Wartawan Dianiaya Oknum TNI, KNPI Halsel Minta Pelaku Diproses Hukum 1×24 Jam

- Penulis Berita

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua DPD KNPI Halsel, Sefnat

Foto: Ketua DPD KNPI Halsel, Sefnat

HALSEL,Coretansatu.com — Oknum anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas di Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) 867/Satria Manggasa, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) diduga menganiaya seorang oknum wartawan Jarumsatu.com, Samuel Ahasweros.

Penganiayaan yang dilakukan oleh oknum TNI tersebut terjadi ketika usai nonton bareng pertandingan antara Prancis vs Spanyol di ruko Palam Pujasera Desa Tomori, Kecamatan Bacan sekitar pukul 05.50 WIT, pagi tadi.

Dimana Samuel Ahasweros sedang menikmati kekalahan France dari Spain sambil teriak-teriak sebagaimana evoria piala dunia. Namun anggota TNI tersebut justru tanpa bertanya lansung melayangkan pukulan ke arah wajah Samuel.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas peristiwa tersebut, Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Halsel lansung berikap tegas menyikapi persoalan itu. Hal tersebut disampaikan lansung oleh Ketua DPD KNPI Halsel, Sefnat Tagaku.

“Momentum piala dunia ini, riak-riak seperti berteriak adalah evoria biasa. Jadi sikap oknum TNI ini sangat melanggar hukum. Karena itu, kami meminta agar oknum tersebut diproses secara hukum”, ucap Sefnat.

Ketua DPD KNPI Halsel itu pun mengatakan sikap dengan tegas akan melakukan konsolidasi besar-besaran untuk menyikapi persoalan ini jika tuntutan kami tidak diindahkan oleh pimpinan TNI di Halsel.

“Jika hal ini tidak diindahkan dalam waktu 1X24 jam kedepan, kami akan mengkonsolidasikan ke seluruh organisasi kepemudaan untuk melakukan aksi besar-besaran. Ini kejahatan yang tidak bisa ditoleransi”, pungkas Sefnat

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Dugaan Tambang Galian C Ilegal di Sungai Waikop Halmahera Tengah Picu Polemik, BUMDes Ikut Terseret
Polres Halsel Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Wujudkan Polri Presisi
Diduga Selingkuh dengan Istri Orang, Anggota DPRD Haltim Latif Mole Bakal Dilaporkan ke DPP Gerindra
Jatah Minyak Tanah Yaba Diduga “Bocor”: Warga Tak Punya Kupon Dipersulit, Harga Disebut Tembus Rp8 Ribu
Dermaga Taman Kota Daruba Hancur dan Makan Korban, Pemda Morotai Jangan Tunggu Nyawa Melayang
Muhammad Abusama Tunjukkan Pramuka Sejati di Tengah Perjalanan
Dituding Makan Gaji Buta, Pelindo Ternate Rajin Tarik E-Pass Tapi Biarkan Dermaga Dangkal
Ngopi Bareng di Pantai Mongga, Kapolres Halsel Gandeng Komunitas Ojek Pejok Perkuat Sinergi Kamtibmas

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:48

Dugaan Tambang Galian C Ilegal di Sungai Waikop Halmahera Tengah Picu Polemik, BUMDes Ikut Terseret

Senin, 31 Agustus 2026 - 04:59

Polres Halsel Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Wujudkan Polri Presisi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:45

Diduga Selingkuh dengan Istri Orang, Anggota DPRD Haltim Latif Mole Bakal Dilaporkan ke DPP Gerindra

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:18

Jatah Minyak Tanah Yaba Diduga “Bocor”: Warga Tak Punya Kupon Dipersulit, Harga Disebut Tembus Rp8 Ribu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:16

Muhammad Abusama Tunjukkan Pramuka Sejati di Tengah Perjalanan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:55

Dituding Makan Gaji Buta, Pelindo Ternate Rajin Tarik E-Pass Tapi Biarkan Dermaga Dangkal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:08

Ngopi Bareng di Pantai Mongga, Kapolres Halsel Gandeng Komunitas Ojek Pejok Perkuat Sinergi Kamtibmas

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:56

Jatah Warga Desa Yaba Raib, Minyak Tanah Subsidi di Halsel Diduga Dijual ke Luar Daerah

Berita Terbaru