Eks Anggota DPRD Halsel Diduga Jadi Mafia Minyak Tanah, Jual BBM Subsidi Rp10 Ribu Per Liter

- Penulis Berita

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: pengangkutan BBM Subsidi Milik Eks Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

Foto: pengangkutan BBM Subsidi Milik Eks Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Selatan

HALSEL,Coretansatu.com — Mantan Anggota DPRD Halmahera Selatan, Maluku Utara, Ilham Basra, diduga kuat terlibat praktik mafia ‘konsumsi’ Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Minyak Tanah (MITAN).

Bagaimana tidak, BBM subsidi MITAN yang dikucurkan pemerintah untuk meringankan beban masyarakat justru diperjualbelikan dengan harga tinggi.

Penelusuran media ini mengungkap, warga Desa Dowora, Kecamatan Gane Barat Selatan, membeli MITAN yang berasal dari, Ilham Basra, dengan harga mencapai Rp10 ribu per liter.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi tersebut diperoleh setelah adanya temuan awal pemuatan lima ton MITAN menggunakan long boat dari Pelabuhan Babang menuju Desa Dowora pada Jumat (25/06) lalu, disinyalir tanpa dilengkapi izin pengangkutan.

Saat ditemui media di lokasi pemuatan, Ilham Basra mengaku pengangkutan BBM MITAN menggunakan long boat tidak memerlukan izin angkutan.

“Pemuatan BBM subsidi MITAN ke long boat tidak perlu menggunakan izin angkutan,” demikian pernyataan Ilham Basra.

Upaya memastikan harga penjualan kepada warga, wartawan kemudian melakukan penelusuran ke Desa Dowora. Seorang warga setempat mengaku membeli MITAN yang berasal dari Ilham Basra dengan harga Rp10 ribu per liter.

“Ilham Basra menjual MITAN kepada kami masyarakat. Harganya Rp10 ribu per liter,” ungkap warga sembari meminta identitasnya tak digubris.

Menanggapi hal tersebut, Akademisi Sekolah Tinggi Agama Islam Alkhairat (STAIA) Labuha, M. Faisal Kasim, mempertanyakan langkah Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Polres Halsel, dalam menyikapi persoalan BBM subsidi tersebut.

Kata Faisal, dugaan peredaran BBM subsidi secara terbuka harus menjadi perhatian serius aparat hukum.

“Polres Halsel ini kita semua bingung apa fungsinya. Kasus demi kasus, mulai dari pertambangan emas ilegal sampai mafia BBM subsidi, namun penindakan hukum belum terlihat,” tegas Faisal, Minggu (28/06).

Ia juga meminta Polda Maluku Utara mengambil alih dan melakukan penyelidikan terhadap dugaan peredaran BBM subsidi tersebut.

“Polda Malut harus turun tangan. Kalau berharap Polres Halsel, mereka masih tidur ‘bobo’ mules. Persoalan seperti ini jangan dibiarkan terus terjadi,” ujarnya.

Hingga berita ini dipublish, Polres Halmahera Selatan masih dalam upaya konfirmasi wartawan terkait penjualan BBM Subsidi diatas ketentuan tersebut.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Dugaan Tambang Galian C Ilegal di Sungai Waikop Halmahera Tengah Picu Polemik, BUMDes Ikut Terseret
Polres Halsel Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Wujudkan Polri Presisi
Diduga Selingkuh dengan Istri Orang, Anggota DPRD Haltim Latif Mole Bakal Dilaporkan ke DPP Gerindra
Jatah Minyak Tanah Yaba Diduga “Bocor”: Warga Tak Punya Kupon Dipersulit, Harga Disebut Tembus Rp8 Ribu
Dermaga Taman Kota Daruba Hancur dan Makan Korban, Pemda Morotai Jangan Tunggu Nyawa Melayang
Muhammad Abusama Tunjukkan Pramuka Sejati di Tengah Perjalanan
Dituding Makan Gaji Buta, Pelindo Ternate Rajin Tarik E-Pass Tapi Biarkan Dermaga Dangkal
Ngopi Bareng di Pantai Mongga, Kapolres Halsel Gandeng Komunitas Ojek Pejok Perkuat Sinergi Kamtibmas

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:48

Dugaan Tambang Galian C Ilegal di Sungai Waikop Halmahera Tengah Picu Polemik, BUMDes Ikut Terseret

Senin, 31 Agustus 2026 - 04:59

Polres Halsel Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Wujudkan Polri Presisi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:45

Diduga Selingkuh dengan Istri Orang, Anggota DPRD Haltim Latif Mole Bakal Dilaporkan ke DPP Gerindra

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:18

Jatah Minyak Tanah Yaba Diduga “Bocor”: Warga Tak Punya Kupon Dipersulit, Harga Disebut Tembus Rp8 Ribu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:16

Muhammad Abusama Tunjukkan Pramuka Sejati di Tengah Perjalanan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:55

Dituding Makan Gaji Buta, Pelindo Ternate Rajin Tarik E-Pass Tapi Biarkan Dermaga Dangkal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:08

Ngopi Bareng di Pantai Mongga, Kapolres Halsel Gandeng Komunitas Ojek Pejok Perkuat Sinergi Kamtibmas

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:56

Jatah Warga Desa Yaba Raib, Minyak Tanah Subsidi di Halsel Diduga Dijual ke Luar Daerah

Berita Terbaru