HALSEL,Coretansatu.com — Komitmen Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman dalam penindakan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Halmahera Selatan kembali di pertanyakan.
Hal tersebut di sampaikan Ketua DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Maluku Utara, M. Taufan Baba. Minggu, 9/8/26.
“Informasinya sampai saat ini sekitar 10 titik PETI yang tersebar di kabupaten Halmahera Selatan masih beraktivitas secara bebas, perlu di pertanyakan komitmen Kapolda, yang katanya akan menindak dengan tegas” Ujar Taufan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Taufan, maraknya PETI di Halmahera Selatan dan penggunaan Bahan Berbahaya dan beracun (B3) secara ilegal. dapat berdampak pada lingkungan. Hal ini Perlu di tindak secara tegas.
“Praktik PETI yang menggunakan B3 sudah tentunya tanpa pengawasan, ini sangat berdampak pada lingkungan” sambungnya.
Dikutip dari klikfakta.id, Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman akan melakukan pemetaan (Mapping) terhadap kasus tambang ilegal yang ada sebelum melakukan penindakan.
“Kita Harus mapping dulu, kan datanya saya belum menerima, ujar Arif. Rabu 05/8/2026.
Arif juga mengaku akan mengkroscek data kasus tambang ke Dirkrimsus dan polres setempat termasuk PETI Kusubibi untuk di tindak lanjuti.
“Informasi yang di sampaikan rekan-rekan ini akan saya cek kembali ke ditreskrimum dan polres setempat”pungkasnya.
Editor : Admin Coretansatu.com








