Oknum Polisi HalseL Akui Pukul Korban, Tawarkan Ganti Rugi Rp5 Juta dalam Mediasi!

- Penulis Berita

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Mediasi Kasus Pengeroyokan tiga Oknum polisi di Halsel

Foto: Mediasi Kasus Pengeroyokan tiga Oknum polisi di Halsel

HALSEL,Coretansatu.com – Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang melibatkan oknum anggota Polres Halmahera Selatan memasuki babak baru. Korban Ferdi Latumeten dan pihak terduga pelaku akhirnya dipertemukan dalam proses mediasi yang digelar di Aula Polres Halmahera Selatan pada 17 Juni 2026.

Dalam pertemuan tersebut, salah satu oknum yang diduga terlibat, Bripda Delfry Fisno Daeng, secara terbuka mengakui telah melakukan pemukulan terhadap korban. dan sekaligus menyampaikan permohonan maaf serta menyatakan kesediaan bertanggung jawab secara materiil.

“Yang bersangkutan mengakui telah melakukan pemukulan terhadap korban dan dalam mediasi itu dia menyampaikan siap bertanggung jawab dengan memberikan uang sebesar Rp5 juta sesuai kemampuannya,” ungkap saksi korban, Sarwin Hi. Hakim, kepada media.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengakuan ini menjadi poin penting dalam penanganan kasus yang sempat memicu keresahan publik. Namun perhatian masyarakat belum berkurang, mengingat insiden tersebut disebut melibatkan tiga oknum anggota polisi, bukan hanya satu orang.

Sejumlah pihak menilai, penyelesaian lewat mediasi saja dirasa belum cukup. Kasus yang menyangkut aparat penegak hukum perlu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan etik dan penindakan tegas jika terbukti ada pelanggaran hukum atau penyalahgunaan wewenang.

Publik mendesak institusi Polri menunjukkan komitmen nyata menegakkan disiplin tanpa pandang bulu. Kasus ini menjadi ujian bagi integritas kepolisian, apakah benar dapat menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan penegak hukum secara adil.

Hingga berita ini dipublish, belum ada keterangan resmi dari pimpinan Polres Halmahera Selatan terkait langkah lanjutan terhadap tiga oknum anggota yang juga disebut terlibat. Masyarakat berharap proses berjalan transparan agar tidak muncul anggapan “hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas”.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Warga Desa Yaba Gotong Royong Perbaiki Jalan dan Tiga Jembatan Rusak, Harapkan Perhatian Pemerintah
Terbitkan Surat Efisiensi Tapi Beli Videotron Rp12,5 M, Ada Apa? 
Bebas Tak Tersentuh Hukum, Rahmawati Alias Serly Diduga Nekat Putar Tromol Emas di Area Police Line
Ketua BMS Malut Klaim Saksikan Langsung Dugaan Pengeroyokan FL di Mapolres Halsel, dan Miliki Rekaman Video
Hak Jawab Polres Halmahera Selatan,Terkait Pemberitaan Dugaan Penganiayaan yang Melibatkan Anggota Polri
Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Ferdi Latumeten Lapor ke Polres Halsel Didampingi Tim Kuasa Hukum
Kerusakan Bendung Sangowo Morotai Sepenuhnya Jadi Beban Kontraktor
Ditengah Efisiensi, KNPI Sebut HUT Halsel Hamburkan Uang untuk Agenda Seremonial

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:45

Warga Desa Yaba Gotong Royong Perbaiki Jalan dan Tiga Jembatan Rusak, Harapkan Perhatian Pemerintah

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:44

Oknum Polisi HalseL Akui Pukul Korban, Tawarkan Ganti Rugi Rp5 Juta dalam Mediasi!

Jumat, 19 Juni 2026 - 05:12

Terbitkan Surat Efisiensi Tapi Beli Videotron Rp12,5 M, Ada Apa? 

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:32

Bebas Tak Tersentuh Hukum, Rahmawati Alias Serly Diduga Nekat Putar Tromol Emas di Area Police Line

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:09

Ketua BMS Malut Klaim Saksikan Langsung Dugaan Pengeroyokan FL di Mapolres Halsel, dan Miliki Rekaman Video

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:50

Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Ferdi Latumeten Lapor ke Polres Halsel Didampingi Tim Kuasa Hukum

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:29

Kerusakan Bendung Sangowo Morotai Sepenuhnya Jadi Beban Kontraktor

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:20

Ditengah Efisiensi, KNPI Sebut HUT Halsel Hamburkan Uang untuk Agenda Seremonial

Berita Terbaru