersama kontingen.

Menurut Djafar, kehadiran Abusama merupakan bagian dari upaya memastikan kondisi peserta selama perjalanan menuju Ternate.

“Ketua Kwarda Malut akan pulang bersama peserta Kontingen Jamnas,” ujar Djafar.

Kesehatan Peserta Tak Boleh Diabaikan

Perjalanan panjang setelah mengikuti kegiatan Jamnas dengan jadwal yang padat membuat kondisi kesehatan peserta menjadi perhatian serius.

Djafar menjelaskan, peserta yang mengalami gangguan kesehatan telah mendapatkan penanganan dari dokter Konda Maluku Utara, dr. Selly, bersama sejumlah dokter dari Kwartir Cabang.

Tim medis melakukan pemantauan secara rutin terhadap peserta yang sakit selama perjalanan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, sejumlah peserta mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Kondisi tersebut diduga dipengaruhi paparan debu selama mengikuti kegiatan Jamnas serta kurangnya cairan tubuh atau dehidrasi saat menjalani berbagai aktivitas dan rotasi kegiatan.

Karena itu, dokter Konda mengingatkan peserta agar tetap menjaga kesehatan, memperbanyak konsumsi air putih, beristirahat cukup dan menggunakan masker ketika melakukan aktivitas yang berpotensi terpapar debu.

Masker sebelumnya telah dibagikan kepada masing-masing Kwartir Cabang saat rapat di anjungan pameran Jamnas Buperta Cibubur.

Delapan Kwarcab Menempuh Perjalanan Laut

Kontingen yang melakukan perjalanan menggunakan KM Nggapulu berasal dari sejumlah Kwartir Cabang, yakni Ternate, Halmahera Barat, Halmahera Utara, Pulau Morotai, Tidore Kepulauan, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, dan Kepulauan Sula.

Sementara itu, peserta dari Kwartir Cabang Halmahera Timur telah lebih dahulu kembali ke Maluku Utara menggunakan pesawat yang terbagi dalam dua kloter.

Bagi ratusan peserta yang menempuh perjalanan laut, kepulangan ini bukan sekadar perjalanan administratif setelah Jamnas berakhir. Perjalanan tersebut menjadi bagian dari pengalaman kebersamaan yang mempertemukan peserta, pembina, pendamping, tenaga medis dan pimpinan Kwarda dalam satu ruang perjalanan.

Di tengah perjalanan itulah sosok Muhammad Abusama hadir bukan sekadar sebagai Ketua Kwarda. Ia hadir sebagai pemimpin yang memilih membersamai.

Pramuka Sejati Tidak Hanya Bicara Pengabdian

Jamnas XII telah selesai. Namun, bagi Kwarda Maluku Utara, pengabdian belum berakhir ketika kegiatan resmi ditutup.

Pengabdian justru diuji ketika peserta mulai meninggalkan Buperta Cibubur, menempuh perjalanan panjang menuju daerah, menghadapi kelelahan dan sebagian mengalami gangguan kesehatan.

Dalam situasi tersebut, keputusan Muhammad Abusama untuk bergabung bersama kontingen menjadi simbol bahwa kepemimpinan harus dibuktikan melalui tindakan.

Ia tidak hanya meminta peserta untuk kuat. Ia memilih berada bersama mereka dalam perjalanan. Tidak hanya memberikan arahan dari jauh, tetapi melihat langsung kondisi peserta. Tidak hanya hadir ketika kegiatan berlangsung, tetapi ikut memastikan mereka kembali dengan selamat.

Inilah esensi Pramuka yang sesungguhnya: kebersamaan, kepedulian, kesetiaan, tanggung jawab dan pengabdian.

Karena pada akhirnya, ukuran seorang pemimpin bukan hanya seberapa tinggi jabatannya, tetapi seberapa jauh ia bersedia hadir ketika orang-orang yang dipimpinnya membutuhkan perhatian.

Dan di atas KM Nggapulu, dalam perjalanan panjang menuju Ternate, Muhammad Abusama menunjukkan satu pesan sederhana namun kuat: Pramuka sejati bukan hanya yang mampu memimpin dari depan, tetapi yang bersedia berjalan bersama dari tengah.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Sumber Berita : Rahmat Wijaya

Berita Terkait

Dituding Makan Gaji Buta, Pelindo Ternate Rajin Tarik E-Pass Tapi Biarkan Dermaga Dangkal
Ngopi Bareng di Pantai Mongga, Kapolres Halsel Gandeng Komunitas Ojek Pejok Perkuat Sinergi Kamtibmas
Jatah Warga Desa Yaba Raib, Minyak Tanah Subsidi di Halsel Diduga Dijual ke Luar Daerah
IMM Malut Desak Polda Bongkar Akar Kasus Rentenir Ilegal Pengusaha BT
Pemilik Akun Facebook Asriyana Ana Dipolisikan Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyebaran data pribadi 
Skandal Dana Desa Halsel: LPP Tipikor Tolak Penghentian Kasus, Siap Lapor Ke Mabes Polri
Perkuat Integritas dan Moral, Polres Halmahera Selatan Rutin Gelar Pembinaan Rohani dan Mental Personel
Kapolsek Gane Barat Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Bosso-Dolik

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:16

Muhammad Abusama Tunjukkan Pramuka Sejati di Tengah Perjalanan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:55

Dituding Makan Gaji Buta, Pelindo Ternate Rajin Tarik E-Pass Tapi Biarkan Dermaga Dangkal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:08

Ngopi Bareng di Pantai Mongga, Kapolres Halsel Gandeng Komunitas Ojek Pejok Perkuat Sinergi Kamtibmas

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:56

Jatah Warga Desa Yaba Raib, Minyak Tanah Subsidi di Halsel Diduga Dijual ke Luar Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:59

Pemilik Akun Facebook Asriyana Ana Dipolisikan Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyebaran data pribadi 

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:22

Skandal Dana Desa Halsel: LPP Tipikor Tolak Penghentian Kasus, Siap Lapor Ke Mabes Polri

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:30

Perkuat Integritas dan Moral, Polres Halmahera Selatan Rutin Gelar Pembinaan Rohani dan Mental Personel

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:24

Kapolsek Gane Barat Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Bosso-Dolik

Berita Terbaru